Home / Pemerintah / Pemkab Aceh Besar

Kamis, 2 Januari 2025 - 08:34 WIB

Pj Bupati Tanam Padi dengan Rice Transplanter di Gampong Bueng

REDAKSI

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM,
bersama Pj Ketua TP PKK Aceh Besar Cut Rezky Handayani SIP MM mencoba penggunaan mesin rice transplanter, di Gampong Bueng, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (2/1/2025). Foto: dok. MC Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM, bersama Pj Ketua TP PKK Aceh Besar Cut Rezky Handayani SIP MM mencoba penggunaan mesin rice transplanter, di Gampong Bueng, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (2/1/2025). Foto: dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, melakukan penanaman padi secara masinal menggunakan Rice Transplanter di areal persawahan Gampong Bueng Kecamatan Kota Jantho, Kamis (02/01/2025) menjelang siang. “Penggunaan mesin tanam ini akan membuat penanaman makin efisien, baik waktu maupun biaya serta sangat tepat untuk memenuhi jadwal tanam serentak,” kata Muhammad Iswanto, sejenak usai melakukan penanaman padi dengan mesin tanam tersebut.

Menurut Iswanto yang dalam kesempatan itu didampingi Kadistan Aceh Besar Jakfar SP MSi, penanaman masinal itu hanya dilakukan secara demplot, dengan luas area total di persawahan itu mencapai 95 hektar. Penanaman perdana dilakukan oleh Pj Bupati Muhammad Iswanto serta ikut didampingi Pj Ketua PKK Cut Rezky Handayani SIP MM serta Kadistan Aceh Besar Jakfar SP MSi.

Baca Juga :  Sepanjang 2024, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan untuk 638 Jiwa Korban Bencana

Rice transplanter itu menggunakan jarak tanam 20×30 cm dengan satu anakan, sehingga tanaman padi terlihat lebih rapi seperti dengan sistem tandur jajar yang menggunakan tenaga manusia. Penggunaan tanam masinal itu membuat tenggat waktu penanaman bisa lebih dipersingkat dan masa tanam lebih mudah diprediksikan.

Areal sawah yang ditanam kali ini mencapai 95 hektar yang tersebar di tiga gampong, yaitu Gampong Awek, Data Cut dan Gampong Bueng. Lokasi itu sendiri terhitung masih sawah tadah hujan, dengan potensi daya simpan air yang lebih panjang waktunya.

Sosialisasi penggunaan mesin rice transplanter itu diinisiasi Sahabat Tani Indonesia (STI), untuk mendukung program swasembada pangan nasional melalui modernisasi pertanian. Muhammad Iswanto menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. “Teknologi seperti mesin rice transplanter sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya padi. Ini sejalan dengan visi Aceh Besar menuju swasembada pangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Iswanto dan Syekh Muharram Dampingi Pj Gubernur Aceh di Haul Tgk Amplam Golek

Menurut Iswanto, teknologi tersebut tidak hanya mempercepat waktu penanaman, tetapi juga meningkatkan hasil panen. “Tentu kita berharap inovasi ini dapat diterapkan secara luas di seluruh Aceh Besar, sehingga produksi semakin optimal,” pungkas Pj Bupati Aceh Besar

Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Jakfar SP MSi menyatakan, modernisasi pertanian merupakan solusi bagi petani untuk mengatasi berbagai tantangan. “Mesin ini memungkinkan tanam yang lebih cepat dan hasil yang lebih maksimal. Kami akan terus mendukung petani dalam mengadopsi teknologi ini,” kata Jakfar.

Dirincikan, saat ini luas areal sawah di Aceh Besar mencapai 21.227,79 hektar, yang tersebar di 23 kecamatan dalam wilayah Aceh Besar. Dari cakupan areal tersebut, sebanyak 10.223,65 beririgasi teknis, 4116,07 memiliki irigasi non teknis, 7.453,73 sebagai sawah tadah hujan. Irigasi teknis itu mencakup Irigasi Krueng Aceh dan Krueng Jreu.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Terima Audiensi dan Keluhan Guru PPPK

Sementara itu, Ketua DPD STI Aceh Besar Mubarak Kamal SE mengungkapkan, langkah tersebut merupakan bentuk nyata dukungan STI kepada petani. “Kami optimis teknologi ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan produktivitas pertanian di Aceh Besar,” sebutnya.

Kegiatan yang juga diisi dengan pelatihan langsung kepada petani tentang penggunaan mesin rice transplanter tersebut turut dihadiri oleh Pj Ketua TP PKK Aceh Besar Cut Rezky Handayani SIP MM, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian, Koordinator BPP, PPL, keuchik, dan para petani di Gampong Bueng.

Share :

Baca Juga

Pemkab Aceh Besar

Bupati Syech Muharram Apresiasi Kinerja Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo

Parlementarial

Irwansyah: Komisi II DPR RI Dorong Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Aceh Besar

Usai Ditunjuk Plt Kominfo, Muhajir Langsung Silaturahmi dengan ASN Kominfo Aceh Besar

Berita

Asisten II Sekda Aceh Besar Buka Bimbingan Manasik Haji Tahun 1446 H/2025 M

Berita

Wakil Bupati Aceh Besar Shalat Idul Fitri Bersama Masyarakat di Masjid Al Munawwarah Kota Jantho

Pemkab Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Panen Padi Bersama di Lahan Ketahanan Pangan Lanud SIM

Parlementarial

Komisi II DPRA Rumuskan Rencana Aksi Cepat Penanganan Pasca-Bencana Hidrometeorologi di Aceh

Parlementarial

DPRA Gelar RDPU, Bahas Rancangan Qanun Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat