Home / Aceh Besar / Berita

Rabu, 21 Mei 2025 - 18:53 WIB

Respons Cepat BPBD Aceh Besar Evakuasi Ular Piton di Lhoong

REDAKSI

Petugas Damkar BPBD Aceh Besar menangkap seekor ular piton dari kandang ayam milik warga di Gampong Ketapang, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (21/5/2025). FOTO/ DOK BPBD ACEH BESAR

Petugas Damkar BPBD Aceh Besar menangkap seekor ular piton dari kandang ayam milik warga di Gampong Ketapang, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (21/5/2025). FOTO/ DOK BPBD ACEH BESAR

Kota Jantho – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar kembali menunjukkan kesigapan dan profesionalismenya dalam merespons laporan masyarakat terkait gangguan satwa liar. Tim Pemadam Kebakaran BPBD Pos Lhoong berhasil mengevakuasi seekor ular piton sepanjang lebih dari 3 meter yang masuk ke kandang ayam milik warga di Gampong Ketapang, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (21/5/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kesiapsiagaan petugas dan pelayanan tanggap darurat yang terus ditingkatkan oleh BPBD.

Baca Juga :  Satukan Kekuatan Bangun Aceh Besar, Syech Muharram Beri Instruksi Pada Apel Imum Mukim dan Keuchik Se-Aceh Besar

“Laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh tim di lapangan. Ini bentuk komitmen kami bahwa BPBD hadir tidak hanya saat terjadi bencana besar, tetapi juga untuk kejadian yang membahayakan keselamatan warga, termasuk gangguan dari satwa liar,” ujar Ridwan Jamil yang akrab disapa RJ.

Ia menceritakan, kejadian tersebut bermula saat M Dahlan, seorang petani setempat, mendapati ular besar tersebut berada di dalam kandang ayam miliknya, setelah memangsa dua ekor ayam. Ia segera menghubungi petugas pemadam kebakaran BPBD Aceh Besar Pos Lhoong untuk meminta bantuan.

Baca Juga :  SPT Aceh Besar Dievaluasi, Sekdisdikbud : Kurikulum Islam Harus Menyatu dalam Sistem Sekolah 

Menerima laporan pada pukul 13.15 WIB, tim yang dipimpin oleh Haris – seorang personel berpengalaman dalam penanganan reptil – bersama tiga petugas lainnya langsung menuju lokasi. Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati, mengingat ukuran ular dan posisi yang cukup sulit dijangkau.

“Evakuasi berhasil dilakukan sekitar pukul 13.36 WIB, dan ular tersebut kemudian kami lepasliarkan kembali ke habitat alamnya, jauh dari permukiman warga,” jelas RJ.

Kalaksa Ridwan Jamil menegaskan, BPBD Aceh Besar memiliki pos-pos strategis yang selalu siap merespons dengan cepat, serta personel yang dilengkapi dengan kemampuan teknis dan peralatan pendukung.

Baca Juga :  Marlina Usman Instruksikan Pembentukan YJI di Seluruh Kabupaten dan Kota

“Kami terus memperkuat kapasitas personel dan sistem tanggap darurat. Tidak hanya untuk bencana alam seperti banjir atau gempa, tetapi juga kejadian yang bersifat non-alam, seperti gangguan satwa liar. Ini bagian dari perlindungan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak panik dan segera melaporkan jika menemukan satwa berbahaya di lingkungan sekitar.

“Kami terbuka 24 jam. Laporkan segera ke pos terdekat atau Pusdalops BPBD Aceh Besar agar bisa ditangani secara aman dan profesional,” tutup RJ.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Januari—Mei 2025, Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap 12 Kasus Narkotika

Aceh Besar

Tito: Ulama Kunci Penguatan Mental Korban Bencana di Aceh

Berita

Peringati hari buruh Internasional, Kodam Iskandar Muda siagakan Personel

Aceh Besar

BPBD Aceh Besar Sigap Tangani Laporan Masyarakat

Berita

Plt. Sekda Aceh Temui Sekjen DPR RI, Dorong Revisi UUPA Masuk Prioritas Prolegnas 2025

Berita

Pekan Ini Keputusan Prabowo soal Polemik 4 Pulau Aceh Masuk Sumut Diumumkan

Berita

SAPA Desak Pemerintah Aceh dan DPRA Segera Evaluasi APBA 2025

Berita

Ketua TP PKK Aceh Jemput Bola Data Warga Miskin di Aceh Selatan