Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:14 WIB

Akhirnya Tangis Kak Na Pecah, di Sekumur yang Hancur Lebur

REDAKSI

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah, menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat terdampak banjir, di posko Kampung Pulau Tiga Kecamatan Tamiang Hulu, Kamis (18/12/2025).

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah, menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat terdampak banjir, di posko Kampung Pulau Tiga Kecamatan Tamiang Hulu, Kamis (18/12/2025).

Aceh Taimang – Sejak bencana banjir, longsor dan banjir bandang melanda 18 kabupaten dan kota di Aceh pada 25 November lalu, Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, telah menembus berbagai wilayah pelosok dan terisolir yang terimbas bencana.

Siang, malam, melintas sungai, menelusuri jalur berlumpur atau menumpang heli via udara. Semua ia lakukan untuk mengantarkan bantuan ke warga terdampak, Jum’at (18/12/2025).

Sejak itu pula pemandangan serta kisah sedih mengharu biru ia tampung dalam peluknya. Tak ada tangis tak ada derai air mata mengalir di wajahnya.

“Sebagai pimpinan, kita harus mampu tampil sebagai penenang. Kita datang bukan hanya mngantat bantuan, tapi kita datang untuk menghantar simpati dan empati serta membawa optimisme. Karena itu, kita harus terlihat kuat,” kata Kak Na, demikian dirinya akrab disapa beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Kak Na Serahkan Bantuan Masa Panik ke Pemkab Aceh Timur

Tapi, ketegaran Kak Na luluh juga saat tiba Kampung Sekumur Kecamatan Sekrak bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah. Kehacutan masif yang melanda wilayah pelosok Bumi Mude Sedie itu benar-benar menguras emosinya.

“Hancur total, hanya Masjid yang kokoh berdiri di Sekumur. Saya tak dapat membayangkan hari-hari warga di sini dalam situasi seperti ini. Anak-anak kita harus bermain dalam ruang gerak yang terbatas. Sementara tempat mereka pulang hanyalah sisa puing yang disulap menjadi pondok-pondok untuk tempat berteduh sementara,” ucap Kak Na.

Tangisnya tak berlangsung lama. Kak Na kembali mempersembahkan senyumnya nan penuh optimisme saat menemui warga. Seperti biasa, selain mengantar bantuan tanggap darurat, Kak Na dan Staf Ahli TP PKK Aceh juga membagikan biskuit untuk anak-anak di halaman Masjid.

Baca Juga :  Mualem Tetapkan Aceh Darurat Bencana

Jelang Maghrib, Kak Na dan tim bergegas menuju tepi Sungai Simpang Kanan untuk menyeberang. Namun, langkahnya terhenti. Istri Gubernur Aceh itu mendengar Sariah (58 tahun) salah seorang warga terdampak sedang melantunkan ayat suci.

Kak Na dan Staf Ahli TP PKK Aceh sempat berdialog dan menyemangati Sariah. Meski seluruh keluarganya selamat, namun ibu dari 3 orang anak itu kehilangan rumah mereka. Saat ini Saniah menempati pondok berukuran 2×2 meter, yang dibuat dari kayu Yang dikasi dari tumpukan sampah bandang.

Sementara rumahnya hilang tak berbekas disapu bandang. Di atas rumahnya dan rumah ratusan warga Sekumur kini telah ditimpa kayu gelondongan yang diseret bandang.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Serahkan 3.450 Paket Sembako dan Daging Meugang dalam Baksos Polri Presisi

Berdasarkan penuturan Sekretaris Desa Kampung Sekumur M Saiful Juari, Kampung Sekumur dihuni oleh 260 Kepala Keluarga atau sebanyak 1.200 jiwa.

Sebelumnya, Kak Na dan rombongan juga menyalurkan bantuan ke posko Kampung Pulau Tiga Kecamatan Tamiang Hulu di Masjid Baitussalam. Selanjutnya, Kak Na juga menyalurkan bantuan ke beberapa posko di Kampung Babo Kecamatan Bandar Pusaka.

Sarana kesehatan menjadi perhatian serius Kak Na. Dirinya menyadari banjir dan banjir bandang yang melanda kawasan ini turut merendam fasilitas kesehatan yang ada, seperti Puskesmas dan Pustu. Karena itu, Kak Na selalu meminta daftar kebutuhan obat mendesak dan penting di setiap posko kesehatan di masing-masing posko. []

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Pasar Murah Serentak di 23 Kab/Kota Resmi Dibuka Jelang Ramadhan 1447 H

Pemerintah Aceh

Wakil Gubernur Aceh Sambut Kedatangan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga  ‎

Daerah

Imum Mukim Simpang Tujuh Pertanyakan Kelanjutan Pembenahan Ulee Kareng

Pemerintah Aceh

Jubir Pemerintah Aceh: Rp32,4 M Dana Bantuan Bencana Disalurkan, Penanganan Terus Berjalan Transparan

Daerah

Bupati Armia Pahmi: Tidak Terekspose Bukan Berarti Saya Tidak Bergerak

Berita

Hadiri Haul ke-4 Abu Usman Pedeung, Mualem Siap Bantu Pembangunan Masjid Seribu Tiang 

Pemerintah Aceh

Percepat kordinasi dan informasi penyaluran bantuan, Pemerintah Aceh bantuk Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh

Daerah

Pemerintah Aceh Perkuat Respons Bencana, Salurkan Logistics Rescue ke Bener Meriah