Home / Aceh / Berita / Daerah

Rabu, 1 Oktober 2025 - 20:31 WIB

DPRA Desak PLN Aceh Perbaiki Sistem Komunikasi Pemadaman Listrik

REDAKSI

PLN Aceh di soroti DPRA,pemadaman listrik tanpa informasi menuai kritik, Selasa 30/9/2025 (Foto:Dok.Ist)

PLN Aceh di soroti DPRA,pemadaman listrik tanpa informasi menuai kritik, Selasa 30/9/2025 (Foto:Dok.Ist)

Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Komisi III, Eddi Shadiqin, SH, menyoroti keras kinerja PLN yang kerap melakukan pemadaman listrik mendadak tanpa pemberitahuan kepada masyarakat. Ia menegaskan, pemadaman sepihak tanpa informasi jelas telah merugikan warga dan dunia usaha.

Menurut Eddi, masyarakat berhak mengetahui jadwal maupun alasan terjadinya pemadaman. Tanpa informasi resmi, banyak aktivitas ekonomi terganggu.

“Pemadaman listrik tanpa informasi bukan hanya menyulitkan masyarakat, tapi juga berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi. Banyak pelaku usaha merugi, sementara di sisi lain tak sedikit perangkat elektronik warga yang rusak akibat pemadaman mendadak,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).

Baca Juga :  Jumat Barokah, Satlantas Polres Lhokseumawe Hadirkan Kepedulian untuk Warga

Politisi Partai PDA ini menambahkan, tidak sedikit pengusaha kecil kehilangan pendapatan akibat listrik mati tiba-tiba. Tegangan listrik yang tidak stabil juga membuat warga mengeluh perangkat elektronik mereka rusak.

Eddi mendesak PLN Aceh segera berbenah dengan memperbaiki sistem komunikasi publik. Ia menekankan, setiap ada gangguan maupun pemeliharaan, PLN wajib mengumumkannya secara terbuka agar masyarakat bisa bersiap.

“Kalau ada pemadaman, segera diperbaiki dan diinformasikan. Jangan masyarakat dibiarkan bingung tanpa kepastian,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Ajak Syarikat Islam Terus Menjadi Kekuatan Moral dan Intelektual Umat

Menurutnya, PLN seharusnya menggunakan berbagai kanal resmi — mulai dari website, media sosial, hingga SMS blast — agar informasi pemadaman bisa diterima dengan cepat oleh masyarakat.

Selain soal komunikasi, Eddi menilai PLN Aceh perlu dievaluasi menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun ketersediaan pasokan energi. Selama ini, alasan “gangguan teknis” dan “pasokan terbatas” terlalu sering dijadikan alasan pemadaman.

Komisi III DPRA, kata Eddi, akan segera memanggil manajemen PLN untuk meminta penjelasan detail terkait kendala yang dihadapi.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Syech Muharram Minta Ikatan Mubaligh Jadi Partner Pemerintah

“Kami ingin mendengar secara jelas apa kendala mereka dan bagaimana rencana ke depan. Listrik adalah kebutuhan vital, maka pelayanan harus profesional, transparan, dan berpihak pada masyarakat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN Aceh melalui akun resmi media sosialnya hanya menyebut adanya gangguan jaringan transmisi di beberapa wilayah, tanpa menjelaskan detail penyebab. Redaksi masih berupaya menghubungi manajemen PLN untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Bripda Dolly Raih Juara 3 Hafalan Al-Qur’an 30 Juz dan Tafsir Bahasa Indonesia di MTQ ke-37

Aceh

Kapolda Aceh Hadiri Pemusnahan Barang Milik Negara Hasil Penindakan Bea Cukai

Aceh

Soal Keterbukaan Informasi Publik, Tarmizi Age: Rakyat Aceh Berhak Tahu Penggunaan Anggaran

Daerah

Gubernur Acèh Resmi Lantik Bupati / Wakil Bupati Gayo Lues

Aceh

Mengenal T. Rival Amiruddin, Dari Sopir Labi-Labi Jadi Pengusaha Sukses

Berita

Plt Sekda: Pemerintah Aceh Berkomitmen Dukung Percepatan Ekspor Komoditas Unggulan

Aceh Besar

Tim Diskominfo Aceh Besar Latih Operator DPMG dan DLH Terkait E-Office

Daerah

SPS Aceh Audiensi dengan Pj Gubernur Terkait HUT dan Rakernas