Home / Olahraga

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:57 WIB

Amerika Serikat Dikecam Terkait Ketatnya Perizinan Tim dan Suporter Piala Dunia 2026, FIFA Tak Berkutik

REDAKSI

Logo Piala Dunia 2026. Amerika Serikat selaku salah satu tuan rumah menuai gelombang kecaman setelah menerapkan kebijakan visa dan perizinan masuk yang dinilai terlalu pilih-pilih bagi tim maupun suporter dari negara tertentu.

Logo Piala Dunia 2026. Amerika Serikat selaku salah satu tuan rumah menuai gelombang kecaman setelah menerapkan kebijakan visa dan perizinan masuk yang dinilai terlalu pilih-pilih bagi tim maupun suporter dari negara tertentu.

Jakarta – Amerika Serikat (AS) menuai banyak kecaman akibat menerapkan kebijakan perizinan masuk yang sangat ketat bagi tim-tim peserta Piala Dunia 2026. Menanggapi situasi ini, federasi sepak bola dunia, FIFA, mengaku tidak bisa berbuat banyak.

​Sebagai salah satu tuan rumah bersama Meksiko dan Kanada, sorotan tajam kini tertuju pada AS. Kekhawatiran mengenai sulitnya proses perizinan yang sempat diprediksi sejak tahun lalu, kini benar-benar menjadi kenyataan.

​AS sendiri menjadi lokasi utama dengan menyelenggarakan 78 dari total 104 pertandingan Piala Dunia 2026 yang tersebar di 11 kota.

​Alasan Keamanan Nasional dan Daftar Hitam

​Pemerintah AS berdalih bahwa seleksi ketat ini diberlakukan demi menjaga keamanan nasional serta membatasi imigran gelap. Akibat kebijakan ini, sejumlah negara terkena dampak langsung:

Baca Juga :  Sekdisdikbud Aceh Besar Tutup Kursus Pelatih Futsal untuk Guru Olahraga 

​Haiti: Suporter dari negara ini dilarang datang karena Haiti masuk dalam daftar hitam pemerintah AS.

​14 Negara Lain: Suporter mereka berada di bawah pemantauan yang sangat ketat.

​Irak: Fotografer Timnas Irak dilarang masuk ke wilayah AS meskipun mereka sudah mendarat di sana.

​Menurut laporan dari BBC, persentase penolakan visa bagi suporter dari sembilan negara peserta bahkan mencapai 40 persen. Sembilan negara yang terdampak tersebut adalah:

​Senegal

​Ghana

​RD Kongo

​Yordania

​Cape Verde

​Uzbekistan

​Aljazair

​Mesir

​Ekuador

​Pemeriksaan Ketat Berjam-jam dan Larangan Tampil

​Ketegangan geopolitik antara Iran, AS, dan Israel berimbas langsung pada Timnas Iran. Pengetatan juga dilakukan demi mengantisipasi adanya individu yang terafiliasi dengan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Akibatnya:

Baca Juga :  Taekwondo Aceh Besar Juara Umum Pra PORA 2026

​Para pemain Iran harus menjalani pemeriksaan ketat selama berjam-jam.

​Striker veteran, Aymen Hussein, dilaporkan harus menghabiskan waktu hingga tujuh jam di Bandara Chicago hanya untuk proses pemeriksaan.

​Suporter Iran juga harus menghadapi pembatasan ketat, bahkan Federasi Iran menyebut jatah tiket untuk fans mereka telah dicabut. Karena kendala ini, Timnas Iran dikabarkan harus pulang-pergi (PP) antara Meksiko dan AS setiap kali bertanding.

​Nasib malang juga menimpa Omar Artan, wasit asal Somalia yang dinobatkan sebagai Wasit Terbaik Afrika 2025. Meski sudah tiba di AS, ia dinyatakan tidak lolos pemeriksaan dan dilarang memimpin pertandingan Piala Dunia 2026.

​Selain itu, sempat viral di media sosial mengenai perlakuan tidak menyenangkan yang dialami para pemain Uzbekistan. Mereka diwajibkan menjauh dari barang bawaan dan harus menjalani pemeriksaan intensif selama berjam-jam.

Baca Juga :  Piala Dunia Antarklub 2025 Dua Tim Tersingkir di Perempat Final

​FIFA Angkat Tangan

​Kondisi ini berbanding terbalik dengan janji manis Presiden FIFA sebelumnya yang menyatakan bahwa semua pihak akan disambut hangat di Piala Dunia 2026. Berdasarkan laporan dari AFP, FIFA menegaskan bahwa mereka tidak memiliki otoritas untuk mengintervensi kebijakan kedaulatan suatu negara.

​”FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penentuan visa,” ujar salah seorang juru bicara FIFA.

​”Sesuai dengan acara FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negara mereka,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Persija luncurkan jersey dan skuat

Olahraga

Jersey Persija Laku Keras Usai Juara Piala Presiden

Olahraga

Tim Taekwondo Bhayangkara Presisi Binaan Polresta Banda Aceh Raih 12 Mendali

Olahraga

Wakil Bupati Syukri Kalungi Medali Atletik PORKAB 2025

Aceh Besar

​Kenaikan Tingkat Gabungan Askar PTD: Melahirkan Generasi Baru Pengawal Tradisi Atjeh

Olahraga

Mutiara Raya FC Juarai Turnamen Wagub Aceh Cup, Fadhlullah Serahkan Piala Pemenang 

Olahraga

KCA Gelar Turnamen Catur Cepat, Diikuti 74 Pecatur se Aceh”

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Gelar Jalan Santai Meriahkan Agenda HUT Kabupaten

Berita

Kadisparpora Aceh Besar Abdullah Buka Seleksi Sepak Bola Pra PORA 2025