Home / Daerah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:50 WIB

Kodim 0116/Nagan Raya Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Blang Meurandeh, Nagan Raya.

REDAKSI

Personel TNI Kodim 0116/Nagan Raya bersama warga bergotong royong memasang lantai dan menyelaraskan sling Jembatan Gantung Perintis Garuda di atas aliran sungai Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Senin (27/7/2026).

Personel TNI Kodim 0116/Nagan Raya bersama warga bergotong royong memasang lantai dan menyelaraskan sling Jembatan Gantung Perintis Garuda di atas aliran sungai Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Senin (27/7/2026).

Nagan Raya – Semangat gotong royong dan kebersamaan kembali ditunjukkan oleh personel TNI bersama masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Blang Meurandeh dengan Desa Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Senin (27/7/2026). Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah terpencil sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jembatan Gantung Perintis Garuda dibangun untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi yang aman, layak, dan mudah diakses. Selama ini, warga dari kedua desa masih menghadapi berbagai kendala dalam melakukan mobilitas sehari-hari, terutama ketika kondisi sungai meningkat akibat curah hujan yang tinggi. Keterbatasan akses tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

Melalui pembangunan jembatan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati akses penghubung yang lebih aman sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar. Kehadiran jembatan juga menjadi langkah strategis dalam membuka keterisolasian wilayah serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Nagan Raya.

Pada tahapan pekerjaan kali ini, personel TNI bersama para pekerja dan masyarakat melaksanakan pemasangan lantai jembatan serta melakukan penyesuaian sling dan rangka penggantung. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan ketelitian agar setiap komponen konstruksi terpasang secara presisi, sehingga mampu memberikan kekuatan dan kestabilan yang maksimal terhadap jembatan.

Proses pembangunan dilaksanakan di atas aliran sungai dengan kondisi medan yang cukup menantang. Meski demikian, tantangan tersebut tidak mengurangi semangat personel TNI dan masyarakat yang terlibat. Dengan mengedepankan kerja sama, disiplin, dan koordinasi yang baik, seluruh tahapan pekerjaan terus berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Polresta Banda Aceh Imbau Warga Waspadai Tindak Kejahatan

Aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian utama selama proses pembangunan berlangsung. Setiap personel yang bertugas selalu mengutamakan prosedur keamanan, terutama saat melakukan pemasangan lantai jembatan, penyesuaian sling, serta penyelarasan rangka penggantung yang membutuhkan tingkat ketelitian dan koordinasi tinggi. Langkah tersebut dilakukan agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa mengabaikan faktor keselamatan para pekerja.

Suasana gotong royong yang tercipta di lokasi pembangunan menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Warga dari kedua desa secara sukarela ikut berpartisipasi dalam berbagai tahapan pekerjaan sesuai kemampuan masing-masing. Kehadiran masyarakat yang bekerja berdampingan dengan personel TNI menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur akan lebih cepat terwujud apabila didukung oleh kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Komandan Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat melalui pembinaan teritorial yang diwujudkan dalam bentuk pembangunan infrastruktur yang bermanfaat secara langsung bagi kehidupan warga.

Menurutnya, keterlibatan personel TNI bersama masyarakat dalam proses pembangunan tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah. Selain menghasilkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, kegiatan tersebut juga semakin mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

“Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga masyarakat segera dapat menikmati manfaatnya. Kehadiran jembatan ini nantinya akan memberikan rasa aman, nyaman, dan memperlancar aktivitas masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan,” ujar Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Terima Audiensi Dirut Migas Bappenas dan Komut PEMA Aceh Carbon di Balee Sanggamara.

Ia menambahkan bahwa keberadaan jembatan nantinya akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Selain menjadi penghubung utama antara Desa Blang Meurandeh dan Desa Blang Puuk, jembatan tersebut juga akan memudahkan akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pusat pemerintahan, serta memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan berbagai komoditas unggulan masyarakat.

Dengan terbukanya akses transportasi yang lebih baik, waktu tempuh masyarakat akan menjadi lebih singkat dan biaya transportasi dapat ditekan. Kondisi tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

Masyarakat menyambut baik pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda tersebut. Warga mengaku sangat terbantu dengan hadirnya program pembangunan yang melibatkan TNI secara langsung. Mereka berharap pembangunan dapat segera diselesaikan agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Salah seorang warga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh TNI kepada masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Selama ini masyarakat membutuhkan akses penyeberangan yang lebih aman untuk beraktivitas. Kami berharap jembatan ini dapat segera selesai sehingga bisa digunakan untuk memudahkan anak-anak pergi ke sekolah, warga menuju fasilitas kesehatan, serta membantu masyarakat membawa hasil pertanian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tower Telekomunikasi di Pulau Siumat Rusak, DPRA Desak Telkomsel Segera Perbaiki

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, keterlibatan TNI secara langsung tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga memberikan motivasi serta semangat bagi masyarakat untuk terus bergotong royong demi kemajuan desa.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil di Kabupaten Nagan Raya. Dengan tersedianya infrastruktur penghubung yang aman, kokoh, dan memadai, masyarakat akan lebih mudah mengakses berbagai layanan dasar, memperluas peluang ekonomi, meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Sinergi yang terjalin antara TNI, masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait diharapkan terus terjaga hingga seluruh tahapan pembangunan selesai sesuai target. Semangat gotong royong yang terus dipelihara selama proses pengerjaan menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya menghadirkan sarana fisik berupa jembatan, tetapi juga membangun harapan, memperkuat persatuan, serta membuka jalan menuju kehidupan masyarakat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Dengan rampungnya Jembatan Gantung Perintis Garuda nantinya, masyarakat Desa Blang Meurandeh dan Desa Blang Puuk diharapkan dapat menikmati akses transportasi yang lebih mudah, aman, dan efisien. Kehadiran jembatan tersebut akan menjadi urat nadi penghubung yang mendukung aktivitas sosial, pendidikan, kesehatan, serta perekonomian masyarakat, sekaligus menjadi simbol nyata pengabdian TNI dalam membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nagan Raya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Sekda Aceh Besar Hadiri HUT Dharma Wanita Persatuan ke-25 

Daerah

Kadisdik Aceh : Pj. Gubernur Aceh Dorong Lulusan Poltekkes Tingkatkan Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil

Daerah

Polisi Bongkar Jaringan Tramadol Ilegal di Lhokseumawe, Pasokan Diduga dari Bekasi

Daerah

Jalur KKA Bener Meriah–Aceh Utara Rusak Parah, Kendaraan Terbalik dan Korban Berjatuhan

Daerah

Diduga Curi Motor, Pria di Bebesen Diamuk Massa

Daerah

Ketua Forikan Aceh Ajak Masyarakat Aceh Besar Gemar Makan Ikan

Daerah

Mualem Hadiri Pelantikan Pengurus IKA Unimal

Daerah

Ditpolairud Polda Aceh Gelar Donor Darah dalam Rangka HUT ke-75