Home / Aceh Besar / Pemerintah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:59 WIB

Asisten II Sekda Aceh Besar Dorong Lhoong Jadi Kawasan Pelestarian Penyu

REDAKSI

Asisten II Sekda Aceh Besar M Ali SSos MSi, ikut melakukan pelepasan tukik (bibit penyu), di Pantai Blang Mee, Gampong Lamkuta, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (30/1/2026). FOTO/ MC ACEH BESAR

Asisten II Sekda Aceh Besar M Ali SSos MSi, ikut melakukan pelepasan tukik (bibit penyu), di Pantai Blang Mee, Gampong Lamkuta, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (30/1/2026). FOTO/ MC ACEH BESAR

Kota Jantho — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyatakan komitmennya dalam mendukung upaya pelestarian penyu di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Lhoong. Hal tersebut disampaikan Asisten II Sekda Aceh Besar, M Ali SSos MSi, saat mewakili Bupati Aceh Besar pada sosialisasi, edukasi, dan pelepasan tukik (bibit penyu), di Pantai Blang Mee, Gampong Lamkuta, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (30/1/2026) sore.

 

Dalam kegiatan yang diinisiasikan oleh Lembaga Konservasi Penyu Kecamatan Lhoong tersebut, sebanyak 90 ekor tukik atau bibit penyu dilepaskan ke laut sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian satwa laut yang dilindungi.

Pada kesempatan itu, Asisten II Sekda Aceh Besar M Ali mengatakan, Kecamatan Lhoong selama ini dikenal sebagai kawasan penghasil durian serta kuliner khas Aceh, kuah pliek chue. Ke depan, ia berharap Lhoong juga dapat dikenal sebagai kawasan pelestarian penyu.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-79 TNI AU, Pemkab Aceh Besar dan Lanud SIM Gelar Bazar Murah untuk Masyarakat

“Selama ini Lhoong dikenal dengan kawasan durian dan kuah pliek chue. Kita berharap ke depan Lhoong juga dikenal sebagai kawasan pelestarian penyu dan penyediaan telur penyu yang dikelola secara konservasi,” ujar M Ali.

Ia mengakui bahwa upaya pelestarian penyu bukanlah hal yang mudah. Tantangan dimulai sejak pengamanan telur penyu di sepanjang pesisir pantai hingga proses pelepasan tukik yang masih menghadapi berbagai ancaman di laut lepas.

“Tantangan pelestarian penyu sangat berat, mulai dari pengamanan telur di pantai hingga setelah tukik dilepas ke laut yang harus menghadapi predator dan ancaman lainnya. Namun demikian, pemerintah daerah akan terus mengupayakan dukungan terhadap kegiatan konservasi ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Tinjau Lokasi Calon Kecamatan Seulawah Agam

Sementara itu, Ketua Lembaga Konservasi Penyu Kecamatan Lhoong, Munawir menjelaskan, kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pelepasan tukik tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir akan pentingnya pelestarian penyu.

“Kegiatan ini untuk mendukung pelestarian penyu. Kami berharap Pemkab Aceh Besar dapat mendukung agar lokasi ini menjadi pusat pelestarian penyu di Kecamatan Lhoong,” katanya.

Di sisi lain, Keuchik Baroh Blang Mee, Hendri Saputra, turut mengapresiasi upaya Munawir yang dinilainya berbeda dari kebiasaan sebagian masyarakat pesisir yang masih mencari telur penyu untuk dikonsumsi.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Beri Masukan Strategis untuk RTRW Aceh 2025 -2045

“Di tengah masyarakat pesisir yang umumnya mencari telur penyu untuk konsumsi, Munawir justru mencari telur penyu untuk dilestarikan. Ini patut diapresiasi dan kami sangat mendukung,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan pelestarian penyu tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Besar Muwardi, SH yang juga dikenal sebagai Keuchik Adi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Besar Arifin SHI MSi, perwakilan dari BeaCukai Aceh dan unsur Forkopimcam Lhoong, serta anggota Kwartir Pramuka Ranting (Kwarran) Kecamatan Lhoong.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Harga Gabah Melejit di Aceh Besar, Kini Capai Rp 8.200 Per Kg

Daerah

DWP Aceh Serahkan Rumah Sangat Sederhana kepada Warga Miskin Ekstrem di Aceh Jaya

Aceh Besar

Begini Kondisi Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Ulee Lheue dan Terminal Bus Batoh Banda Aceh

Daerah

Kanwil Kemenkum Aceh Gelar Sosialisasi Indeks Reformasi Hukum

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Sekdisbud Aceh Besar Pantau Makan Siang Gratis di Beberapa Sekolah

Aceh

Bahas Ranqan RPJMA 2025-2029, Pemerintah Aceh Apresiasi DPRA

Parlementarial

DPRA Dukung Gubernur Aceh Tentang Terowongan Gerutee Jadi Prioritas Pembangunan

Aceh Besar

Rumah Potong Hewan di Lambaro Sediakan Layanan Lengkap dan Tertib