Home / Ekbis

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Bank Indonesia Aceh dan PT Solusi Bangun Andalas Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK)

REDAKSI

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dan PT Solusi Bangun Andalas menandatangani kerja sama pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK) sebagai bahan bakar alternatif dalam produksi semen melalui metode co-processing di Aceh Besar, Kamis 30 Juli 2026.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dan PT Solusi Bangun Andalas menandatangani kerja sama pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK) sebagai bahan bakar alternatif dalam produksi semen melalui metode co-processing di Aceh Besar, Kamis 30 Juli 2026.

* Kolaborasi ini mendukung pengelolaan uang Rupiah yang berkelanjutan melalui pemanfaatan LRUK sebagai bahan bakar alternatif dengan metode co-processing.

Aceh Besar – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dan PT Solusi Bangun Andalas menjalin kerja sama pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK) sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen melalui metode co-processing. Penandatanganan kerja sama di PT Solusi Bangun Andalas, Aceh Besar, Kamis (30/7/2026), menunjukan langkah nyata Bank Indonesia dalam mewujudkan pengelolaan uang Rupiah yang tidak hanya aman dan akuntabel, tetapi juga ramah lingkungan.

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, Bank Indonesia memiliki kewenangan dalam pengelolaan uang Rupiah, mulai dari perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan dan penarikan, hingga pemusnahan uang Rupiah yang sudah tidak layak edar.

Baca Juga :  KH Muhammad Cholil Nafis dan Sigit Pramono Diangkat Jadi Komisaris BSI

Rangkaian tugas tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas uang Rupiah yang beredar serta memelihara kepercayaan publik terhadap Rupiah.

Dalam pelaksanaannya, pemusnahan uang Rupiah yang sudah tidak layak edar menghasilkan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK) yang perlu dikelola secara bertanggung jawab. Selama ini, LRUK dikelola melalui tempat pembuangan akhir. Namun, sejalan dengan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung Pembangunan rendah karbon dan ekonomi hijau, pengelolaan limbah tersebut kini ditingkatkan melalui pendekatan yang lebih berkelanjutan.

Melalui kerja sama dengan PT Solusi Bangun Andalas, LRUK dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif menggunakan metode co-processing pada proses produksi semen.

Baca Juga :  Bagikan Dividen Rp372,5 Miliar, Solusi Bangun Indonesia Buktikan Resiliensi di Tengah Tantangan Industri

Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, LRUK tidak termasuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta memenuhi kriteria sebagai biomassa untuk industri. Dengan dasar tersebut, pemanfaatan LRUK dapat dilakukan secara lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung tata kelola pengelolaan uang Rupiah yang lebih baik.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia untuk terus memperkuat inovasi dalam pengelolaan uang Rupiah yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.

“Pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas sebagai bahan bakar alternatif melalui kerja sama dengan PT Solusi Bangun Andalas merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan pengelolaan uang Rupiah yang semakin bertanggung jawab dan berwawasan lingkungan. Kami berharap sinergi ini memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan penguatan agenda pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok Senin 6 Januari 2025, Harga Minyak Goreng Curah dan Ikan Tongkol Naik

Pemanfaatan LRUK ini tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan limbah hasil pemusnahan uang Rupiah, tetapi juga mencerminkan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, ekonomi hijau, dan kebijakan rendah karbon. Sinergi dengan mitra strategis diharapkan dapat terus mendorong inovasi tata kelola uang Rupiah yang adaptif terhadap tantangan lingkungan.

Bank Indonesia Provinsi Aceh menyampaikan apresiasi kepada PT Solusi Bangun Andalas, Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, dan seluruh pihak terkait yang telah mendukung terlaksananya kerja sama ini. Ke depan, kolaborasi serupa diharapkan semakin memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam menghadirkan solusi yang memberi manfaat bagi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekbis

T Rival Amiruddin: Jejak Pengusaha Transportasi yang Menjadikan Kepedulian sebagai Identitas

Ekbis

Bank Aceh Masuk Daftar Worldโ€™s Best Banks 2026 Versi Forbes

Ekbis

Jelang Musim Haji, Nasabah Tabungan Haji BSI Melesat

Ekbis

Fadhil Ilyas Ditunjuk Kembali Sebagai Plt Direktur Utama Bank Aceh Dalam RUPSLB

Aceh

Tuntutan Kemandirian Energi dan Ekonomi Aceh Pasca-Banjir dan Longsor: PAMI Desak Pemerintah Ambil Langkah Strategis

Ekbis

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44%

Ekbis

BI Aceh Gelar Forum Mitra Jurnalis 2025 di Sabang, Perkuat Sinergi dengan Media”

Aceh Besar

Rumah Potong Hewan di Lambaro Sediakan Layanan Lengkap dan Tertib