Home / Nasional

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:17 WIB

Brimob Polda Sulteng Bangun Jembatan Darurat Penghubung Wani 3–Labuan Kungguma

Redaksi

Personel Brimob Polda Sulawesi Tengah bersama TNI dan warga membangun jembatan darurat penghubung Desa Wani 3–Labuan Kungguma pascabanjir di Kabupaten Donggala. Sabtu, 17 Januari 2026.

Personel Brimob Polda Sulawesi Tengah bersama TNI dan warga membangun jembatan darurat penghubung Desa Wani 3–Labuan Kungguma pascabanjir di Kabupaten Donggala. Sabtu, 17 Januari 2026.

DONGGALA — Akses transportasi warga yang menghubungkan Desa Wani 3, Kecamatan Tanantovea, dengan Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, sempat terputus akibat banjir yang merusak jalan dan jembatan penghubung antarwilayah.

Menanggapi kondisi tersebut, personel Brimob Polda Sulawesi Tengah bergerak cepat turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Bersama unsur TNI serta dibantu partisipasi aktif masyarakat setempat, Brimob membangun jembatan sementara sebagai solusi cepat guna memulihkan kembali akses warga.(17/01/2026).

Baca Juga :  Indonesia Bakal Impor Minyak Mentah dan LPG dari AS, Bukan BBM

Pembangunan jembatan darurat dilakukan secara manual dengan memanfaatkan material lokal, berupa batang pohon kelapa yang disumbangkan oleh warga sekitar. Meski dengan keterbatasan peralatan, personel Brimob tetap bekerja menggunakan alat seadanya demi mempercepat tersambungnya kembali jalur penghubung antar desa.

Proses pembangunan jembatan sederhana tersebut berlangsung selama dua hari dan saat ini telah dapat dilalui oleh pejalan kaki, sehingga sangat membantu aktivitas masyarakat yang sebelumnya terisolasi akibat terputusnya akses utama.

Baca Juga :  Ketua Dekranasda Aceh Kunjungi Anjungan Aceh di TMII, Dorong Penguatan Seni dan Budaya sebagai Ikon Nasional

Selain membangun jembatan darurat, personel Brimob Polda Sulteng juga turut membantu warga melakukan pembersihan rumah-rumah yang terdampak banjir sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

Komandan Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., mengatakan pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Baca Juga :  Mewakili Sekda Aceh, Karo Hukum Setda Aceh Hadiri Rakornas Produk Hukum Daerah di Samarinda

“Dalam kondisi darurat, yang paling utama adalah bagaimana akses warga bisa kembali terhubung. Personel kami bergerak cepat dengan segala keterbatasan, bekerja bersama TNI dan masyarakat untuk meringankan beban warga,” ujarnya.

Ia menegaskan, Brimob Polda Sulawesi Tengah akan terus hadir dan berperan aktif dalam setiap penanganan bencana, baik pada tahap tanggap darurat maupun pemulihan, sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab kemanusiaan kepada masyarakat.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua Dekranasda Aceh Kunjungi Anjungan Aceh di TMII, Dorong Penguatan Seni dan Budaya sebagai Ikon Nasional

Nasional

Wakil Gubernur Fadhlullah Pastikan Asrama Mahasiswa di Malang Segera Direnovasi

Nasional

Wakil Ketua KPK Tolak Imunitas Advokat Dalam RUU KUHAP

Nasional

Lapas Perempuan Ternate Gelar Upacara 17 Bulan Berjalan untuk Tumbuhkan Bela Negara

Nasional

Muzakir Manaf Minta Dukungan Pembangunan Terowongan Geurutee Kepada Menteri PPN

Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil Bergabung di Retret Akademi Militer Magelang

Nasional

PKS Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Dinilai Paling Ideal dan Konstitusional

Nasional

Wagup Aceh Turut Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penenganan Pengungsi Aceh Tamiang