Home / Nasional / Pemerintah Aceh

Senin, 4 Mei 2026 - 21:12 WIB

Bunda PAUD Aceh Kunker ke Yogyakarta Terkait Pola Asuh Anak Usia Dini

REDAKSI

Bunda PAUD Aceh, Ny. Marlina Muzakir (kiri), berbincang hangat dengan Wakil Ketua Pokja PAUD DIY, Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu (GKBRAy) Adipati Paku Alam X (kanan), saat melakukan kunjungan kerja di Pura Pakualaman, Yogyakarta, Senin (4/5/2026).

Bunda PAUD Aceh, Ny. Marlina Muzakir (kiri), berbincang hangat dengan Wakil Ketua Pokja PAUD DIY, Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu (GKBRAy) Adipati Paku Alam X (kanan), saat melakukan kunjungan kerja di Pura Pakualaman, Yogyakarta, Senin (4/5/2026).

Yogyakarta – Bunda PAUD Aceh, Ny. Marlina Muzakir, yang juga istri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka memperkuat sinergi dan pembelajaran lintas daerah terkait pola asuh anak usia dini, khususnya dalam pengelolaan daycare dan lembaga PAUD, di Pura Pakualaman, Yogyakarta, Senin (4/5/2026).

Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Ketua Pokja PAUD DIY, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Paku Alam X, yang juga istri Wakil Gubernur Yogyakarta bersama jajaran pengurus PAUD DIY dan perwakilan pemerintah daerah setempat.

Dalam pertemuan ini, kedua pihak berdiskusi mendalam mengenai pentingnya keberlanjutan pola asuh anak yang tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan, tetapi juga pengasuhan yang holistik dan berkelanjutan. Diskusi turut menyinggung pembelajaran dari sejumlah kasus daycare yang menjadi perhatian publik, sebagai refleksi bersama untuk memperkuat sistem pengawasan, pendampingan, serta kualitas tenaga pendidik dan pengasuh.

Baca Juga :  Prabowo Akan Sampaikan Sikap dan Posisi RI dalam Berbagai Isu Global di KTT BRICS

Ny. Marlina Muzakir menyampaikan bahwa Aceh terus berupaya meningkatkan kualitas layanan PAUD.

“Termasuk memperkuat kapasitas tenaga pengajar dan pengasuh,” ujarnya.

 Ia menekankan bahwa peran pengasuh tidak kalah penting dari pengajar, mengingat anak usia dini membutuhkan perhatian menyeluruh, baik dari sisi pendidikan maupun emosional.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Mualem Terima Silaturahmi Kapolda Baru

Sementara itu, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Paku Alam X menjelaskan bahwa Pokja PAUD DIY memiliki program unggulan yang menekankan pada penanaman nilai-nilai ke-Yogyakartaan yang disosialisasikan ke seluruh lembaga PAUD. Program tersebut bertujuan membentuk karakter anak sejak dini melalui pendekatan budaya dan perilaku sehari-hari.

Ia juga menyoroti pentingnya aspek perizinan dan pendampingan bagi lembaga PAUD. Menurutnya, masih terdapat lembaga yang berfokus pada pemenuhan administrasi izin namun belum sepenuhnya memperhatikan standar pengasuhan dan perlindungan anak secara optimal.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Tegaskan Komitmen Pemerintah Aceh dalam Mendukung Investasi UEA di Sabang

“Pendampingan berkelanjutan menjadi kunci, agar setiap lembaga PAUD tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga benar-benar menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah anak,” ujarnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah DIY dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD, sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan hak pengasuhan dan pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas.

Selain itu, kedua pihak sepakat untuk terus mendorong peningkatan kapasitas pengurus Pokja PAUD, pengajar, serta pengasuh melalui pelatihan, pertukaran praktik baik, dan penguatan sistem pengawasan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Terima Kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Mualem Perkuat Sinergi Antar Daerah

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Dukung Arahan Mendagri Perkuat Fungsi Pengawasan Inspektorat

Nasional

Prabowo Jelaskan Alasan Banjir Aceh dan Sumatra Tak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional

Daerah

Gubernur Aceh Resmikan Pabrik Karet PT Potensi Bumi Sakti di Aceh Barat

Daerah

Simulasi SNBT 2024 : Ini Hasil dan Tindak lanjutnya

Pemerintah Aceh

Wagub Serahkan Penghargaan untuk Wartawan Peliput Proses Perdamaian Aceh 

Daerah

Kak Na Antar Bantuan ke Lhok Gunci, Perkampungan yang Berubah Menjadi Sungai

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal: Kebanggaan Profesi Meningkatkan Etos Kerja