Home / Aceh Besar / Berita

Minggu, 27 Juli 2025 - 20:35 WIB

Panitia Jambore Kemanusiaan Peduli Kesehatan Gelar Penyuluhan Bahaya Rokok di Gampong Saney

REDAKSI

Foto bersama Tim Penyuluhan Jambore Kemanusiaan Peduli Kesehatan Masyarakat Pesisir Bersama Perangkat Gampong Saney Lhoong dan Masyarakat Setempat, Sabtu (26/07/2025).FOTO/ MC ACEH BESAR

Foto bersama Tim Penyuluhan Jambore Kemanusiaan Peduli Kesehatan Masyarakat Pesisir Bersama Perangkat Gampong Saney Lhoong dan Masyarakat Setempat, Sabtu (26/07/2025).FOTO/ MC ACEH BESAR

Kota Jantho – Setelah sukses dengan kegiatan Pengobatan dan Sunat Massal, Panitia Jambore Kemanusiaan Peduli Kesehatan Masyarakat Pesisir, makan hari melanjutkan agenda penyuluhan tentang bahaya rokok di Neubasah Gampong Saney Lhoong, Sabtu (26/07/2025).

Puluhan warga dan para perangkat Gampong Saney menghadiri kegiatan penyuluhan di meunasah Gampong Saney yang dibuka TM. Jakfar, SKM Ketua Panitia Pelaksana Jambore. Pada kesempatan tersebut TM. Jakfar menyampaikan tujuan penyuluhan atau sosialisasi ini lebih u tuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap bahaya rokok bagi kesehatan.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari agenda Jambore Kemanusiaan Peduli Kesehatan yang diselenggarakan oleh PPPKMI Aceh Besar bersama PERSAGI Aceh Besar dan KAPPAH Aceh. Pada malam ini, kami yang umumnya dari petugas penyuluh kesehatan Aceh Besar ingin berbagi informasi tentang bahaya rokok bagi kesehatan, baik bagi si perokok, maupun bagi orang-orang disekitarnya”, sebut Kepala Puskesmas Blang Bintang.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Teken MoU dengan Flora Agung Grup, Siap Bangun Pabrik Minyak Goreng

Sementara itu, Nur Zahara, SKM, MKM Ketua PPPKMI cabang Aceh Besar dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas antusiasme warga Gampong Saney yang hadir untuk mengikuti penyuluhan malam ini.

“Kami merasa sangat terhormat, kehadiran kami disambut baik dan ramai sekali warga yang hadir. Kami berterimakasih kepada Bapak Geuchiek dan semua unsur perangkat Gampong Saney, tidak berlebihan kalau anggapan kami warga Gampong ini punya keinginan besar untuk hidup sehat” ujarnya.

Baca Juga :  Marlina Muzakir Tinjau Harga Kebutuhan Pokok Menjelang Idul Fitri di Pasar Al-Mahirah

Kegiatan penyuluhan atau sosialisasi terhadap bahaya rokok bagi kesehatan yang disampaikan oleh penyuluh kesehatan Aceh Besar Syukriah, SKM, diawali dengan menangguhkan pemutaran film dokumenter tentang bahaya rokok dan kemudian dilanjutkan dengan penjelasan tentang berbagai kandungan unsur kimia yang

menjadi racun bagi pencandu rokok. Menurut Syukriah asap rokok tidak hanya berbahaya bagi kesehatan si perokok, namun juga akan lebih beresiko kepada mereka yang ada disekitar perokok. Pada sesi ini juga dilakukan tanya jawab seputar bahaya rokok.

Baca Juga :  Akademisi Unaya Apresiasi Langkah Wali Kota Banda Aceh Soal Penegakan Syariat Islam

Sebelumnya, H. Nazaruddin Geuchiek Gampong Saney yang didampingi Hery Saputra (Pak Dek) yang juga selaku Ketua Pemuda Kecamatan Lhoong dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap panitia jambore Kemanusiaan yang telah peduli terhadap kesehatan masyarakat di kecamatan Lhoong ini dan memilih Gampong Saney sebagai titik lokasi kegiatan penyuluhan.

Kegiatan penyuluhan kesehatan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Jambore Kemanusiaan Peduli Kesehatan yang dihadiri oleh semua anggota panitia dari 3 lembaga yang terlibat, yakni PPPKMI, PERSAGi dan KAPPAH.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Serahkan Benda Yang Diduga Granat Type 97 Temuan ke Polresta Banda Aceh 

Berita

Satreskrim Polresta Banda Aceh Tangkap Tersangka Penipuan melalui Market Place di Tangerang

Aceh Besar

Calon Jemaah Haji Banda Aceh Mulai Buat Paspor

Berita

Pangdam IM Buka Dialog Terbuka dengan BEM Nusantara Korda Aceh.

Berita

Iran Klaim Berhasil Serang Israel dengan Rudal, 4 Orang Tewas

Aceh Besar

Jufrizal Terpilih Lagi Jadi Ketua PWI Aceh Besar, Fokus Perkuat Profesionalisme Wartawan

Aceh

370 Warga Dievakuasi ke Banda Aceh Menggunakan KM Express Bahari 2F

Berita

Mualem Mohon Doa Restu Ulama dan Rakyat Aceh atas Pernikahan Putri Sulungnya di Malaysia