Home / Ekbis

Kamis, 30 April 2026 - 17:19 WIB

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

REDAKSI

Seorang nasabah muda sedang mengakses layanan BYOND by BSI untuk memantau pergerakan harga emas. Tren investasi emas di BSI kini didominasi oleh Gen Z dan Milenial sebesar 61,5%, mencerminkan meningkatnya kesadaran finansial anak muda melalui instrumen yang aman dan stabil.

Seorang nasabah muda sedang mengakses layanan BYOND by BSI untuk memantau pergerakan harga emas. Tren investasi emas di BSI kini didominasi oleh Gen Z dan Milenial sebesar 61,5%, mencerminkan meningkatnya kesadaran finansial anak muda melalui instrumen yang aman dan stabil.

Banda Aceh — Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan masyarakat untuk memiliki emas, Bank Syariah Indonesia memberikan solusi kepemilikan emas melalui berbagai cara. Mulai dari cicil emas, gadai emas dan juga Tabungan E-mas (30/4/2026).

Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Gen Z dan Gen Milenial mulai melirik investasi emas sebagai instrumen yang diyakini memberikan peluang investasi yang baik untuk jangka menengah dan Panjang. Tren cicil emas di BSI mengalami kenaikan 123,18% YoY yang didominasi gen Z dan gen Milenial sekitar 61,5% dari keseluruhan nasabah cicil emas. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat saat ini telah memiliki pemahaman bahwa emas menjadi alternatif solusi investasi aman.

Baca Juga :  Tren Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan BSI Tumbuh 476%

Menyesuaikan hal tersebut, Saat ini Perseroan menyediakan program cicil emas logam mulia mulai dari 5 gram yang bisa dicicil satu hingga lima tahun. Solusi cicil emas dengan gramase kecil (cicilan yg ringan) dan jangka waktu yang Panjang menarik gen Z yang ingin mulai berinvestasi namun seringkali terkendala modal awal.

“Emas merupakan instrumen investasi yang stabil dan relatif aman dalam jangka panjang. Melalui program ini, kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi anak muda agar bisa mulai membangun portofolio investasi sejak dini,” ujar Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna.

Baca Juga :  KPK: Singa Ompong atau Algojo Selektif Kekuasaan?

Selain memberikan kemudahan dalam kepemilikan emas, layanan cicil emas BSI juga memberikan kenyamanan bagi nasabahnya karena bisa dilakukan secara realtime dengan Harga emas berlaku melalui apply di BYOND by BSI, pengajuan yang cepat serta kemudahan akses melalui platform digital menjadi nilai tambah bagi nasabah yang menginginkan pengalaman investasi aman dan praktis.

Jelang musim haji yang saat ini berlangsung, BSI Cicil Emas dapat menjadi solusi bagi Masyarakat yang masuk dalam antrian Haji, mempersiapkan biaya pelunasan hajinya dari sekarang melalui BSI Cicil Emas, ataupun jika tiba saatnya pelunasan Haji, Masyarakat dapat juga Gadai Emas di BSI untuk melunasi Biaya Hajinya tersebut. Layanan Cicil Emas membantu masyarakat untuk mempersiapkan kebutuhan dimasa depan dengan harga emas hari ini. Selain Cicil Emas, Produk BSI Gadai Emas menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat dengan taksiran emas tinggi dan biaya lebih murah.

Baca Juga :  Bank Aceh Hadirkan Gampong Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman

“Kami berharap dapat menjadi mitra strategis bagi generasi muda dalam mencapai kemandirian finansial, sekaligus mendorong pertumbuhan inklusi keuangan syariah di Indonesia”, ujarnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Layanan Operasional Bank Aceh Tutup Selama Libur Lebaran Idul Fitri 1446 H

Ekbis

Jelang Musim Haji, Nasabah Tabungan Haji BSI Melesat

Ekbis

BSI-ANTAM Gas Pol Industri Bullion, Dorong Ekosistem Emas Nasional Naik Kelas

Aceh

Bank Indonesia Provinsi Aceh Bersama Perbankan Jaga Kelancaran Sistem Pembayaran di Aceh

Ekbis

ESDM Aceh Tegaskan Kewenangan Pengelolaan IUP ada di Tangan Pemerintah Provinsi

Ekbis

Harga Minyak Dunia Turun, Namun Harga BBM di Indonesia Justru Alami Penyesuaian

Ekbis

Bank Aceh Salurkan Rp50 Miliar untuk UMKM dan Pemberdayaan Perempuan

Ekbis

Bagikan Dividen Rp372,5 Miliar, Solusi Bangun Indonesia Buktikan Resiliensi di Tengah Tantangan Industri