Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 18 September 2026 - 09:08 WIB

Gubernur Mualem Minta Bupati/Walikota se-Aceh Siapsiaga Potensi Bencana

REDAKSI

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) minta bupati/wali kota se-Aceh siaga bencana hadapi prediksi BMKG hujan menengah-tinggi Oktober-Desember 2026.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) minta bupati/wali kota se-Aceh siaga bencana hadapi prediksi BMKG hujan menengah-tinggi Oktober-Desember 2026.

BANDA ACEH – Intensitas curah hujan diprediksi meningkat selama tiga bulan ke depan. Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) meminta seluruh Bupati/Walikota se-Aceh melakukan upaya terpadu dalam rangka kesiapsiagaan masyarakat pada wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh.

“Langkah itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari peningkatan intensitas curah hujan yang akan terjadi selama kurun waktu 3 (tiga) bulan ke depan,” kata Gubernur Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Kamis (17 September 2026).

Permintaan Gubernur Mualem ini sesuai dengan Informasi Prediksi Curah Hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas II Aceh. BMKG menginformasikan pada Oktober sampai dengan Desember 2026 terpantau curah hujan dengan intensitas menengah dan tinggi di wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Aceh

Baca Juga :  ‎4.833 Narapidana dan Anak Binaan di Aceh Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Bahkan, kata Nurlis, Gubernur Mualem menyampaikan imbauannya secara tertulis kepada seluruh Bupati/Walikota melalui suratnya bernomor: 300.2/11114 bertanggal 14 September 2026. Surat itu, kata Nurlis, ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taufik atas nama Gubernur Aceh.

BMKG juga menyebutkan dua bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak intensitas hujan. Untuk wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah, perlu melakukan konservasi dan penghematan air (penggunaan air bijak, perbaikan kebocoran), membangun infrastruktur resapan air (biopori, sumur resapan, embung), melakukan penyesuaian sektor pertanian ke varietas tahan kering (palawija, irigasi tetes), serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Lanjutkan Kunker Jemput Data Warga Miskin di Nagan Raya

Sedangkan wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi – sangat tinggi, perlu melakukan tindakan kesiapsiagaan yaitu melakukan pembersihan lingkungan dan drainase melalui gotong royong, menyiapkan Tas Siaga Bencana (TSB) berisi dokumen penting dan perlengkapan dasar, menjaga keamanan kelistrikan dan aset (matikan listrik, naikkan barang berharga), serta memantau informasi peringatan dini BMKG dan siap melakukan evakuasi.

Sebelumnya, Gubernur Mualem, juga telah meyampaikan imbauannya untuk mewaspadai potensi bencana sebab saat ini sudah memasuki musim hujan. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keprihatinannya atas musibah banjir dan longsor di kawasan tengah Aceh,

“Pak Gubernur menyampaikan bahwa bencana hidrometeorology yang terjadi setahun lalu membuat tanah di kawasan bencana belum kokoh dan labil,” kata Nurlis, pada Senin (14 September 2026). “Pak Gubernur menyampaikannya setelah mendapat laporan mengenai musibah tanah longsor di tiga kabutapen tersebut.”

Baca Juga :  Mualem Tinjau Kerusakan Parah di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya

Pada Kamis (3 September 2026), Gubernur Mualem juga sudah mengingatkan tentang kerawanan bencana di musim hujan. “Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dapat meningkatkan risiko terjadinya banjir, longsor, dan bencana lainnya di sejumlah wilayah,” kata Mualem.

Mualem juga menekankan pentingnya sinergi dan dukungan seluruh unsur Forkopimda Aceh, termasuk TNI dan Polri, bersama pemerintah kabupaten/kota, dan instansi terkait, serta perguruan tinggi negeri dan swasta. Kolaborasi dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat respons di lapangan, dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas bersama. []

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Keliling Sambut Idul Adha 1447 H

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Resmikan Dapur MBG di Pidie Jaya

Pemerintah Aceh

Plt Sekda Aceh Buka Peluncuran Versi Bahasa Inggris Buku Peularaa Damee

Nasional

SEKDA NASIR RAIH ANUGERAH SMSI SEBAGAI TOKOH INSPIRATIF NASIONAL 2026

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Tinjau Rehabilitasi Sawah di Aceh Timur, Dorong Percepatan Pemulihan Sektor Pertanian

Daerah

Gelar TTG Aceh XXVI Resmi Dibuka, Pemerintah Dorong Inovasi Teknologi Berbasis Lokal

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Percepatan Kinerja Pemerintah ‎

Pemerintah Aceh

Sampaikan LKPJ 2025, Mualem Dorong Pembangunan Berkelanjutan