Banda Aceh – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyalurkan bantuan sebanyak 24 ekor sapi untuk pelaksanaan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Provinsi Aceh, Senin (25/5/2026).
Sapi-sapi bantuan presiden tersebut nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) Aceh, Safridhal, menyampaikan bahwa 24 ekor sapi ini akan didistribusikan ke 23 kabupaten/kota, sementara satu ekor dialokasikan khusus untuk Pemerintah Aceh.
Terkait alokasi untuk Pemerintah Aceh, Safridhal menjelaskan bahwa pihaknya melakukan evaluasi berdasarkan rekam jejak daerah yang belum pernah menerima bantuan serupa.
“Dari beberapa daerah, ternyata Aceh Tamiang belum pernah diberikan. Kebetulan juga Aceh Tamiang merupakan daerah yang terdampak bencana paling parah,” ujar Safridhal.
Oleh karena itu, pada tahun ini Aceh Tamiang akan menerima total dua ekor sapi bantuan Presiden Prabowo—satu slot reguler wilayah dan satu dialihkan dari jatah Pemerintah Aceh.
Mengenai spesifikasi, Safridhal menjelaskan tidak ada ketentuan khusus untuk jenis sapinya, namun diinstruksikan memiliki bobot rata-rata minimal satu ton. Proses pencarian dan pembelian dilakukan langsung oleh pemerintah kabupaten/kota dari peternak lokal Aceh, dengan sistem pembayaran ditransfer langsung oleh Sekretariat Presiden.
“Sapi-sapi ini kita prioritaskan dari peternak lokal dan alhamdulillah tersedia. Seperti sapi hasil peternak kita di Aceh Besar, berdasarkan timbangan dua minggu lalu bobotnya mencapai sekitar 1,1 ton,” bebernya.
Meski bobot minimal yang diinstruksikan adalah satu ton, Safridhal mengakui ada beberapa daerah yang berat sapinya sedikit kurang atau lebih dari target tersebut. Hal ini dikarenakan kapasitas peternak di sejumlah daerah yang belum sepenuhnya mampu membesarkan sapi hingga mencapai bobot satu ton.
Safridhal berharap kepada 23 kabupaten/kota penerima agar menyalurkan bantuan ini secara tepat sasaran kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kita bersyukur tahun ini Pak Prabowo memberikan 24 ekor sapi. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Prabowo, semoga bantuan ini menjadi amal jariyah buat Bapak Presiden,” pungkas Safridhal.
Berkah Bagi Peternak Lokal
Kualitas sapi kurban bantuan presiden ini juga diakui oleh Aditya, seorang peternak sapi asal Aceh Besar. Ia mengungkapkan bahwa sapi yang dipasok untuk Pemerintah Provinsi Aceh merupakan jenis Simmental dengan perawatan intensif.
“Sapi ini kurang lebih kita rawat selama setahun dengan pakan full konsentrat dan hijauan. Kami membelinya sejak sapi itu berumur 3,5 tahun,” kata Aditya.
Bagi Aditya, momen ini menjadi kebanggaan tersendiri karena usahanya kembali dipercaya oleh istana untuk menyediakan hewan kurban terbaik.
“Alhamdulillah, ini sudah keenam kalinya berturut-turut kita dipercaya untuk memasok sapi bantuan presiden di Aceh. Sapi yang ini sehari-hari kami panggil dengan nama Mukhsin,” ungkapnya.
Editor: Redaksi









