Home / Polri

Senin, 26 Januari 2026 - 12:40 WIB

Kapolres Lhokseumawe Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Bailey di Sawang

Redaksi

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan bersama Dansatgas Brimob Polda Aceh dan jajaran meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Bailey di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Minggu (25/1/2025), guna memastikan akses vital warga segera pulih.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan bersama Dansatgas Brimob Polda Aceh dan jajaran meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Bailey di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Minggu (25/1/2025), guna memastikan akses vital warga segera pulih.

Aceh Utara — Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., bersama Dansatgas Brimob Pengendali Operasi Polda Aceh dan jajaran, meninjau langsung rencana pembangunan Jembatan Bailey di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (25/1/2025).

Peninjauan dilakukan di dua titik rencana pembangunan jembatan, yakni penghubung Desa Sawang–Desa Lhok Cut serta Desa Riseh Tunong–Dusun Cot Calang. Kedua lokasi tersebut merupakan akses vital masyarakat yang selama ini terputus akibat kerusakan jembatan.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Tamiang Pimpin Sertijab Empat Pejabat Utama dan Dua Kapolsek

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan mengatakan, pengecekan lapangan ini bertujuan memastikan rencana pembangunan Jembatan Bailey dapat segera direalisasikan sebagai solusi cepat bagi warga terdampak.

“Jembatan Bailey ini bersifat darurat, namun sangat strategis. Dengan dibangunnya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal,” ujar Kapolres di sela-sela peninjauan.

Ia menjelaskan, pada titik pertama, Jembatan Bailey nantinya akan menghubungkan Desa Sawang dengan empat desa lainnya, yakni Desa Lhok Cut, Blang Cut, Gunci, dan Kubu. Akses tersebut selama ini menjadi jalur utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Anjangsana ke Keluarga Almarhum Briptu Anumerta Sri Handri Kusumo Malau yang Gugur saat Penumpasan Teroris di Jalin

Sementara itu, titik kedua direncanakan menghubungkan Desa Riseh Tunong dengan Dusun Cot Calang, yang juga merupakan jalur penting bagi warga, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok.

“Kami bersama Brimob Polda Aceh, pemerintah gampong, serta pihak vendor terus berkoordinasi agar pembangunan jembatan ini berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama saat mereka mengalami kesulitan akses,” tegasnya.

Baca Juga :  Brigjen Marzuki Ali Basyah Silaturahmi dengan Masyarakat Lingkungan Mapolda Aceh

Peninjauan tersebut turut dihadiri Dansatgas Brimob Pengendali Operasi Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh, jajaran Polsek Sawang, para geuchik desa terdampak, serta pihak vendor pembangunan jembatan.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Penggerebekan Gudang Elpiji dan BBM Ilegal di Banda Aceh, Polisi: Hasil Penyelidikan Tak Ditemukan Praktik Pengoplosan

Polri

Polres Pidie Jaya dan Mahasiswa STIK Salurkan Bansos Kapolri ke Delapan Titik Pengungsian Banjir

Polri

Polres Pidie Jaya Gotong Royong Bersihkan MIN 1 Pascabanjir

Polri

Diutus Polresta Banda Aceh, Gampong Rima Jeneu Ikut Lomba Kampung Bebas dari Narkoba Polda Aceh

Hukrim

Membanggakan, Polres Bireuen Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu Seberat 6,3 Kilogram

Polri

Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Ciptakan Rasa Aman serta Tidak Mudah Terprovokasi

Polri

Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Pembagian Brosur

Hukrim

Curi Handphone di Bandara, Karyawan Hotel Ternama di Banda Aceh diringkus Polisi