Home / Pemkab Aceh Besar

Selasa, 23 September 2025 - 20:46 WIB

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar Minta Masyarakat Jauhi Perbuatan Melanggar Syariah Islam 

REDAKSI

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar Muhajir menghadiri eksekusi hukuman cambuk kepada terpidana kasus jarimah maisir (perjudian) yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Aceh Besar, bertempat di halaman Masjid Al-Munawwarah, Kota Jantho, Senin (22/09/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar Muhajir menghadiri eksekusi hukuman cambuk kepada terpidana kasus jarimah maisir (perjudian) yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Aceh Besar, bertempat di halaman Masjid Al-Munawwarah, Kota Jantho, Senin (22/09/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

Kota Jantho – Kepala Satpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir, SSTP, MPA meminta kepada masyarakat untuk menjauhi perbuatan yang melanggar dengan ketentuan syariat islam.

“Karena, konsekuensinya, setiap pelanggaran pasti ada hukuman. Contohnya hari ini, terhukum itu melanggar Jarimah Maisir atau perjudian,” kata Muhajir pada saat menghadiri eksekusi hukuman cambuk kepada terpidana kasus jarimah maisir (perjudian) yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Aceh Besar, bertempat di Halaman Masjid Al-Munawwarah, Kota Jantho, Senin (22/09/2025).

Baca Juga :  Bupati Syech Muharram Terima Audiensi Perwakilan Seluruh Puskesmas Aceh Besar

Muhajir, Masih banyak kegiatan produktif yang bisa dikerjakan untuk mendukung peningkatan ekonomi.

“Judi online (Judol) bukan solusi, Judol itu sumber masalah dalam kehidupan. Sudah banyak contohnya, sekarang kebanyakan rumah tangga hancur hingga perceraian dikarenakan judol itu, maka kita harus bisa ambil hikmahnya,” pintanya.

Eksekusi tersebut dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Syariah Jantho sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Para terpidana telah menjalani masa tahanan, sehingga jumlah cambukan dikurangi sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Dukung Riset Tenurial Masyarakat Hukum Adat

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi, menyebutkan Eksekusi tersebut dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Syariah Jantho sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dan Pasal 18 tentang Jarimah Maisir.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Tekankan Percepatan Pembebasan Lahan SPAM Regional

“Satu terpidana kasus jarimah maisir berinisial ZF menerima 8 kali cambukan dari vonis 10 kali, karena terpidana telah menjalani masa tahanan, sehingga jumlah cambukan dikurangi sesuai ketentuan,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan hukuman cambuk adalah bentuk nyata komitmen aparat hukum dalam menegakkan syariat Islam di Aceh Besar.

“Uqubat cambuk ini diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat agar menaati dan mematuhi Qanun Jinayat,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Aceh Besar Hadiri Lepas Sambut Pangdam IM

Pemkab Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi DPRK Terhadap Perubahan APBK 2025

Pemkab Aceh Besar

Bunda PAUD Aceh Besar Hadiri Penguatan Pokja Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Aceh

Pemkab Aceh Besar

Jumlah Penduduk Miskin Aceh Besar Turun di Tahun 2024

Pemkab Aceh Besar

Diterima Wabup, Disdikbud Aceh Besar Serahkan Donasi Rp 158 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh

Pemkab Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRK H Abdul Razak

Berita

Bupati Aceh Besar Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Nuur Ar Radhiyyah di RSU Putri Bidadari

Daerah

Bupati Aceh Besar Hadiri Grand Opening PT. BPR Syariah Ingin Jaya