Home / Internasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Kerugian Kerusuhan di Prancis Capai Ratusan Juta Euro, Pemerintah Antisipasi Demo Susulan

REDAKSI

Menteri Ekonomi Prancis Roland Lescure memperkirakan kerugian akibat aksi kekerasan dan kerusuhan mencapai puluhan hingga ratusan juta euro. Pemerintah kini tengah mengantisipasi potensi demo susulan yang diumumkan oleh Gerakan Rompi Kuning dan sejumlah serikat pekerja, Rabu 21/10/2026.

Menteri Ekonomi Prancis Roland Lescure memperkirakan kerugian akibat aksi kekerasan dan kerusuhan mencapai puluhan hingga ratusan juta euro. Pemerintah kini tengah mengantisipasi potensi demo susulan yang diumumkan oleh Gerakan Rompi Kuning dan sejumlah serikat pekerja, Rabu 21/10/2026.

Paris – Menteri Ekonomi Prancis Roland Lescure memperkirakan kerugian akibat aksi kekerasan dan kerusuhan pada akhir pekan lalu mencapai puluhan hingga ratusan juta euro.

Berbicara kepada radio French RTL pada Rabu, 21 Oktober 2026, Lescure menyebut kerusuhan tersebut sangat serius, seraya mengatakan Prancis telah menghadapi serangan dari dalam negeri yang dilakukan dua kelompok yang disebutnya sebagai anarkis dan Perusuh. 

Baca Juga :  Kematian Tragis di Gaza, Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Dalam Serangan Israel

Pemerintah Prancis, kata Lescure, bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk membantu para pemilik toko yang terdampak kerusakan. Ia juga berjanji bahwa otoritas akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami akan melakukan segala yang mungkin untuk mencegah hal ini terjadi lagi,” kata Lescure, merujuk pada rencana demonstrasi baru yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu mendatang.

Baca Juga :  Trump Sampaikan Ucapan Ramadan 1447 H untuk Muslim Dunia

Gerakan Rompi Kuning (Yellow Vest) telah mengumumkan rencana menggelar demonstrasi di Paris pada Sabtu. Koordinator gerakan tersebut, Benjamin Ball, mengatakan pemberitahuan resmi mengenai aksi itu telah disampaikan kepada Prefektur Kepolisian Paris, menurut penyiar BFMTV.

Cabang Paris dari Konfederasi Umum Buruh (CGT) dan sebuah serikat mahasiswa juga berencana menggelar aksi di kawasan Bastille, kata Ball.

Rencana demonstrasi tersebut muncul sepekan setelah aksi protes menentang kenaikan biaya hidup di ibu kota Prancis berujung bentrokan. Insiden kekerasan dan perusakan properti dilaporkan terjadi dalam aksi tersebut.

Baca Juga :  Iran Luncurkan Rudal Hipersonik Fattah-2 dalam "Operasi Janji Sejati 4"

Sekitar 550.000 orang turun ke jalan di berbagai wilayah Prancis pada 17 Oktober. Bentrokan antara demonstran dan polisi pecah, sejumlah kendaraan dibakar, beberapa toko dijarah, dan lebih dari 2.000 orang ditangkap.

Penulis : Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Internasional

Konflik Iran-AS Memanas: Rudal Jelajah Diluncurkan, Ketegangan di Timur Tengah Meningkat

Internasional

Serangan Israel ke Iran : Target Lokasi Peluncuran Rudal dan Bandara

Aceh

Pertemuan Wali Nanggroe Aceh dengan Kementrian Pendidikan Singapura : Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Internasional

Iran Matikan Internet untuk Hadapi Serangan Siber Israel

Internasional

Sekjen Sampaikan Apresiasi IWO Kepada Tun Dr. Mahathir Mohamad Sebagai Asian Inspired Leader

Internasional

Iran Bersiap Hadapi Dampak Kebocoran Nuklir Akibat Serangan Israel

Aceh

Pemerintah Bangladesh Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Aceh

Internasional

Donald Trump Dilaporkan Siap Cairkan Aset Iran Rp102 Triliun demi Stabilitas Selat Hormuz