Home / Internasional

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:54 WIB

Iran Ungkap Kondisi Mojtaba Khamenei Pascaserangan AS-Israel: Pemulihan Cedera Terus Berjalan

REDAKSI

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dikabarkan selamat dari serangan udara AS-Israel 28 Februari 2026 di kompleks kepemimpinan Teheran. Otoritas Iran menyebut ia mengalami cedera punggung dan lutut akibat gelombang kejut, namun kini dalam pemulihan dan tetap menjalankan tugas kenegaraan. 10 Mei 2026. cbca

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dikabarkan selamat dari serangan udara AS-Israel 28 Februari 2026 di kompleks kepemimpinan Teheran. Otoritas Iran menyebut ia mengalami cedera punggung dan lutut akibat gelombang kejut, namun kini dalam pemulihan dan tetap menjalankan tugas kenegaraan. 10 Mei 2026. cbca

Teheran – Pemerintah Iran akhirnya merilis pernyataan resmi terkait kondisi kesehatan Pemimpin Tertinggi, Mojtaba Khamenei. Hal ini menyusul spekulasi global yang beredar setelah kompleks kepemimpinan di Teheran dihantam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada awal perang besar tahun 2026.

​Melalui keterangan resminya, otoritas Iran mengonfirmasi bahwa sang pemimpin sempat mengalami luka-luka saat serangan terjadi, namun kini dalam keadaan sehat dan tetap menjalankan aktivitas kenegaraan secara normal.

​Kronologi Insiden 28 Februari 2026

​Direktur Jenderal Protokol Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Mazaher Hosseini, menjelaskan bahwa serangan udara besar-besaran yang terjadi pada 28 Februari 2026 menyebabkan kerusakan parah di titik-titik strategis kompleks kepemimpinan.

Baca Juga :  Puasa di Tengah Bayang Konflik Iran–Amerika, Doa Damai Menggema di Bulan Ramadan

​Hosseini mengungkapkan bahwa ledakan dahsyat mengguncang area utama yang biasanya digunakan untuk pidato resmi dan kegiatan kenegaraan. Beruntung, saat serangan berlangsung, Mojtaba Khamenei tidak berada di lokasi utama tersebut, sehingga terhindar dari dampak yang paling fatal.

​Detail Kondisi Kesehatan dan Cedera

​Meskipun selamat dari dampak utama ledakan, Hosseini mengakui bahwa gelombang kejut dari serangan tersebut sempat membuat Mojtaba Khamenei terjatuh saat sedang menuju kediamannya.

Baca Juga :  Serangan di Gaza Tewaskan 11 Orang, Gencatan Senjata Kian Rawan

​“Cedera punggungnya sudah membaik dalam masa pemulihan ini, sedangkan cedera pada tempurung lutut juga segera pulih sepenuhnya,” ungkap Hosseini seperti dikutip dari media pemerintah Iran.

​Ia juga mengklarifikasi beberapa rumor mengenai luka kepala yang sempat beredar di media internasional. Hosseini menegaskan bahwa luka di belakang telinga pemimpin tertinggi hanya bersifat ringan. Namun, ia tidak menampik adanya korban jiwa dari pihak keluarga dan pejabat senior Iran dalam serangan yang juga menyasar kediaman keluarga tersebut.

​Upaya Menjaga Stabilitas Politik

Baca Juga :  Renovasi Mataf oleh Waskita Karya Perluas Kapasitas Jemaah di Masjidil Haram

​Keterbukaan Iran dalam mengungkap kondisi Mojtaba Khamenei dinilai oleh para analis internasional sebagai upaya strategis untuk meredam spekulasi global sekaligus menjaga stabilitas internal di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang masih membara.

​Sosok Mojtaba Khamenei kini dipandang memegang peranan krusial dalam arah kebijakan Iran pascaperang. Kehadirannya di ruang publik mendatang dianggap sebagai simbol konsolidasi kekuatan politik Iran kepada dunia.

​Pihak Teheran mengisyaratkan bahwa Mojtaba Khamenei akan segera menyampaikan pidato publik secara langsung setelah kondisi fisiknya dinyatakan benar-benar stabil oleh tim medis.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Internasional

Iran Tunda Pengumuman Pemimpin Baru, Trump Ingin Ikut Tentukan Suksesi

Internasional

Serangan Israel ke Iran : Target Lokasi Peluncuran Rudal dan Bandara

Berita

Iran Berhasil Tembak Jatuh Drone Hermes 900 Milik Israel

Internasional

Trump Ancam Putus Dagang dengan Spanyol Usai Tolak Penggunaan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

Internasional

Serangan di Gaza Tewaskan 11 Orang, Gencatan Senjata Kian Rawan

Internasional

Pernyataan Jenderal Israel Soal Indonesia Picu Sorotan Global

Internasional

Ketua Partai Liberal Demokrat Desak Trump Mundur dari Presiden AS

Internasional

Brigade Al Qassam Tembakkan Peledak ke Tank Israel