Home / Daerah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:01 WIB

Pastikan Stok Aman dan Tepat Sasaran, Sekda Pidie Pimpin Sidak Gudang Pupuk Bersubsidi

REDAKSI

Sekda Pidie Drs. Samsul Azhar bersama Tim Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu gudang distributor resmi di Kabupaten Pidie, Rabu (17/6/2026).

Sekda Pidie Drs. Samsul Azhar bersama Tim Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu gudang distributor resmi di Kabupaten Pidie, Rabu (17/6/2026).

Pidie – Menindaklanjuti laporan dari Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Pidie terkait keluhan para petani, Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie, Drs. Samsul Azhar, memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang distributor dan pengecer resmi pupuk bersubsidi pada Rabu (17/06/2026).

​Sidak ini turut didampingi oleh Plt. Asisten II Apriadi Ahmad, S.Sos., Kadis Pertanian dan Pangan (Distanpang) H. Hasballah, S.P., M.M., serta Kadis Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop UKM) Cut Afrianidar, S.H., M.Si., C.P.M.P. Hadir pula Anggota DPRK Pidie Komisi II, Kabag Perekonomian dan SDA, serta Kabid terkait dari Distanpang dan Disperdagkop UKM.

​Langkah tegas ini diambil guna memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi tetap aman dan penyalurannya kepada petani tepat sasaran, sekaligus mencegah terjadinya kelangkaan ataupun penyelewengan di lapangan.

Baca Juga :  Polda Aceh Keluarkan Mutasi Jabatan, Ini Nama Perwira Polresta Yang di Promosikan

​PIM Lhokseumawe Terdampak Banjir Jadi Pemicu Kelangkaan

​Mengutip keterangan dari Kadistanpang Pidie, H. Hasballah, pada Jumat (20/07/2026), pihaknya mengakui adanya gelombang keluhan dari petani dalam dua minggu terakhir. Namun, ia menegaskan bahwa kendala utama kelangkaan ini bukan berada di tingkat kios pengecer, melainkan dari lini produksi dan distribusi hulu.

​Berdasarkan laporan dari PT Pupuk Indonesia, operasional pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Lhokseumawe yang memproduksi pupuk urea sempat terganggu akibat dampak bencana banjir, sehingga produksi tidak dapat berjalan maksimal. Proses pengiriman juga sempat terhambat karena adanya sistem antrean di jembatan Kuta Blang pasca-banjir serta antrean pengisian BBM.

Baca Juga :  Polres Aceh Tenggara Ungkap 119 Kasus Narkoba Sepanjang 2025

​“Kami sangat berharap pihak Pupuk Indonesia komitmen atas apa yang telah disepakati di depan Tim KP3K sebelumnya, bahwa akan mendistribusikan pupuk sesuai dengan data luas tambah tanam yang dilaporkan oleh penyuluh kecamatan,” ujar H. Hasballah.

​Berdasarkan data dari Account Executive (AE) Wilayah Pidie PT Pupuk Indonesia, Muhammad Ihsan, hingga saat ini realisasi penyaluran baru mencapai 42 persen dari total alokasi pupuk Kabupaten Pidie sebesar 14.000 ton untuk tahun anggaran 2026.

​”Sekda, Bapak Samsul Azhar, berharap sangat Pupuk Indonesia akan menepati janjinya untuk mendistribusikan pupuk kepada kecamatan yang sudah tanam padi,” tambah Kadistanpang.

​Petani Diimbau Proaktif Perbaiki Data e-RDKK

Baca Juga :  Penanganan Kasus Pencurian di Baitussalam, Polisi Sudah Turun Ke Lokasi Kejadian

​Di samping masalah eksternal distribusi, Kadistanpang Pidie juga mengungkapkan adanya kendala internal di mana sejumlah petani dilaporkan belum terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok secara elektronik (e-RDKK).

​Untuk mengatasi hal tersebut, H. Hasballah mengimbau para petani yang belum terdata agar segera menemui penyuluh pertanian di wilayah kerja masing-masing dengan membawa dokumen pendukung berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) agar data mereka dapat diinput ke dalam aplikasi.

​“Kementerian Pertanian sekarang sudah melayani perbaikan e-RDKK empat kali dalam setahun. Untuk itu, Ketua kelompok, kepala desa, dan penyuluh, harus lebih proaktif dalam menyikapi terhadap situasi ini,” pungkas H. Hasballah mengakhiri keterangannya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

13 Gampong di Aceh Masih Gelap Pascabencana, PLN Andalkan Genset Darurat

Daerah

Aptrindo Aceh Protes Larangan Truk Tronton di Jembatan Bailey Kuta Blang

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Kunjungi Yonif 117/ Ksatria Yudha di Jantho

Daerah

KONSTITUSI YANG TERKALAHKAN OLEH UANG KULIAH TUNGGAL (UKT)

Daerah

Ketua SPS Aceh hadiri Acara Penobatan UMKM Binaan PEMA

Daerah

DAHSYAT! Daun Biasa Pulau Weh Disulap Jadi ‘Emas Hijau’ Bernilai Jutaan: Kebangkitan Ekonomi Perempuan Sabang di Tengah Pandemi

Aceh Besar

Keluarga Besar PERISAI PUTIH ATJEH Gelar Tauring Kebukit Siron dalam Rangka Syukran dan Hiburan

Daerah

Asisten II Sekdakab Aceh Besar Hadiri Sosialisasi Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal Dan Money Game