Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:50 WIB

Pawai 1 Muharram, Kak Na Selfie dengan Unta SD Islam Al-Azhar Kairo

REDAKSI

Penampilan replika unta dari styrofoam dan kain khas Arab yang dibawakan oleh siswa SD Islam Al-Azhar Kairo saat melintas di depan panggung kehormatan Meuligoe Gubernur Aceh pada Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh, Selasa (16/6/2026).

Penampilan replika unta dari styrofoam dan kain khas Arab yang dibawakan oleh siswa SD Islam Al-Azhar Kairo saat melintas di depan panggung kehormatan Meuligoe Gubernur Aceh pada Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh, Selasa (16/6/2026).

Banda Aceh – Takbir dan Shalawat yang dikumandangkan para kontingen peserta Pawai Tahun Bari Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menggema di sepanjang jalur yang dilalui, mulai dari Lapangan Blang Padang, singgah ke panggung kehormatan di Meuligoe Gubernur dan finish di Masjid Raya Baiturrahman.

Kontingen SD Islam Al-Azhar Kairo bahkan membawa serta seekor unta yang membuat Bunda PAUD Aceh Marlina Muzakir dan Wakil Bunda PAUD Aceh Mukarramah Fadhlullah, turun dari panggung kehormatan untuk mengajak selfie si unta, Selasa (16/6/2026).

Unta yang dibawa memang bukan unta sungguhan, tetapi hanya sebuah styrofoam yang dibentuk menjadi kepala unta dan dibawa oleh dua orang siswa yang menyamar sebagai bagian tubuh unta. Kain khas Arab yang menutupi tubuh kedua bocah, membuat tampilannya terlihat seperti unta sungguhan.

Baca Juga :  Satgas KDMP Gelar Rapat di Aceh, Wagub dan Zulkifli Hasan Sepakat Koperasi Desa Jadi Ujung Tombak Ketahanan Pangan

“Keren, kreatif, luar biasa. Anak-anak kita, didukung para guru benar-benar menampilkan kreasi yang luar biasa. Tadi, unta yang dibawa SD Islam Al-Azhar Kairo sungguh mencuri perhatian kita semua. Dari MAN 3 juga keren untanya tadi. Karena sudah tingkat SMA, jadi mereka kuat temannya yang berakting sebagai penunggang unta. Tadi ada juga yang menampilkan fragmen perjuangan Pahlawan Perempuan kebanggaan Aceh Cut Nyak Dhien. Keren, seluruh peserta sangat keren hari ini,” ujar Kak Na.

Baca Juga :  Lenggok Krueng Teunom Mengalun Menghantar Pj Gubernur Safrizal Menuju Ceuraceu Embun

“Pada kesempatan ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Aceh mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru 1 Muharram 1448 Hijriah. Mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana introspeksi diri, bermuhasabah tentang apa yang akan kita lakukan ke depan. Apa yang harus diperbaiki dari tahun lalu, apa yang harus ditingkatkan di masa mendatang. Insya Allah, tekad dan niat mulia kita untuk berubah, berhijrah akan dituntun dan dimudahkan oleh Allah,” sambung Kak Na.

Untuk diketahui bersama, Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah diikuti oleh 48 Kontingen, yang terdiri dari 10 kontingen TK, 10 kontingen SD, 15 kontingen SMP dan 13 kontingen SMA. Masing-masing kontingen diperkuat oleh minimal 40 siswa.

Baca Juga :  Sekda Aceh: Pengabdian dr. Zaini Abdullah Akan Selalu Menjadi Bagian dari Sejarah Aceh

Selain menampilkan kreasi busana Islami, para kontingen juga menampilkan kreasi lainnya, mulai dari miniatur Ka’bah, fragmen perjuangan, puisi, yel-yel, Al-Qur’an raksasa serta poster-poster berisi pesan-pesan Islami.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A Murthala, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Plt Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Marzuki dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Meutia Juliana serta sejumlah tamu undangan lainnya. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Akademisi Unaya Apresiasi Langkah Wali Kota Banda Aceh Soal Penegakan Syariat Islam

Pemerintah Aceh

Mualem Boyong 120 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Suzuya Lhokseumawe

Pemerintah Aceh

Mualem Tunjuk Muhammad MTA sebagai Jubir Pemerintah Aceh

Daerah

Mendagri Tito Karnavian dan Wagub Aceh Fadhlullah Tinjau Korban Bencana di Lokop Aceh Timur

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Terima Audiensi MPU, Bahas Keseragaman Penerapan Hukum Mawaris

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Buka Puasa Bersama Masyarakat Teupin Raya

Berita

Komnas HAM Diminta Tuntaskan Penyelidikan Pelanggaran HAM Berat di Aceh

Daerah

Kak Na Sapa Muklis Si Jenaka nan Heroik: Lon Pike Pocong Beunoe