Home / Banda Aceh

Senin, 2 Maret 2026 - 15:39 WIB

Pelatihan Olahan Ikan Dorong Peluang Usaha Baru di Banda Aceh

Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama anggota DPR RI dan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI meninjau pelatihan diversifikasi olahan hasil perikanan bagi masyarakat pesisir di Cot Masjid, Lueng Bata, Banda Aceh, Minggu (1/3/2026).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama anggota DPR RI dan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI meninjau pelatihan diversifikasi olahan hasil perikanan bagi masyarakat pesisir di Cot Masjid, Lueng Bata, Banda Aceh, Minggu (1/3/2026).

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menyambut positif pelaksanaan Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan yang digelar di kawasan Cot Masjid, Kecamatan Lueng Bata, Minggu (1/3/2026). Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Komisi IV DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI ini dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah sektor perikanan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan yang fokus pada peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil laut menjadi produk bernilai jual tinggi. Menurutnya, potensi kelautan yang dimiliki Banda Aceh sangat besar, namun perlu didukung inovasi pengolahan agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Illiza menegaskan bahwa selama ini sebagian besar hasil tangkapan nelayan masih dijual dalam bentuk mentah, sehingga nilai ekonominya relatif rendah dan sangat bergantung pada fluktuasi harga pasar. Melalui pelatihan diversifikasi produk, masyarakat diharapkan mampu mengolah ikan menjadi berbagai produk siap konsumsi seperti abon ikan, nugget ikan, kerupuk ikan, hingga produk olahan beku yang memiliki daya tahan lebih lama serta peluang pemasaran lebih luas.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Beutong Ateuh Benggalang

“Dengan keterampilan pengolahan yang baik, masyarakat tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan harian, tetapi juga bisa mengembangkan usaha rumahan berbasis produk perikanan,” ujar Illiza.

Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, serta anggota DPR RI dari Aceh, TA Khalid, yang turut membuka acara secara resmi. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat sektor hilirisasi perikanan serta mendorong pertumbuhan usaha mikro berbasis potensi lokal.

Pelatihan menghadirkan instruktur dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Medan yang memberikan materi teknis mulai dari proses pengolahan bahan baku, standar kebersihan produk, teknik pengemasan modern, hingga strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar.

Baca Juga :  1.000 Mustahik Lulus Bantuan Modal Usaha 2025, Baitul Mal Banda Aceh: Lewat Batas Waktu Dianggap Gugur

Selain itu, kegiatan juga melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah dan masyarakat. Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Ir. Jalaluddin, perwakilan tenaga kesehatan dari RSU Dr. Zainoel Abidin, para penyuluh perikanan, dinas terkait, serta organisasi masyarakat seperti Fahmi Ummi dan pengajian Ahlul Qur’an.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif, di mana peserta tidak hanya mendapatkan materi teori tetapi juga praktik langsung mengolah produk perikanan. Para peserta yang berasal dari masyarakat pesisir, pelaku UMKM, dan ibu rumah tangga tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat praktik teknik pengemasan produk yang dinilai penting untuk meningkatkan daya saing di pasar modern.

Illiza menambahkan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi daerah. Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui program pendampingan UMKM, akses perizinan usaha, fasilitasi sertifikasi produk, serta promosi pemasaran melalui berbagai event dan platform digital.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Pasang 456 Lampu LED, Terangi Kota hingga Jalan Gampong

Menurutnya, pengembangan sektor olahan hasil perikanan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami berharap dari pelatihan ini lahir pelaku usaha baru yang kreatif dan inovatif, sehingga produk olahan perikanan Banda Aceh mampu bersaing di pasar regional maupun nasional,” tutup Illiza.

Program pelatihan diversifikasi olahan hasil perikanan ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi berbasis potensi lokal yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Ketua PWI Aceh: Anggaran Iklan Rp71,7 Miliar untuk Menyelamatkan Media Pascabencana

Banda Aceh

Jalan Rusak Lamnyong–Darussalam Dikeluhkan Pengendara

Banda Aceh

Jelang Berbuka, Lalu Lintas Banda Aceh Padat di Sejumlah Titik

Banda Aceh

Plt Kasat Pol PP dan WH Aceh Silaturahmi dengan Kajati Aceh, Bahas Penguatan Koordinasi

Banda Aceh

Forkopimda Banda Aceh Serukan Larangan Perayaan Tahun Baru 2026

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Genjot Kualitas Data ASN, IKD Tembus 95,31

Banda Aceh

Polisi Awasi SPBU untuk Antisipasi Antrean Panjang dan Penimbunan BBM Pasca Bencana

Banda Aceh

Illiza Respons Cepat Keluhan Traffic Light Simpang Oman, Arus Lalu Lintas Kini Lebih Lancar