Home / Tni

Senin, 2 Maret 2026 - 17:42 WIB

Progres Jembatan Bailey Lukup Sabun Barat Capai 20 Persen

REDAKSI

Personel TNI bersama masyarakat mengerjakan pembangunan Jembatan Bailey di Desa Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, yang hingga kini progresnya telah mencapai 20 persen.

Personel TNI bersama masyarakat mengerjakan pembangunan Jembatan Bailey di Desa Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, yang hingga kini progresnya telah mencapai 20 persen.

Aceh Tengah – Pembangunan Jembatan Bailey di Desa Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Minggu (1/3/2026), progres fisik pembangunan jembatan telah mencapai 20 persen dan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana teknis yang telah ditetapkan.

Jembatan dengan panjang bentang 12 meter tersebut dibangun menggunakan konstruksi rangka baja tipe Bailey, yang dikenal memiliki struktur kuat, fleksibel, serta efisien dalam proses pemasangannya. Infrastruktur ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat akses penghubung antar desa yang selama ini berperan penting dalam aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Baca Juga :  Dukung program Ketahanan Pangan, Babinsa Kodam IM turun ke sawah dampingi petani

Pengerjaan konstruksi dilakukan oleh delapan personel Satgas Gulbencal dari Kodim 0106/Aceh Tengah bersama personel Satuan Zeni dari Tentara Nasional Indonesia. Para prajurit bekerja secara terukur dengan mengutamakan standar keamanan serta kualitas konstruksi, mulai dari tahap persiapan fondasi, perakitan rangka baja, hingga penyesuaian struktur utama.

Di lapangan, pembangunan juga mendapat dukungan aktif dari masyarakat setempat. Warga bergotong royong membantu pengangkutan material dan pekerjaan pendukung lainnya. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat tersebut menjadi faktor penting dalam mempercepat progres pembangunan.

Baca Juga :  TNI dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Burlah Aceh Tengah

Meski progres baru mencapai 20 persen, pengerjaan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Pengawasan teknis dilakukan secara berkala guna memastikan kualitas struktur tetap terjaga sehingga jembatan dapat digunakan secara aman oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Jembatan Bailey ini nantinya akan menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Kute Panang, yakni Desa Ratawali, Desa Tawardi, Desa Tawarmiko, Desa Lukup Sabun, Desa Lukup Sabun Tengah, dan Desa Lukup Sabun Barat. Selama ini, akses antar desa kerap terkendala terutama saat musim hujan karena meningkatnya debit air sungai yang menghambat mobilitas warga.

Baca Juga :  "Krisis Air Bersih, Prajurit TNI salurkan Pipa untuk air bersih ke Desa Kute Reje, Kec. Linge, Aceh Tengah"

Masyarakat setempat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Keberadaan jembatan dinilai akan mempermudah distribusi hasil pertanian seperti kopi dan sayur-mayur yang menjadi sumber utama perekonomian warga.

Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Bailey Lukup Sabun Barat diharapkan selesai tepat waktu. Infrastruktur ini diyakini tidak hanya memperkuat konektivitas antar desa, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Dukung Ketahanan Pangan, Kodam Iskandar Muda bangun 62 Unit Solar Dryer Dome (SDD)

Tni

Progres 56%, Jembatan Gantung Desa Burlah Perkuat Akses Pedalaman Aceh Tengah

Berita

Pangdam Iskandar Muda Buka Apel Komandan Satuan TNI AD TA 2025 di Markas Yonif 116/GS, Meulaboh, Aceh Barat

Berita

Pangdam IM Perkuat Sinergitas Kodam IM-BULOG Aceh dan Pemda untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Tni

Pangdam Iskandar Muda Dukung Kinerja Sekda Aceh yang Baru Dilantik

Tni

Pangdam Iskandar Muda Hadiri Rapat Forkopimda Bahas Penertiban Tambang Ilegal di Aceh

Tni

Prajurit Yonif TP 902/SPG Renovasi Mushola Al-Ikhsan Pasca Banjir Aceh Tamiang

Daerah

Kodim 0108/Agara dan Warga Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis, Aceh Tenggara