Home / Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Pembangunan 64 Unit Huntap Korban Banjir Bandang di Bener Meriah Resmi Dimulai

REDAKSI

APBN Rp16,6 miliar di Wono Sobo Wih Pesam 6/10/2026, lahan 1,4 ha Pemkab, tipe 36 target 85 hari rampung Desember 2026 oleh PT Silumba, untuk warga Jamur Ujung.

APBN Rp16,6 miliar di Wono Sobo Wih Pesam 6/10/2026, lahan 1,4 ha Pemkab, tipe 36 target 85 hari rampung Desember 2026 oleh PT Silumba, untuk warga Jamur Ujung.

BENER MERIAH — Pemerintah mulai membangun sedikitnya 64 Unit Hunian Tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Wono Sobo, Kecamatan Wih Pesan, Bener Meriah, pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Anggaran pembangunan Huntap tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 16,6 miliar yang dikerjakan oleh PT Silumba Lumba Bintang Sempurna.

Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, mengatakan bahwa penghuni Huntap nantinya diutamakan bagi masyarakat Jamur Ujung yang tidak memiliki harta dan tanah, di mana rata-rata dari mereka merupakan pekerja serabutan.

Baca Juga :  Jembatan Darurat Salah Sirong–Bivak Ambruk Dua Hari Setelah Rampung

“Jadi pemerintah daerah berkewajiban menyediakan lahan, luasnya sekitar 1,4 hektare. Sedangkan anggarannya dari APBN melalui Kementerian Perumahan. Ini patut kita syukuri bersama,” kata Tagore di lokasi usai peletakan batu pertama.

Baca Juga :  Pelaku Pembakar Dayah Babul Maghfirah Aceh Besar di Tangkap, Ini Kata Polisi

Ia menyampaikan bahwa selain Huntap, di lokasi tersebut nantinya juga akan dibangun fasilitas-fasilitas pendukung, salah satunya seperti sarana olahraga dan tempat berjualan.

“Lokasi ini sangat strategis, letaknya di lintas jalan nasional. Maka disini perlu adanya tempat berjualan untuk meningkatkan UMKM demi kesejahteraan para korban banjir bandang,” ucap Tagore.

Sementara itu, perwakilan PT Silumba Lumba Bintang Sempurna, Tampak Ginting, mengatakan bahwa pembangunan Huntap ditargetkan rampung pada Desember 2026 mendatang atau dalam jangka waktu 85 hari kerja.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRK Daniel Abdul Wahab Minta Dishub Operasional Kembali Transkutaraja dan Tambah Rute Baru

“Untuk rumahnya tipe 36. Secara garis besar rumah yang cukup bagus, karena keramiknya ukuran 60 x 60, plafon dalam pakai gypsum dan plafon bagian luar pakai GRC. Selain itu, akan dibangun lapangan olahraga, kemudian balai sosial,” ungkapnya.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Mualem Gelar Rapat Penanganan Banjir di Aceh Utara

Daerah

Malam Pertama Ramadan, Banjir Susulan Rendam Sejumlah Desa di Pidie Jaya

Daerah

DAHSYAT! Daun Biasa Pulau Weh Disulap Jadi ‘Emas Hijau’ Bernilai Jutaan: Kebangkitan Ekonomi Perempuan Sabang di Tengah Pandemi

Daerah

Dinas Pendidikan Aceh Mantapkan Persiapan Hadapi UTBK SNBT 2025

Daerah

Polda Aceh Keluarkan Mutasi Jabatan, Ini Nama Perwira Polresta Yang di Promosikan

Daerah

Kepesertaan JKN di Wilayah Kerja BPJS Kesehatan Cabang Langsa Capai 99 Persen

Daerah

Plt Sekda Aceh: Fasilitas dan Kualitas adalah Kunci Keberhasilan MPP

Daerah

BULOG SALURKAN BERAS BANTUAN PANGAN UNTUK 14.618 KELUARGA DI SIMEULUE