Home / Berita

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Pembangunan Jembatan Rangka Baja di Sawang Masuk Proyek Multiyears, Jembatan Bailey Diimbau Segera Dibangun

REDAKSI

Wabup Aceh Utara Tarmizi Panyang menyatakan pemerintah pusat telah anggarkan pembangunan jembatan rangka baja 170 meter di Kecamatan Sawang yang masuk proyek multiyears dan kini tahap lelang, Selasa (13/10/2026).

Wabup Aceh Utara Tarmizi Panyang menyatakan pemerintah pusat telah anggarkan pembangunan jembatan rangka baja 170 meter di Kecamatan Sawang yang masuk proyek multiyears dan kini tahap lelang, Selasa (13/10/2026).

ACEH UTARA — Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, menyatakan bahwa pemerintah pusat telah menganggarkan dana pada tahun ini untuk membangun jembatan rangka baja di Kecamatan Sawang. Pembangunan jembatan sepanjang 170 meter tersebut masuk ke dalam proyek tahun jamak (multiyears) dan saat ini sedang memasuki tahap lelang.

Pernyataan ini disampaikan Tarmizi pada Selasa (13/10/2026) untuk menanggapi keluhan masyarakat setempat yang saat ini terpaksa mengandalkan jembatan darurat dari kayu hasil swadaya.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polresta Banda Aceh Amankan 3,7 Kg Ganja dan Tersangka

“Beberapa waktu lalu pascabanjir, sempat dibangun jembatan bailey oleh Polri. Hanya saja saat hujan deras kembali ambruk lantaran tergerus debit air Krueng Sawang yang tinggi,” kata Tarmizi Panyang.

Minta Jembatan Bailey Segera Direalisasikan

Tarmizi menambahkan bahwa jembatan bailey yang ambruk tersebut akan dibangun ulang. Saat ini, material pembangunan beserta struktur abutmen telah tersedia di lokasi. Ia mendesak agar pengerjaannya bisa langsung dieksekusi tanpa penundaan.

Baca Juga :  DLH Aceh Besar Berikan Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Pembinaan Bank Sampah di Batalion 117 Ksatria Yudha

“Siapapun yang mengerjakannya, jembatan bailey yang baru itu harus segera dibangun. Hanya saja catatannya, disambung dengan yang sudah ada,” ujar Tarmizi.

“Kami sangat berharap siapapun yang membangun jembatan bailey yang baru itu disegerakan. Mengingat masyarakat selama ini sudah sangat bersabar,” tuturnya.

Ribuan Warga Terisolasi Hanya Mengandalkan Jembatan Kayu Swadaya

Baca Juga :  Ketua Dekranasda Aceh Kukuhkan Pengurus Baru, Dorong Pelestarian Warisan Kerajinan Daerah

Saat ini, masyarakat di kawasan terpencil tersebut masih bertaruh pada jembatan kayu darurat sebagai satu-satunya akses penyeberangan utama.

Akses jalan tersebut dimanfaatkan oleh lebih dari ribuan warga, termasuk para petani, guru, dan siswa yang berasal dari empat gampong:

  •   Gampong Lhok Cut
  •   Gampong Gunci
  •   Gampong Blang Cut
  •   Gampong Kubu

Penulis: Nazarullah

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua Dekranasda Aceh Kunjungi Anjungan Aceh di TMII, Dorong Penguatan Seni dan Budaya sebagai Ikon Nasional

Aceh Besar

Wali Nanggroe Terima Kunjungan Hamid Awaluddin, Bahas Rencana Penambahan Batalyon di Aceh

Berita

Polda Aceh Gelar Syukuran atas Penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti

Berita

Peringati Hardiknas 2025, Wagub Aceh Ajak Semua Pihak Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Aceh

Jembatan Bailey Kutablang Resmi Difungsikan,kendaraan yang dibatasi maksimal 30 ton

Berita

Kadiskominfo dan Kabag Prokopim Bezuk Muslem Ulka Wartawan Korban Tabrak Lari

Berita

Bupati Aceh Besar Buka Workshop Penguatan LKS dan DPS

Aceh Besar

35 Mobil Hias Semarakkan Pawai Takbir Keliling Darul Kamal Meusaneut