Home / Nasional / Pemerintah Aceh

Kamis, 17 April 2025 - 22:58 WIB

Pemerintah Aceh Lakukan Pertemuan Tindak Lanjut dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah RI

REDAKSI

Plt. Sekda Aceh, M. Nasir melakukan pertemuan dengan Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah  Republik Indonesia (RI) (Kemenko IPK RI) yang diterima oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria & Tata Ruang, Nasib Faizal untuk membahas tindak lanjut terkait usulan pembangunan infrastruktur di Aceh. Turut didampingi Kepala BPKA, Reza Saputra, Kadis PUPR Aceh, Mawardi, Kadis Pengairan Aceh, Ade Surya dan Staf Khusus Menteri Ekraf, Rian Firmansyah di Kemenko IPK, Jakarta, Kamis, (17 April 2025). Foto : Humas Aceh

Plt. Sekda Aceh, M. Nasir melakukan pertemuan dengan Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Republik Indonesia (RI) (Kemenko IPK RI) yang diterima oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria & Tata Ruang, Nasib Faizal untuk membahas tindak lanjut terkait usulan pembangunan infrastruktur di Aceh. Turut didampingi Kepala BPKA, Reza Saputra, Kadis PUPR Aceh, Mawardi, Kadis Pengairan Aceh, Ade Surya dan Staf Khusus Menteri Ekraf, Rian Firmansyah di Kemenko IPK, Jakarta, Kamis, (17 April 2025). Foto : Humas Aceh

Jakarta – Pemerintah Aceh melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir melakukan pertemuan dengan Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Republik Indonesia (RI) untuk membahas tindak lanjut terkait usulan pembangunan infrastruktur di Aceh.

Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari diskusi sebelumnya antara Gubernur Aceh dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU).

“Pada prtemuan kali ini, Pemerintah Aceh telah menyusun sejumlah usulan prioritas terkait pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan di Aceh,” ujar M. Nasir didampingi Kepala BPKA, Reza Saputra, Kadis PUPR Aceh, Mawardi, Kadis Pengairan Aceh, Ade Surya dan Staf Khusus Menteri Ekraf, Rian Firmansyah di Kemenko Marves, Kamis, 17 April 2025.

Baca Juga :  Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama, Kapolri Perkuat Sinergi dengan Media dan Masyarakat

Menurut Sekda, setelah dilakukan diskusi dan arahan dalam pertemuan sebelumnya, usulan tersebut kini akan disampaikan kembali ke Kementerian PU, serta Kemenko Infrastruktur agar prosesnya berjalan selaras dan lebih cepat mendapatkan perhatian dari para pimpinan terkait, termasuk Menko dan Menteri PU.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Cek Layanan dan Kebersihan Samsat Banda Aceh

“Semua bahan-bahan yang dibutuhkan telah kami siapkan, dan harapannya proses ini bisa mempercepat realisasi proyek-proyek pembangunan untuk Aceh, sehingga tahun ini dan tahun depan kita sudah bisa merasakan hasil dari pertemuan-pertemuan ini,” ujarnya.

Pertemuan yang turut juga menandakan komitmen Pemerintah Aceh dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Keberlanjutan dan sinergi antara Kemenko Infrastruktur dan Kementerian PU diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek pembangunan yang mendesak di wilayah Aceh.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Gelar Forum Konsultasi Publik RKPA 2026, Fokus pada Hilirisasi dan Industrialisasi SDA

Sementara, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nasib Faizal mengatakan, pihaknya telah menerima dokumen dari Pemerintah Aceh. “Dan sesuai arahan Menko, kita akan memprioritaskan realisasi penbangunan secepatnya di Aceh,” ujarnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Katibul Wali Pimpin Apel Pagi ASN Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe

Nasional

Kontrol Sore Lapas Labuha, Pastikan Keamanan WBP Tetap Kondusif

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Ramah Tamah dengan Kepala BNPB

Nasional

Dr. Alpi: Kemandirian Polri Bukan Hanya Kamtibmas, Tapi Juga Kamdagri sebagai Pilar Konstitusi

Berita

Kolaborasi PKK Aceh dan Roadshow ABC Edukasi Pengolahan Makanan Lezat dan Sehat 

Nasional

Durasi Puasa Ramadan Berbeda di Tiap Negara, dari 11 hingga 16 Jam Lebih

Daerah

Kak Na Ajak: Inovasi Penting untuk Bersaing di tingkat Global

Nasional

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11% di 2025, Tertinggi Sementara di G20