Home / Daerah

Rabu, 30 September 2026 - 10:44 WIB

Pemkab Pidie Targetkan Luas Tanam Padi Musim Rendeng 2026-2027 Capai 24.713 Hektare

REDAKSI

Pemkab Pidie targetkan luas tanam padi musim rendeng 2026-2027 capai 24.713 hektare dengan produksi 153 ribu ton gabah kering panen GKP.

Pemkab Pidie targetkan luas tanam padi musim rendeng 2026-2027 capai 24.713 hektare dengan produksi 153 ribu ton gabah kering panen GKP.

Banda Aceh — Pemerintah Kabupaten Pidie menargetkan luas tanam padi pada musim tanam rendeng 2026-2027 mencapai 24.713 hektare dengan perkiraan produksi 153 ribu ton gabah kering panen (GKP).

Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, di Pidie, Selasa (29/9/2026), mengatakan bahwa target tersebut harus didukung dengan berbagai langkah strategis, di antaranya pemenuhan pasokan air, penerapan teknologi, penguatan kelembagaan petani, dan optimalisasi gotong royong.

“Pemerintah daerah menargetkan luas tanam pada musim rendeng 2026-2027 mencapai 24.713 hektare. Dengan luas tanam tersebut, diperkirakan produksi gabah kering mencapai 153 ribu ton lebih,” katanya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Ajak Semua Pihak Sukseskan Rumah Gizi Gampong untuk Tekan Stunting

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, dalam rapat koordinasi turun sawah musim tanam rendeng 2026-2027 yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie.

Langkah Strategis dan Penguatan Petani

Menurut Wakil Bupati, kepastian pasokan air menjadi faktor utama agar para petani dapat menyesuaikan waktu pengolahan lahan, persemaian, hingga penanaman.

Pemerintah daerah, kata dia, juga akan memperkuat pendampingan melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie, para penyuluh, pengamat hama dan penyakit, serta pengawas benih tanaman sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  Bahaya Mengintai di Depan Jembatan Ulee Titi Krueng Raba, Lubang Jalan Ancam Pengendara

“Selain itu, kelembagaan petani harus diperkuat agar koperasi, kelompok tani, jaringan distribusi pupuk, dan penangkar benih dapat berfungsi optimal,” ujar Wakil Bupati Pidie.

Alzaizi juga mengungkapkan sejumlah langkah lain dalam pencapaian target tersebut, di antaranya gotong royong membersihkan jaringan irigasi, penguatan permodalan petani, serta pengendalian hama secara serentak.

Evaluasi Musim Tanam Gadu 2026

Wakil Bupati Pidie turut menyoroti penurunan luas tanam pada musim tanam gadu 2026 yang dipengaruhi oleh fenomena El Nino serta adanya perbaikan jaringan irigasi Tiro Truseb.

Baca Juga :  Gubernur Muzakir Manaf: Allah Menciptakan Kita untuk Menghamba PadaNya

“Kami meminta Balai Wilayah Sungai Sumatera I terus berkoordinasi dengan Pemkab Pidie agar rehabilitasi irigasi tidak mengganggu jadwal tanam,” tegas Alzaizi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie, Hasballah, menyampaikan bahwa produktivitas padi pada musim tanam gadu 2026 mencapai 6,2 ton per hektare dengan luas tanam terealisasi seluas 18.428 hektare.

“Angka itu masih di bawah luas baku sawah Pidie yang mencapai 24.784 hektare. Berdasarkan laporan penyuluh, penanaman padi terluas tercatat berada di Kecamatan Sakti, Kecamatan Indrajaya, dan Kecamatan Tangse,” ungkap Hasballah.

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Satgas Yonif 112/DJ Kodam Iskandar Muda gelar Karya Bakti di Wondenggobak Puncak Jaya

Daerah

Perkuat Kekompakan Jurnalis, PW IWO Aceh Gelar Family Day di Pantai Riting

Daerah

Peusijuek Awali Hari Pertama Sekolah Siswa SMA Negeri 1 Matangkuli Pascabanjir

Daerah

Penanganan Pascabencana di Aceh Tamiang Capai Progres Signifikan

Daerah

Dua Lumba-Lumba Terjebak di Tambak di Aceh Tamiang, Warga Bahu Membahu Selamatkan ke Laut

Daerah

Kodim 0107/Aceh Selatan Kodam IM Meriahkan Jalan Sehat HUT Bhayangkara ke-79

Daerah

Akses Blangkejeren–Takengon Lumpuh Total Akibat Longsor

Daerah

Bobby Nasution Targetkan Pengungsi Banjir dan Longsor di Sumut Tak Lagi Tinggal di Tenda Saat Ramadhan