Home / Daerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bahaya Mengintai di Depan Jembatan Ulee Titi Krueng Raba, Lubang Jalan Ancam Pengendara

REDAKSI

Kondisi lubang besar yang menganga di badan Jalan Nasional tepat di depan Jembatan Ulee Titi, Krueng Raba, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Rabu (1/7/2026). Lubang yang kerap tergenang air saat hujan ini telah memicu sejumlah kecelakaan dan mendesak untuk segera diperbaiki oleh pihak berwenang sebelum memakan korban jiwa. (Foto: Dok. Warga)

Kondisi lubang besar yang menganga di badan Jalan Nasional tepat di depan Jembatan Ulee Titi, Krueng Raba, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Rabu (1/7/2026). Lubang yang kerap tergenang air saat hujan ini telah memicu sejumlah kecelakaan dan mendesak untuk segera diperbaiki oleh pihak berwenang sebelum memakan korban jiwa. (Foto: Dok. Warga)

Aceh Besar — Pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di ruas Jalan Nasional depan Jembatan Ulee Titi, Krueng Raba, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar. Pasalnya, terdapat lubang besar di badan jalan yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara.

Lubang yang berada tepat di depan jembatan tersebut berukuran cukup besar, bahkan disebut hampir sebesar buah kelapa. Kondisinya semakin berbahaya saat hujan karena lubang tersebut tergenang air sehingga sulit terlihat oleh pengendara, terutama pengendara sepeda motor.

Baca Juga :  BNPB: 90 Persen Jalan Utama Aceh Tamiang Bersih dari Lumpur Banjir

Warga setempat mengaku sudah beberapa kali melihat pengendara motor terjatuh akibat roda kendaraan masuk ke lubang tersebut.

“Di situ lubangnya semakin dalam dan sering tergenang air saat hujan. Pengendara motor yang terjatuh kemungkinan tidak bisa mengendalikan kendaraan setelah rodanya masuk lubang. Seharusnya pemerintah segera memprioritaskan perbaikannya, jangan sampai menunggu ada korban jiwa,” kata M Juned, warga Lhoknga, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga :  Bantu Penyintas Banjir di Sawang Lazismu Aceh Utara Bagikan Ratusan Paket Berbuka

Menurut Juned, kondisi lubang yang terus melebar tanpa adanya tanda peringatan atau rambu-rambu berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari ketika jarak pandang pengendara terbatas.

Baca Juga :  DPRA Desak PLN Aceh Perbaiki Sistem Komunikasi Pemadaman Listrik

Ia berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius. Hingga saat ini, belum terlihat tindakan perbaikan dari pihak berwenang, sementara kondisi lubang disebut semakin membesar.

“Mungkin pemerintah menunggu ada yang meninggal dulu di jembatan ini baru diperbaiki,” ujar Juned.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Antar Bantuan Pemkot Mojokerto, Wali Kota Illiza Disambut Hangat Warga Aceh Utara

Daerah

Polres Pidie Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 32 Pasien dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Daerah

Gelombang Penolakan Pembatasan JKA Meluas, Spanduk Kritik Hiasi Sudut Kota Meulaboh

Daerah

PT PEMA Jalin Silaturahmi dan Sinergitas dengan POLDA Aceh

Daerah

Wagub Aceh Terbang ke Gayo Lues Salurkan Bantuan via Udara

Daerah

RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya Resmikan Layanan Cuci Darah untuk Pasien Gagal Ginjal

Daerah

Akses kenderaan Bireuen – Takengon masih Putus, Prajurit TNI bantu Warga lewati Jalur Alternatif

Daerah

Jaksa Geledah Kantor Camat Peusangan Bireuen