Home / Aceh

Kamis, 10 September 2026 - 18:25 WIB

Peran SPPG Harus Ditingkatkan sebagai Penyalur MBG

REDAKSI

Pekerja SPPG sedang menyiapkan makanan bergizi gratis. Foto: Humas BGN

Pekerja SPPG sedang menyiapkan makanan bergizi gratis. Foto: Humas BGN

Banda Aceh — Partai Bulan Bintang (PBB) Aceh mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program yang dinilai penting dalam meningkatkan kualitas gizi sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda Indonesia.

Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Aceh, Mismaruddin Sofyan, menilai program tersebut perlu terus dilanjutkan dan ditingkatkan, terutama dari sisi kualitas makanan, ketepatan sasaran, pengawasan serta pelaksanaannya di lapangan.

Menurutnya, MBG tidak semata-mata berkaitan dengan pemberian makanan gratis kepada anak-anak, tetapi juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  Pembina YJI Aceh Ziarah ke Makam HT Djohan

Karena itu, pelaksanaan program perlu dilakukan secara konsisten dengan memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar gizi dan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima.

Ia menyebut peran dapur SPPG perlu terus ditingkatkan dan mendapat evaluasi berkala demi mempertahankan program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto itu.

Mismaruddin juga mendorong agar evaluasi dilakukan secara berkala terhadap pelaksanaan MBG. Evaluasi penting untuk menemukan berbagai persoalan yang muncul sekaligus memperbaiki kekurangan yang masih terjadi.

Selain aspek gizi, pengawasan terhadap proses penyediaan dan distribusi makanan juga dinilai perlu diperkuat. Hal ini agar program yang menggunakan anggaran negara tersebut dapat berjalan secara efektif, transparan dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Bangladesh Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Aceh

PBB Aceh berpandangan bahwa keberhasilan MBG membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pemerintah daerah, tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, pelaku usaha hingga masyarakat.

Khusus di Aceh, pelaksanaan program tersebut juga diharapkan terus melibatkan potensi lokal, termasuk bahan pangan dan pelaku usaha masyarakat, sepanjang memenuhi standar keamanan dan kebutuhan gizi yang telah ditetapkan.

Mismaruddin menegaskan, setiap program pemerintah yang menyentuh kepentingan masyarakat luas perlu mendapatkan dukungan sekaligus pengawasan publik.

Baca Juga :  Peringati Hari Anak Nasional, Kak Na Ajak Anak Aceh Lestarikan Permainan Tradisional

“Dukungan diberikan agar program dapat berjalan, sementara pengawasan diperlukan untuk memastikan pelaksanaannya tetap berada pada tujuan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Dengan perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan, PBB Aceh menilai MBG dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun generasi yang lebih sehat, cerdas dan produktif.

“PBB Aceh berharap pemerintah tidak hanya mempertahankan keberlanjutan program tersebut, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pelaksanaannya berdasarkan hasil evaluasi dan kebutuhan masyarakat di setiap daerah,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh

Sawah Seluas 89.582 Hektare di Aceh Terdampak Banjir, Kerugian Capai Rp1,1 Triliun

Aceh

Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat untuk Menjaga Hutan dan Keseimbangan Alam Aceh

Aceh

Kapolda Aceh: Kehadiran Polri di Tengah Bencana Adalah Simbol Kehadiran Negara

Aceh

Jaga Marwah Wartawan, Muhammad Zairin Siap Dampingi dan Edukasi Anggota PWI Aceh

Aceh

Polda Aceh Salurkan Bantuan Beras untuk Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Aceh

Polda Aceh Berhasil Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara

Aceh

Hadiri Opening Ceremony HDA Ke-21, Kapolda Aceh Terima Penghargaan dari Gubernur

Aceh

Menentukan Arah Partai: 23 DPC Demokrat se-Aceh Siap Sukseskan Musda VI