Home / Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:56 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Kak Na Ajak Anak Aceh Lestarikan Permainan Tradisional

REDAKSI

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir mengajak anak-anak Aceh melestarikan permainan tradisional sebagai warisan Indatu saat mengunjungi salah satu booth kegiatan Puncak Hari Anak Nasional 2026 di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (25/7/2026).

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir mengajak anak-anak Aceh melestarikan permainan tradisional sebagai warisan Indatu saat mengunjungi salah satu booth kegiatan Puncak Hari Anak Nasional 2026 di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (25/7/2026).

Banda Aceh – Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, mengajak anak Aceh terus melestarikan berbagai permainan tradisional. Sebagai bagian dari menjaga warisan Indatu dan memupuk semangat berkompetisi serta menjalin kekompakan.

Imbauan tersebut disampaikan istri Gubernur Aceh itu, saat menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional tahun 2026, di halaman parkir Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Sabtu (25/7/2026).

“Permainan tradisional cenderung dimainkan oleh kelompok dan penuh dengan gerakan-gerakan. Hal ini tentu sangat baik dalam menjaga kebugaran anak, memupuk semangat kompetisi, menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi sportifitas,” ucap Kak Na, saat mengunjungi anjungan Forum Anak Kota Banda Aceh.

Pada kegiatan hari ini, booth Forum Anak Kota Banda Aceh menyediakan sejumlah permainan tradisional, mulai dari engklek, enggrang kayu enggrang batok, bakiak, ular tangga, lompat tali dan hulahop. Selain itu, booth ini juga menyediakan pohon harapan. Setiap anak yang menulis dan menempelkan harapannya di pohon tersebut akan mendapatkan bingkisan menarik.

Baca Juga :  Plt. Kadisdik Aceh: BLUD SMK yang Gagal Mandiri Selama 3 Tahun Akan Ditutup

Bak bernostalgia kenmasa kanak-kanak, Kak Na bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Meutia Juliana, sempat mencoba beberapa permainan tradisional di booth ini, mulai dari bakiak batok, engklek hingga lompat tali.

“Kami menyarankan para orang tua dan ananda semua untuk sejenak meninggalkan gawai dan lebih banyak berkumpul bersama teman sebaya dan bermain permainan tradisional. Dengan demikian, kekompakan dan semangat berkompetisi serta kekompakan ananda akan terjalin semakin baik. Selain itu, badan kita akan menjadi Ehat karena terus beraktifitas selama bermain,” imbau Kak Na.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh Buka Raker Pengawas SMA/SMK/SLB se-Aceh: Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Iman, Taqwa, dan Digitalisasi

Puncak peringatan Hari Anak Nasional 2026 juga diisi dengan sejumlah pertunjukan tari, lagi, musikalisasi puisi dan senintutur atau story telling yang di persembahkan oleh para siswa mulai dari tingkat TK zb SD, SMP hingga SMA. Kegiatan semakin meriah dengan pertunjukan marching Banda yang dipersembahkan oleh Marching Band Gita Handayani binaan Dinas Pendidikan Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Ketua bersama Staf Ahli TP PKK Aceh juga membagikan 4 unit sepeda kepada anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar.

Sejumlah booth dari Satuan Kerja Perangkat Aceh turut memeriah kegiatan hari ini, di antaranya booth Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang menyediakan fasilitas pembuatan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Indentitas Anak, Dinas Kelautan dan Perikanan menyediakan seribu paket bakso ikan gratis.

Baca Juga :  Polda Aceh Salurkan Bantuan Beras untuk Komunitas Ojol

Selanjutnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh menyediakan 3 unit mobil perpustakaan keliling lengkap dengan bahan bacaan dari berbagai disiplin ilmu. Dinas Sosial Aceh menyediakan fasilitas dukungan psikososial pasca bencana dan trauma healing

Peringan Hari Anak Nasional 2026 mengusung tema ‘Sayang Anak, Lindungj dan Bangun Masa Depan.’ Ketua TP PKK Aceh menegaskan, selama ini Pemerintah Aceh terus berupaya merumuskan program pembangunan yang ramah anak serta memberi ruang yang luas bagi anak untuk berkreasi dan mengembangkan bakat.

“Sesuai dengan upaya Pemerintah untuk mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045, Pemerintah Aceh tentu akan terus merumuskan dan menjalankan program pembangunan yang ramah anak, termasuk penanganan stunting, sosialisasi stop kekerasan pada anak, pernikahan usia anak dan bullying serta sejumlah program lainnya,” pungkas Kak Na. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Polda Aceh Apresiasi Peran Strategis Pers dalam Meredam Situasi saat Demo

Aceh

Pemerintah Aceh dan Kejati Aceh Teken Nota Kesepakatan Pidana Kerja Sosial ‎

Aceh

Serikat Pekerja Semen Andalas Salurkan Donasi bagi Korban Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Aceh

Aceh

Ketua PW IWO Aceh Ajak Insan Pers Perkuat Silaturahmi di Buka Puasa Bersama

Aceh

Malaysia Kirim 2 Ton Obat ke Aceh

Aceh

Satria Maulana Ajak Masyarakat Aceh Besar Gelar Shalat Istisqa, Respon Kemarau dan Krisis Air Irigasi

Aceh

Percepat Pengesahan Revisi UUPA, TTI Imbau Seluruh Elemen Aceh Lakukan Langkah Politik Bersama

Aceh

Terima Audiensi Pangdam IM dan Kajati, Kapolda Aceh: Momen Penting untuk Memperkuat Sinergisitas TNI-Polri dan Kejaksaan