Home / Daerah / Peristiwa / Polri

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:29 WIB

Polres Aceh Tenggara Berhasil Evakuasi Jenazah Korban Bencana di Sungai Alas

REDAKSI

Kutacane — Personel Polres Aceh Tenggara berhasil mengevakuasi sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Alas, Desa Aunan Sepakat, Kecamatan Ketambe, Selasa, 2 Desember 2025. Penemuan ini menambah daftar korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri menyampaikan bahwa penemuan jenazah tersebut bermula saat dua warga, pasangan suami-istri, sedang menangkap ikan menggunakan durung—alat tangkap tradisional—di Sungai Alas.

Baca Juga :  Lagi, Kodam IM Terima Penyerahan Dua Pucuk Senjata Sisa Konflik Dari Masyarakat

Ketika alat mereka diangkat, kata Yulhendri, keduanya terkejut melihat bagian kaki manusia tersangkut di dalam durung, dengan kondisi tubuh yang sudah rusak akibat terbawa arus dan mulai mengeluarkan bau tidak sedap.

“Usai menemukan, saksi langsung menuju Posko Bencana Polres Aceh Tenggara di Desa Aunan untuk melapor. Petugas yang sedang bertugas merespons cepat laporan tersebut dan melakukan tindakan lanjutan,” kata Yulhendri dalam rilisnya, Rabu, 3 Desember 2025.

Baca Juga :  Pj Bupati Iswanto Hadiri Paripurna Penetapan Pasangan Bupati - Wakil Bupati Aceh Besar Terpilih

Setibanya di lokasi, personel Polres langsung melakukan proses evakuasi dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi korban yang sudah tidak utuh. Sekira pukul 15.30 WIB, jenazah berhasil dibawa ke tepi sungai dan dievakuasi ke daratan untuk dibawa ke Posko dan selanjutnya dibawa ke RSUD H. Sahudin Kutacane..

Yulhendri juga menyampaikan bahwa jenazah tersebut diduga kuat merupakan korban yang terseret arus banjir bandang. Tidak tertutup kemungkinan korban berasal dari kuburan yang hanyut atau warga yang hilang namun belum terdata. Namun, hal tersebut masih akan diidentifikasi.

Baca Juga :  Amal Hasan Ajak Seluruh Stakeholder Dukung Safwandi-Muslem Bangun Aceh Jaya

“Mengingat identitas korban belum diketahui, kami berharap masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dapat segera menghubungi kepolisian atau RSUD H. Sahudin,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sekitar aliran sungai pascabanjir. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda mencurigakan atau informasi terkait orang hilang.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Polri

36 Personel Polresta Banda Aceh Terima Satyalancana Pengabdian dari Presiden

Daerah

Kak Na Ajak Penasehat Yayasan Nurjiwa Salurkan Bantuan ke Pedalaman Aceh Tamiang

Polri

Wakili Kapolda, Dua PJU Polda Aceh Hadiri Pelantikan Rektor USK

Daerah

Pj Wali Kota Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antara Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Harga

Daerah

Brigjen Ari Wahyu Widodo Jadi Pemateri pada Raker PLN UID Aceh

Daerah

IWATAN Temui PT. PGE, Sampaikan Aspirasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Polri

Bareskrim Ungkap Sindikat Phishing E-Tilang Palsu, Lima Tersangka Ditangkap

Polri

Polresta Banda Aceh Kini Miliki SPPG di Gampong Ateuk Jawo