Home / Berita

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Ruang Baca di Langsa Dorong Generasi Muda Tingkatkan Literasi

REDAKSI

Talkshow di kafe Langsa 3/10/2026 hadirkan penulis Ida Fitri dan jurnalis Mawaddah Ulya tekankan baca sebagai modal tulis dan olah informasi.

Talkshow di kafe Langsa 3/10/2026 hadirkan penulis Ida Fitri dan jurnalis Mawaddah Ulya tekankan baca sebagai modal tulis dan olah informasi.

LANGSA – Komunitas Ruang Baca mendorong generasi muda untuk meningkatkan minat membaca sebagai upaya memperkuat literasi dan kemampuan mengolah informasi di tengah derasnya arus informasi. Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan talkshow yang digelar di salah satu kafe di Kota Langsa pada Sabtu, 3 Oktober 2026 sore.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Ida Fitri selaku penulis dan Mawaddah Ulya sebagai jurnalis kehumasan. Keduanya membahas pentingnya membaca sebagai bagian dari proses membangun kemampuan berpikir, memahami informasi, hingga menghasilkan tulisan yang berkualitas.

Baca Juga :  Syech Muharram Tepati Janji, Mulai Sekarang Geuchiek Di Aceh Besar Bisa Terima Gaji Setiap Bulan

Ida Fitri menyatakan bahwa membaca merupakan salah satu cara penting bagi generasi muda untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan kemampuan literasi. Menurutnya, kebiasaan membaca juga menjadi modal utama bagi seseorang yang ingin menulis.

“Penulis membutuhkan referensi yang cukup agar gagasan yang dituangkan memiliki dasar informasi dan data yang kuat. Semakin banyak membaca, semakin banyak pula referensi yang dimiliki. Itu akan membantu ketika kita ingin menyampaikan sebuah gagasan melalui tulisan,” ujarnya.

Baca Juga :  TVRI Aceh Aktifkan Kembali Belasan Kontributor, Anggaran Kembali Cair

Ia menjelaskan bahwa kemampuan menulis tidak hanya berkaitan dengan bagaimana seseorang merangkai kata, melainkan juga perlu memahami persoalan yang dibahas agar tulisan yang dihasilkan tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Mawaddah Ulya menyampaikan bahwa membaca dapat menjadi kerangka awal dalam menyusun sebuah tulisan, memahami suatu persoalan, menemukan informasi yang relevan, sekaligus menentukan arah tulisan sebelum menuangkannya ke dalam bentuk karya tulis.

“Kebiasaan membaca juga membantu seseorang memperkaya kosakata, memahami cara menyusun informasi, serta mengembangkan gagasan secara lebih sistematis,” ungkapnya.

Baca Juga :  Akrab dan Ceria Halal bi Halal di Kediaman Pribadi Wagub Fadhlullah

Mawaddah menambahkan, membaca dan menulis adalah dua aktivitas yang saling berkaitan. Membaca memberikan bahan dan pengetahuan, sedangkan menulis menjadi sarana untuk mengolah serta menyampaikan kembali pengetahuan tersebut kepada orang lain.

Melalui talkshow ini, peserta mendapatkan ruang edukasi untuk meningkatkan budaya membaca sekaligus didorong agar lebih kritis dalam memahami dan mengolah informasi yang ditemui sehari-hari.***

Penulis Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Mualem Lantik Wakil Kepala BPKS Periode 2025-2030

Berita

Ketua Dekranasda Aceh Kukuhkan Pengurus Baru, Dorong Pelestarian Warisan Kerajinan Daerah

Aceh Besar

Aceh Besar Siap Tangani Sampah Idul Fitri 1446 H

Berita

Refleksi 20 Tahun Tsunami, Kapolda Aceh bersama Forkopimda Ziarah di Kuburan Massal Ulee Lheue

Berita

Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Ajak Masyarakat Berburu Berkah Ramadhan

Berita

Kodam IM Gelar Program “Jumat Berkah” untuk Masyarakat

Berita

Tim DVI Pusdokkes Polri Identifikasi Korban Laka Sungai di Aceh Tenggara

Berita

Satgas Anti Premanisme Polresta BNA, Amankan Pria Bertato di Lengan, Ini Penyebabnya