LANGSA – Komunitas Ruang Baca mendorong generasi muda untuk meningkatkan minat membaca sebagai upaya memperkuat literasi dan kemampuan mengolah informasi di tengah derasnya arus informasi. Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan talkshow yang digelar di salah satu kafe di Kota Langsa pada Sabtu, 3 Oktober 2026 sore.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Ida Fitri selaku penulis dan Mawaddah Ulya sebagai jurnalis kehumasan. Keduanya membahas pentingnya membaca sebagai bagian dari proses membangun kemampuan berpikir, memahami informasi, hingga menghasilkan tulisan yang berkualitas.
Ida Fitri menyatakan bahwa membaca merupakan salah satu cara penting bagi generasi muda untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan kemampuan literasi. Menurutnya, kebiasaan membaca juga menjadi modal utama bagi seseorang yang ingin menulis.
“Penulis membutuhkan referensi yang cukup agar gagasan yang dituangkan memiliki dasar informasi dan data yang kuat. Semakin banyak membaca, semakin banyak pula referensi yang dimiliki. Itu akan membantu ketika kita ingin menyampaikan sebuah gagasan melalui tulisan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan menulis tidak hanya berkaitan dengan bagaimana seseorang merangkai kata, melainkan juga perlu memahami persoalan yang dibahas agar tulisan yang dihasilkan tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Mawaddah Ulya menyampaikan bahwa membaca dapat menjadi kerangka awal dalam menyusun sebuah tulisan, memahami suatu persoalan, menemukan informasi yang relevan, sekaligus menentukan arah tulisan sebelum menuangkannya ke dalam bentuk karya tulis.
“Kebiasaan membaca juga membantu seseorang memperkaya kosakata, memahami cara menyusun informasi, serta mengembangkan gagasan secara lebih sistematis,” ungkapnya.
Mawaddah menambahkan, membaca dan menulis adalah dua aktivitas yang saling berkaitan. Membaca memberikan bahan dan pengetahuan, sedangkan menulis menjadi sarana untuk mengolah serta menyampaikan kembali pengetahuan tersebut kepada orang lain.
Melalui talkshow ini, peserta mendapatkan ruang edukasi untuk meningkatkan budaya membaca sekaligus didorong agar lebih kritis dalam memahami dan mengolah informasi yang ditemui sehari-hari.***
Penulis Hidayat. S
Editor: Dahlan









