Home / Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:04 WIB

Satgas Yonif 112/DJ Perkuat Ketahanan Pangan Warga di Tinggi Nambut Papua Tengah

Redaksi

Personel Satgas Yonif 112/DJ Pos Tinggi Nambut bersama warga Distrik Tinggi Nambut mengolah lahan pertanian sebagai upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Papua Tengah.(22/01/2026)

Personel Satgas Yonif 112/DJ Pos Tinggi Nambut bersama warga Distrik Tinggi Nambut mengolah lahan pertanian sebagai upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Papua Tengah.(22/01/2026)

Puncak Jaya – Satuan Tugas (Satgas) Yonif 112/DJ Pos Tinggi Nambut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di wilayah penugasan. Melalui kegiatan pertanian terpadu, personel TNI bersama masyarakat setempat mengoptimalkan lahan milik warga dengan menanam berbagai jenis tanaman kebutuhan pokok di Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Kamis (22/1/2026).

Program ketahanan pangan ini dilaksanakan secara gotong royong bersama kelompok masyarakat di sekitar pos. Selain bertujuan meningkatkan ketersediaan bahan pangan lokal, kegiatan ini juga diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Bunda PAUD Aceh Perkuat Sinergi Pendidikan Anak Usia Dini dengan Dirjen PAUD Kemendikbudristek

Sejak tahap awal, personel Satgas Yonif 112/DJ Pos Tinggi Nambut terlibat aktif dalam seluruh proses pengelolaan lahan. Mulai dari pembukaan dan pengolahan tanah, pembibitan, penanaman, perawatan tanaman, pemberian pupuk, hingga persiapan menjelang masa panen raya. Pendampingan ini dilakukan secara berkesinambungan agar masyarakat dapat memahami teknik bercocok tanam yang baik dan hasil pertanian dapat optimal.

Komandan Pos Tinggi Nambut Satgas Yonif 112/DJ menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kosong milik masyarakat menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan di daerah pedalaman Papua. “Dengan memanfaatkan lahan yang ada, kita berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Baca Juga :  Wagub : Bandara SIM Gerbang Pendongkrak Ekonomi Aceh 

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menyukseskan program pemerintah. Kehadiran Satgas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Masyarakat Distrik Tinggi Nambut menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan pendampingan dan semangat yang diberikan oleh personel Satgas Yonif 112/DJ. Melalui kerja sama ini, diharapkan hasil pertanian dapat terus meningkat dan menjadi sumber pangan serta penghasilan tambahan bagi warga setempat.

Baca Juga :  Divhumas Polri Gelar Apel Kesiapsiagaan dalam Rangka Operasi Ketupat 2025

Dengan adanya program ketahanan pangan ini, Satgas Yonif 112/DJ Pos Tinggi Nambut optimistis dapat berkontribusi dalam menciptakan kemandirian pangan di wilayah Papua Tengah. Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional hingga ke daerah terpencil, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

7 Nelayan Dibebaskan Otoritas Myanmar, Isak Tangis Saat Tiba di Bandara Kualanamu

Hukum

Polisi Amankan Lima Penyebar Hoaks Naiknya Air Laut saat Musibah Banjir, Masyarakat Diimbau tetap Tenang

Nasional

Gubernur Mualem Minta Revisi UUPA Sesuai MoU Helsinki

Nasional

Kibarkan Bendera Merah Putih, Satgas Yonif 112/DJ Dan Masyarakat Wujudkan Cinta Tanah Air di Puncak Jaya

Berita

Bertemu Penasehat DWP, Marlina Muzakir minta Penguatan Dukungan terhadap UMKM dan Produk Kreatif Aceh

Aceh

Tim Catur Aceh Raih 4 Medali di PORNAS Korpri 2025, Capaian Terbanyak dari Ajang Sebelumnya

Nasional

Wagub Aceh Bahas Rencana Investasi dengan Dubes UEA

Nasional

Sido Muncul Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh