Home / Pemko Banda Aceh

Minggu, 26 April 2026 - 12:07 WIB

Sirene Dibunyikan Besok, Warga Banda Aceh Diajak Ikut Simulasi Kesiapsiagaan Bencana

REDAKSI

Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal mengimbau warga mengikuti simulasi saat sirene Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 dibunyikan pukul 10.00 WIB sebagai bentuk latihan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal mengimbau warga mengikuti simulasi saat sirene Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 dibunyikan pukul 10.00 WIB sebagai bentuk latihan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 yang akan dilaksanakan pada Minggu (26/4/2026). Momentum ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, dalam imbauannya menyampaikan bahwa pada pukul 10.00 WIB akan dibunyikan sirene sebagai tanda dimulainya simulasi kesiapsiagaan. Ia menegaskan bahwa suara sirene tersebut bukanlah tanda keadaan darurat yang sesungguhnya, melainkan bagian dari latihan bersama guna melatih respons cepat masyarakat saat menghadapi situasi bencana.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Lepas Jamaah Umroh Penerbangan Perdana Lion Air Aceh-Jeddah

“Tidak perlu panik. Ini hanyalah latihan, namun penting untuk kita sikapi dengan serius. Kita ingin masyarakat terbiasa merespons dengan cepat dan tepat saat sirene berbunyi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Illiza juga mengajak warga untuk melakukan evakuasi mandiri sederhana, seperti segera menuju titik aman terdekat, baik itu ruang terbuka, tempat tinggi, maupun lokasi yang telah ditetapkan sebagai jalur evakuasi. Langkah ini diharapkan mampu membangun refleks kesiapsiagaan di tengah masyarakat, sehingga ketika bencana benar-benar terjadi, kepanikan dapat diminimalisir.

Baca Juga :  Tiga Hari di Aceh Tamiang, Wali Kota Illiza Antar Bantuan Hingga Tembus Daerah Terisolasi

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa Banda Aceh merupakan wilayah yang memiliki sejarah panjang terkait bencana alam, sehingga kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga menjadi kunci dalam menciptakan kota yang tangguh terhadap bencana.

Selain itu, peringatan ini juga sejalan dengan semangat kampanye nasional #SiapUntukSelamat yang menekankan pentingnya edukasi kebencanaan sejak dini. Dengan adanya simulasi ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langkah-langkah penyelamatan diri secara nyata.

Baca Juga :  Banda Aceh Dapat Fasilitas Digitalisasi Dashboard SMP, Illiza Hadiri Rakor Nasional Pendidikan 2026

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini dapat menjadi langkah konkret dalam membangun budaya sadar bencana. Dengan kesiapan yang terus dilatih, diharapkan Banda Aceh dapat menjadi kota yang semakin tangguh, responsif, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa depan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Gelar Apel Rutin Gabungan Tekankan Disiplin dan Integritas ASN Pasca Idul Fitri

Daerah

Wujudkan Solidaritas APEKSI, Wali Kota Banda Aceh Antar Donasi Warga Surabaya dan Kalimantan ke Lhokseumawe-Langsa

Pemko Banda Aceh

Kolaborasi Pemko dan UPTD PPA Hadirkan Ruang Layanan Baru Samsat di MPP Banda Aceh 

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gayo Lues, Tekadkan Solidaritas Antar Daerah

Pemko Banda Aceh

Pelantikan 7 Ketua TP-PKK Kecamatan, Illiza: Jadikan PKK sebagai Mitra Strategis Pemerintah 

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Beutong Ateuh Benggalang

Pemko Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh Bagikan Daging Meugang untuk Penyandang Disabilitas

Berita

Diskominfotik Banda Aceh Kolaborasi dengan Diskominsa Aceh dan BPS, Tingkatkan Kualitas Data dan Program