Home / Pemerintah

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:07 WIB

Tak Patah Arang, Satgas Bencana Baitul Mal Aceh Terus Bersihkan Dayah dan Sekolah di Aceh Tamiang

Redaksi

Tim Satgas Bencana Baitul Mal Aceh bersama warga melakukan pembersihan lumpur dan sisa material banjir di salah satu dayah dan sekolah di Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.(18/01/2026).

Tim Satgas Bencana Baitul Mal Aceh bersama warga melakukan pembersihan lumpur dan sisa material banjir di salah satu dayah dan sekolah di Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.(18/01/2026).

Aceh Tamiang — Semangat kemanusiaan Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana Baitul Mal Aceh tak surut meski dihadapkan pada medan berat dan sisa dampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Tak patah arang, tim ini terus melanjutkan aksi pembersihan ke berbagai dayah (pesantren) hingga sekolah-sekolah di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan keagamaan.

Kegiatan pembersihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana, khususnya untuk memastikan aktivitas belajar mengajar di lembaga pendidikan dapat kembali berjalan normal. Sejumlah fasilitas pendidikan yang terdampak banjir terlihat dipenuhi lumpur, sampah, dan sisa material yang terbawa arus, sehingga membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.

Baca Juga :  BREAKING NEWS, Pelantikan Kepala Daerah Diundur antara 18-20 Februari, Tito Karnavian: Ini Penyebabnya

Tim Satgas Bencana Baitul Mal Aceh bergerak sejak pagi hari dengan membawa peralatan kebersihan seperti sekop, cangkul, mesin pompa air, serta alat pelindung diri. Mereka menyasar ruang kelas, asrama santri, mushalla, hingga halaman sekolah dan dayah yang sebelumnya terendam banjir.

Koordinator Satgas Bencana Baitul Mal Aceh menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana. Pendidikan, menurutnya, tidak boleh terhenti terlalu lama hanya karena musibah alam.

Baca Juga :  DPRA Akan Layangkan Surat Ke Polda Aceh Untuk Klarifikasi Kasus Pokja BPBJ

“Dayah dan sekolah adalah tempat lahirnya generasi masa depan Aceh. Karena itu, kami berkomitmen untuk membantu memulihkan fasilitas pendidikan agar anak-anak dan santri dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman,” ujarnya.

Aksi gotong royong tersebut turut melibatkan unsur masyarakat setempat, pengelola dayah, para guru, serta relawan lokal. Sinergi ini mempercepat proses pembersihan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat yang terdampak.

Pihak pengelola dayah dan sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Baitul Mal Aceh. Mereka menilai kehadiran Satgas Bencana memberikan harapan baru, khususnya bagi para santri dan siswa yang sempat terganggu aktivitas belajarnya akibat bencana.

Baca Juga :  Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Luncurkan Program SAPA untuk Serap Aspirasi Warga

Selain melakukan pembersihan, Satgas Bencana Baitul Mal Aceh juga melakukan pendataan terhadap kerusakan fasilitas pendidikan sebagai bahan laporan dan pertimbangan untuk tindak lanjut bantuan ke depan.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Baitul Mal Aceh kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pengelola dana umat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat Aceh menghadapi dan bangkit dari berbagai bencana.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

DPRA Sambut KPK RI Dalam Rapat Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran APBD

Aceh Besar

Ratusan Guru Aceh Besar Ikuti Seminar How To Be A Great Teacher 

Aceh Besar

Asisten I Sekdakab Aceh Besar Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMK 1 Muhammadiyah Aceh 

Pemerintah

ASN Dishub Aceh Sumbang 59 Kantong Darah, Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik Lewat Desk PPID

Daerah

Wakili Pj Gubernur Aceh, Plh Kepala DLHK Aceh Wisudakan Siswa Sekolah Jurnalis Lingkungan

Aceh

Pemerintah Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Perubahan APBA 2025 di DPR Aceh

Aceh

Ikuti SOTK Baru, 610 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemerintah Aceh Dikukuhkan