Home / Tni-Polri

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:19 WIB

TNI Tuntaskan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Meunasah Krueng, Akses Warga kembali Normal

REDAKSI

Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc., saat memotong pita (atau menandatangani prasasti) sebagai tanda diresmikannya Jembatan Perintis Garuda di Desa Meunasah Krueng, Peudada, Senin (16/3/2026).

Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc., saat memotong pita (atau menandatangani prasasti) sebagai tanda diresmikannya Jembatan Perintis Garuda di Desa Meunasah Krueng, Peudada, Senin (16/3/2026).

Bireuen – Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc., secara resmi membuka penggunaan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Senin (16/3/2026). Peresmian jembatan tersebut menjadi momentum penting dalam meningkatkan konektivitas serta memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah, khususnya terkait akses transportasi yang sebelumnya terhambat akibat rusaknya jalur penghubung antar desa. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat, baik dalam bidang pertanian, perdagangan, pendidikan, maupun kegiatan sosial lainnya.

Jembatan Perintis Garuda yang dibangun oleh personel gabungan dari Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 837/Ksatria Trunojoyo, Batalyon Infanteri 113/JS, Yonzipur 16/Dhika Anoraga, serta personel Kodim 0111/Bireuen, memiliki panjang jembatan mencapai 170 meter, dengan lebar jembatan 1,2 meter, melintasi sungai dengan lebar sekitar 140 meter. Pembangunan jembatan tersebut kini telah mencapai 100 persen dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Pangdam IM Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 61 Pamen Kodam IM Periode Oktober 2025

Kegiatan peresmian jembatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Peudada, para tokoh masyarakat, aparatur desa, serta warga sekitar yang tampak antusias menyambut hadirnya jembatan yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dandim 0111/Bireuen Letkol Arh Luthfi Novriadi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan warga. Menurutnya, keberadaan infrastruktur seperti jembatan sangat penting dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Dengan adanya Jembatan Perintis Garuda ini, diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, memperlancar mobilitas warga antar desa, serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Peudada,” ujar Dandim.

Ia juga menegaskan bahwa TNI melalui satuan kewilayahan akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan rakyat. Hal tersebut sejalan dengan salah satu tugas TNI dalam operasi militer selain perang, yaitu membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan di wilayah.

Baca Juga :  Bupati Armia Pahmi: Tidak Terekspose Bukan Berarti Saya Tidak Bergerak

Sebelumnya, jembatan penghubung antara Desa Meunasah Krueng dan Desa Ara Bungoen mengalami kerusakan akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025 lalu. Kondisi tersebut menyebabkan akses transportasi masyarakat menjadi terputus dan cukup sulit dilalui, terutama ketika kondisi cuaca kurang bersahabat.

Akibatnya, aktivitas masyarakat, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian dan menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari, sempat mengalami kendala. Oleh karena itu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi solusi penting bagi masyarakat setempat untuk kembali mendapatkan akses transportasi yang aman dan memadai.

Salah seorang warga setempat, Heri, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas diresmikannya jembatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Perintis Garuda sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Jalin Keakraban dan Kebersamaan, Jajaran Satgas Puncak Jaya Adakan Pertandingan ‎

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang telah membantu membangun jembatan ini. Sekarang masyarakat sudah lebih mudah melintas dan membawa hasil pertanian. Semoga jembatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga,” ungkapnya.

Masyarakat berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda tidak hanya menjadi sarana penghubung antar desa, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan wilayah serta mempererat hubungan sosial antar masyarakat.

Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda ini, diharapkan dapat menjadi sarana pendukung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah Kabupaten Bireuen. Ke depan, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Editor: redaksi

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah, Yuk Ramaikan Bhayangkara Run 2025! 

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Bangun Rumah Baca Untuk Mencerdaskan Anak – Anak Papua

Berita

Polda Aceh Bangun Gudang Ketahanan Pangan Berkapasitas Seribu Ton

Daerah

Kapolda Aceh Dampingi Menhan, Mendagri, dan Panglima TNI Tinjau Banjir di Pidie Jaya

Sosial

Ratusan Prajurit dan Persit Kodam Iskandar Muda Gelar donor darah

Pemerintah

Mayjen TNI Niko Fahrizal Dukung Penuh Rencana Pembangunan Batalyon Teritorial di Wilayah Kodam IM

Tni-Polri

Bantuan Kemanusiaan Ibu KETUM Persit KCK Tiba di Wilayah Terdampak Banjir Aceh

Nasional

Sambut Tahun Baru 2026, Dansatgas Yonif 112/DJ Gelar Pertandingan Di Puncak Jaya