Home / Daerah

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:58 WIB

Umi Mujahidah, Istri Almarhum Tu Min Blang Bladeh, Wafat

Redaksi

Almarhumah Umi Mujahidah, istri almarhum Teungku Muhammad Amin (Tu Min) Blang Bladeh, sosok pendamping ulama yang setia dan penuh keteladanan.(18/01/2026).

Almarhumah Umi Mujahidah, istri almarhum Teungku Muhammad Amin (Tu Min) Blang Bladeh, sosok pendamping ulama yang setia dan penuh keteladanan.(18/01/2026).

Bireun – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Bireuen. Umi Mujahidah binti Teungku Husin, istri dari almarhum Teungku Muhammad Amin atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tu Min Blang Bladeh, meninggal dunia pada Ahad, 18 Januari 2026.

Almarhumah mengembuskan napas terakhir pada pukul 16.10 WIB, meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas, khususnya kalangan dayah dan santri yang mengenalnya sebagai sosok pendamping ulama penuh keteladanan.

Umi Mujahidah dikenal sebagai istri setia dari Abu Muhammad Amin (Tu Min), seorang ulama kharismatik yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri dalam syiar dan pendidikan Islam di Aceh, khususnya melalui Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Apresiasi Presiden Prabowo: Aspirasi Warga Aceh Didengar, Polemik Empat Pulau Berakhir

Selama puluhan tahun, almarhumah senantiasa mendampingi suaminya dalam perjuangan dakwah dan pengabdian kepada umat. Peran Umi Mujahidah tidak hanya terbatas di lingkungan keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam kehidupan dayah, baik dalam mendukung aktivitas pendidikan, pembinaan santri, maupun pelayanan sosial keagamaan.

Tu Min dan Umi Mujahidah melangsungkan pernikahan pada tahun 1964 di Bireuen. Dari pernikahan yang penuh keteladanan tersebut, Allah SWT menganugerahkan enam orang putra dan putri, yakni: Khairiyah Faridah, Amirullah Syahirman, Haidar Syahminar, Muhammad, Khadijatul Mutsanna, dan Marhaban Isyatul Mardhiah.

Baca Juga :  Kunjungi RSBM, Kak Na Belajar Membaca dan Menulis Qur’an Braille

Kepergian Umi Mujahidah juga menjadi pengingat akan sosok almarhum Tu Min yang wafat lebih dahulu pada 27 September 2022. Sejak kepergian sang ulama, Umi Mujahidah tetap dikenang sebagai figur ibu yang sabar, rendah hati, serta konsisten menjaga nilai-nilai keilmuan dan keikhlasan yang telah diwariskan suaminya.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Tinjau Waduk Tui Geulumpang

Masyarakat Bireuen mengenal almarhumah sebagai pribadi yang sederhana, lembut, dan penuh kasih sayang. Kehadirannya menjadi sumber ketenangan bagi keluarga besar dayah dan warga sekitar Blang Bladeh.
Kepergian Umi Mujahidah meninggalkan jejak keteladanan yang mendalam.

Doa dan ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan peran besarnya dalam mendampingi perjuangan seorang ulama besar Aceh.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolda Panen 24,5 Ton Jagung pada Kuartal III di Aceh Jaya

Daerah

Bantu Penyintas Banjir di Sawang Lazismu Aceh Utara Bagikan Ratusan Paket Berbuka

Daerah

Kasad Kunjungi Sekolah Terdampak Banjir di Bener Meriah dan Bagikan Perlengkapan bagi Murid

Daerah

Ipda M Safi’i Buatkan Kaki dan Tangan Palsu Gratis bagi Masyarakat Membutuhkan

Daerah

DPR RI Minta Pemerintah Pusat Evaluasi Kinerja Bupati Bireuen Terkait Lambannya Penanganan Pascabencana

Aceh Besar

Peringati Hari Lingkungan Hidup dan Sambut Idul Adha, DLH Aceh Besar Bersihkan Lingkungan Masjid Al-Munawwarah Kota Jantho

Daerah

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Ketambe

Daerah

Masih tertutup lumpur, Prajurit Yonif 115/ML bersihkan SDN 04 Kuala Simpang