Home / Pemerintah Aceh

Sabtu, 21 Maret 2026 - 15:11 WIB

Wagub Pastikan Shalat Ied Presiden Berjalan Lancar di Aceh

REDAKSI

Persiapan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Aceh, termasuk Shalat Idul Fitri dan silaturahmi dengan masyarakat terdampak bencana. Pemprov Aceh dan pemerintah pusat pastikan kesiapan teknis dan nonteknis, Sabtu 21/03/2026.

Persiapan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Aceh, termasuk Shalat Idul Fitri dan silaturahmi dengan masyarakat terdampak bencana. Pemprov Aceh dan pemerintah pusat pastikan kesiapan teknis dan nonteknis, Sabtu 21/03/2026.

Aceh  — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, melakukan pengecekan lapangan sekaligus memimpin rapat koordinasi terkait persiapan kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto, ke Aceh, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan ini difokuskan untuk memastikan kesiapan sejumlah agenda utama Presiden selama berada di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang, agar berjalan optimal, terkoordinasi, dan tanpa hambatan berarti.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Bupati Aceh Tamiang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menjadi bagian dari konsolidasi lintas sektor guna memastikan kesiapan teknis dan nonteknis di lapangan.

Baca Juga :  Peringati Haornas, Wagub Fadhlullah Apresiasi Pelaku Olahraga

Rapat koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah dan Forkopimda membahas secara rinci rencana pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang dijadwalkan berlangsung di Masjid Darussalam Aceh Tamiang. Agenda tersebut direncanakan menjadi salah satu rangkaian utama kunjungan Presiden di wilayah tersebut.

Selain pelaksanaan Shalat Id, Presiden juga diagendakan untuk bersilaturahmi dan melakukan ramah tamah dengan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan hunian sementara (huntara) sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :  Pj Gubernur Aceh Tinjau Verifikasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Kuta Baro dan Montasik

Wakil Gubernur Aceh menegaskan bahwa kunjungan Presiden ini merupakan momentum strategis yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pemangku kepentingan daerah.

“Seluruh pihak harus memastikan kesiapan secara menyeluruh, baik dari sisi fasilitas, pelayanan, maupun koordinasi lapangan, sehingga kunjungan Presiden berjalan lancar dan memberi kesan positif bagi masyarakat,” ujar Fadhlullah.

Senada dengan itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya perencanaan yang detail dan terukur, termasuk aspek teknis pelaksanaan, pengamanan, serta kenyamanan masyarakat yang akan mengikuti rangkaian kegiatan.

Baca Juga :  Lenggok Krueng Teunom Mengalun Menghantar Pj Gubernur Safrizal Menuju Ceuraceu Embun

“Koordinasi harus solid. Setiap detail perlu diperhatikan, mulai dari pengamanan hingga alur kegiatan, agar seluruh agenda Presiden dapat terlaksana dengan baik,” tegas Tito.

Pemerintah Aceh bersama pemerintah pusat saat ini terus melakukan pemantauan intensif dan penguatan koordinasi lintas sektor. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian kunjungan Presiden dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat pascabencana.

Editor: redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Mualem Tinjau Abrasi Parah di Lhok Puuk Aceh Utara: Kondisi Darurat, 38 Rumah Hilang Tanpa Jejak

Berita

Mualem Sambut Kepala BP Haji, Usulkan Penambahan Kuota Haji dan Penerbangan Umrah Langsung dari Aceh

Pemerintah Aceh

Fadhlullah Minta Kepala BNPB RI Prioritaskan Aceh

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2, Pastikan Penanganan Korban Menjadi Prioritas

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Resmi Buka Musrenbang RPJM Aceh 2025–2029

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim serta Penyandang Disabilitas

Internasional

Gubernur Mualem Paparkan Potensi Investasi di Forum ASEAN–Tiongkok

Pemerintah Aceh

Beasiswa Manaaki New Zealand 2026 Dibuka, Kesempatan Emas Generasi Aceh Kuliah di Luar Negeri