Home / Aceh / Daerah

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:06 WIB

Wali Nanggroe Hadiri Peresmian Pabrik Karet Pertama di Aceh

REDAKSI

Wali nanggroe Aceh beserta gubernur Aceh dan Direktur utama Arsari group Hashim Sujono Djojohadikusumo dalam peresmian pabrik karet pertama di Aceh.Selasa,8/7/2025 (Foto:Dok.Humas Wali Nanggroe Aceh)

Wali nanggroe Aceh beserta gubernur Aceh dan Direktur utama Arsari group Hashim Sujono Djojohadikusumo dalam peresmian pabrik karet pertama di Aceh.Selasa,8/7/2025 (Foto:Dok.Humas Wali Nanggroe Aceh)

Aceh Barat – Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haythar menghadiri peresmian pabrik karet remah PT Potensi Bumi Sakti di Desa Glee Siblah, Kecamatan Woyla, Aceh Barat, Selasa 8 Juli 2025.

Peresmian dilakukan secara simbolis bersama Direktur Utama Arsari Group Hashim Sujono Djojohadikusumo PYM Wali Nanggroe dan Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf.

Turut hadir Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Ketua DPRA Zulfadhli, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal, Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko, Kajati Aceh Yudi Triadi, Kabinda Aceh, Katibul Wali Abdullah Hasbullah, Staf Khusus Wali Dr. Muhammad Raviq serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.

Baca Juga :  Puncak Arus Balik, Pangdam IM Imbau Masyarakat Utamakan Keselamatan

Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris menyatakan, dalam kesempatan tersebut, Wali Nanggroe menyampaikan apresiasi atas pembangunan pabrik ini karena akan mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh dan membuka peluang kerja bagi masyarakat. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam mengelola potensi sumber daya alam Aceh secara berkelanjutan.

“Kehadiran pabrik ini menjadi langkah penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Aceh, terutama petani karet, agar memiliki nilai tambah dan akses pasar yang lebih baik,” ujar Wali Nanggroe.

Direktur Utama Arsari Group, Hashim Sujono Djojohadikusumo, menjelaskan pabrik tersebut menggunakan mesin berkapasitas tinggi dengan target produksi 2.500 ton karet kering per bulan. Dengan kapasitas mesin terpasang sebesar 5 ton karet kering per jam atau 10 ton karet basah per jam, pabrik ini akan mengolah hingga 100 ton karet kering per hari atau sekitar 30.000 ton per tahun.

Baca Juga :  Percepat Penurunan Stunting, Ini yang Dilakukan Pemkab Aceh Besar

“Nanti akan menghasilkan 2.500 ton karet kering setiap bulan. Kalau bahan baku cukup, kita akan ekspansi line kedua, dan hasilnya bisa berlipat ganda,” ujar Hashim.

Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 25 hektare ini diharapkan dapat memperkuat industri hilir karet di Aceh dan menjadi lokomotif ekonomi baru di Aceh Barat, sejalan dengan visi Wali Nanggroe dalam memajukan kemandirian ekonomi Aceh melalui penguatan sektor industri berbasis potensi daerah.

Baca Juga :  Jufrizal dan Masrizal Wakili PWI Aceh Besar di Konkerprov PWI Aceh

Hashim juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berbincang dengan Wali Nanggroe terkait upaya penguatan sektor pertanian di Aceh. Menurutnya, Wali Nanggroe memiliki visi agar Aceh memiliki pabrik pengolahan gabah sehingga hasil petani Aceh tidak lagi harus diolah di provinsi lain.

“Saya sempat berbincang dengan Wali Nanggroe, dan visi kita sama. Wali Nanggroe ingin bagaimana agar pabrik pengolah gabah bisa berdiri di Aceh, agar hasil dari petani Aceh tidak diolah di provinsi sebelah. Insya Allah ke depan kita akan usahakan untuk membangun pabrik gabah di Aceh, dan saya akan berusaha mewujudkan cita-cita Pak Wali,” ujar Hashim.[]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Empat Siswa Aceh Raih Prestasi Nasional di FLS3N, Plt. Kadisdik Aceh: Ini Bukti Anak Kita Mampu Bersaing

Daerah

Kebersamaan Polri dengan Ojol, Shalat Ghaib, Konvoi Hingga Penggalangan Dana

Aceh

Presiden dan Kapolri Tiba di Aceh: Tinjau Lokasi Banjir dan Pemasangan Jembatan Bailey di Bireuen

Daerah

Mualem Tinjau Abrasi Parah di Lhok Puuk Aceh Utara: Kondisi Darurat, 38 Rumah Hilang Tanpa Jejak

Daerah

Gagalkan Transaksi Narkoba, Polres Aceh Tamiang Ringkus Satu Tersangka dan Kokain Dua Kilogram

Daerah

Bupati Aceh Besar Hadiri Pelantikan Wali Kota Sabang

Aceh

Penerimaan DBH Migas Aceh Timur Dinilai Masih Kecil, BPMA Cari Solusi

Daerah

Gubernur Aceh Lantik Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah