Home / Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:27 WIB

Waspada Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi dan Abaikan Pesan Hoax

Redaksi

Caption Foto: Bank Aceh Syariah mengimbau seluruh nasabah untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok undian berhadiah dan menjaga kerahasiaan data pribadi demi keamanan transaksi perbankan.(20/01/2026).

Caption Foto: Bank Aceh Syariah mengimbau seluruh nasabah untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok undian berhadiah dan menjaga kerahasiaan data pribadi demi keamanan transaksi perbankan.(20/01/2026).

Aceh – Sehubungan dengan maraknya upaya penipuan yang mengatasnamakan PT Bank Aceh Syariah baik berupa iming-iming hadiah Gebyar Bank ataupun Undian Berhadiah Bank Aceh, manajemen Bank Aceh secara resmi mengeluarkan menghimbau kepada seluruh nasabah untuk senantiasa waspada terhadap berbagai modus operandi hoax yang beredar melalui media sosial, aplikasi pesan singkat, maupun telepon seluler.

Belakangan ini, ditemukan sejumlah akun palsu dan pesan berantai yang menjanjikan hadiah dengan syarat mudah yang mencatut nama Bank Aceh. Hal ini merupakan upaya phishing atau penipuan yang bertujuan untuk mencuri data pribadi dan saldo rekening nasabah.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas melalui Sekretariat Perusahaan Bank Aceh Ilham Novrizal, menegaskan bahwa keamanan dana dan data nasabah adalah prioritas utama perbankan. Namun, keamanan tersebut memerlukan kolaborasi aktif dari sisi nasabah.

Baca Juga :  Ketua PKK Aceh Dukung Pembentukan Koperasi Desa di Gampong Crueng, Pidie

“Kami mengamati adanya peningkatan upaya penipuan digital yang semakin canggih. Pelaku seringkali menggunakan identitas palsu yang sangat mirip dengan identitas resmi Bank Aceh untuk mengelabui masyarakat. Kami mengimbau dengan sangat agar nasabah jangan pernah memberikan data sensitif kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai karyawan bank,” ujar Ilham.

Lebih lanjut, Ilham menekankan bahwa Bank Aceh tidak pernah meminta informasi rahasia melalui saluran yang tidak resmi.
“Perlu diingat bahwa Bank Aceh tidak pernah meminta PIN, Password, kode OTP melalui media sosial maupun telepon. Jika ada yang meminta data tersebut, kami pastikan itu adalah hoax dan upaya penipuan. Segera abaikan dan laporkan melalui kanal resmi kami,” tegasnya.

Baca Juga :  Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional

Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat modus utama yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan yaitu informasi mengenai pemenang undian berhadiah yang mengharuskan nasabah memberikan data akun atau membayar biaya administrasi tertentu serta akun-akun yang menggunakan logo Bank Aceh proaktif menghubungi nasabah melalui pesan pribadi.

Bank Aceh memberikan panduan bagi nasabah agar terhindar dari kerugian finansial diantaranya pastikan nasabah hanya berinteraksi dengan akun media sosial resmi Bank Aceh, jangan pernah membagikan kode OTP (One-Time Password) kepada siapa pun. Kode ini adalah kunci akses terakhir ke rekening nasabah.
Selalu gunakan aplikasi Action Mobile Banking yang diunduh langsung dari Google Play Store atau Apple App Store dan hindari mengklik tautan dari nomor tidak dikenal yang mengarahkan pada pengisian data pribadi.

Baca Juga :  Aceh Catat Investasi Rp4,16 Triliun pada Triwulan III 2025

Untuk mendapatkan informasi yang akurat dan melakukan pengaduan, nasabah dapat menghubungi Contact Center: 1500845 dan Website Resmi: www.bankaceh.co.id

“Bank Aceh terus berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan siber kami secara berkelanjutan. Kami mengajak seluruh nasabah untuk berkomitmen dalam menjaga keamanan finansial di era digital ini,” tutup Ilham.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Rasa Manis dari Ujung Negeri: Kisah Cokbang, Simbol Kebangkitan Kakao Sabang

Aceh Besar

Harga Daging di Pasar Induk Lambaro Masih Stabil Jelang Idul Adha

Ekonomi

Milad ke-5, BSI Aceh Gelar “Langkah Emas” Dorong Generasi Sehat dan Mandiri Finansial

Ekonomi

OJK Tegaskan Isu Pemutihan Data Pinjol adalah Hoaks

Ekonomi

Kinerja Keuangan BSI Tumbuh Positif Sepanjang 2025

Ekonomi

BSI Perkuat Pemulihan Pascabencana Lewat Pembangunan Hunian di Aceh, Sumut, dan NTB

Ekonomi

Dari Sampah Kelapa ke Aksi Iklim: Solusi Bangun Andalas Raih PROPER Hijau 2025

Ekonomi

DPRK Dukung Pemko Banda Aceh Lakukan Pengawasan terkait Optimalisasi PAD