Home / Aceh / Daerah / Pemerintah

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:43 WIB

Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1.000 Rumah untuk Korban Bencana Aceh

REDAKSI

solidaritas dan komitmen Yayasan Buddha Tzu Chi untuk membantu korban bencana hidrometeorologi di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Utara (722 unit) dan Kabupaten Aceh Tamiang (278 unit), dengan total bantuan 1.000 unit huntap Selasa, (16/12/2025)

solidaritas dan komitmen Yayasan Buddha Tzu Chi untuk membantu korban bencana hidrometeorologi di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Utara (722 unit) dan Kabupaten Aceh Tamiang (278 unit), dengan total bantuan 1.000 unit huntap Selasa, (16/12/2025)

Banda Aceh – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memberikan bantuan sebanyak 1.000 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi warga Aceh yang menjadi korban bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor. Bantuan ini difokuskan untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, usai mengikuti rapat video konferensi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) pada Selasa malam, 16 Desember 2025.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir di Aceh Barat

Sekda M. Nasir menjelaskan bahwa bantuan 1.000 unit hunian tetap ini merupakan tahap awal dari upaya pemulihan pascabencana.

“Ini merupakan bentuk solidaritas Yayasan Buddha Tzu Chi kepada masyarakat Aceh yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir dan longsor,” kata Sekda Aceh, M. Nasir dalam keterangannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, merincikan bahwa bantuan 1.000 unit rumah hunian tetap dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia ini akan dialokasikan secara spesifik untuk dua kabupaten yang terdampak parah. Menurut M. Nasir, dari total 1.000 unit tersebut, sebanyak 722 unit akan diperuntukkan bagi korban bencana di Kabupaten Aceh Utara. Sementara sisanya sebanyak 278 unit akan dibangun untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca Juga :  Marlina Usman Pimpin Rapat Bantuan Rumah Layak Huni

Sekda M. Nasir menambahkan bahwa Pemerintah Daerah setempat akan menyediakan lahan yang dialokasikan untuk pembangunan 1.000 unit rumah hunian tetap ini. Pembangunan 1.000 unit rumah hunian tetap (huntap) ini tidak hanya fokus pada unit rumahnya saja, melainkan juga akan dilengkapi dengan infrastruktur pendukung yang memadai. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyediakan lahan serta fasilitas esensial, termasuk pembangunan jalan menuju kompleks perumahan, penyediaan fasilitas listrik, dan memastikan akses air bersih yang layak bagi para calon penghuni. Kelengkapan infrastruktur ini diharapkan dapat membantu warga korban bencana untuk segera memulai kehidupan baru yang lebih stabil dan nyaman.

Baca Juga :  Pasca Pertama M 5,0, Sabang Diguncang 8 Kali Gempa Susulan

Meskipun 1.000 unit ini adalah tahap pertama, Sekda M. Nasir menyambut gembira sumbangan ini dan mendorong semua pihak untuk mempercepat proses pembangunan dan pengerjaan hunian tetap. Ia berharap agar warga yang saat ini sangat membutuhkan dapat segera menempati hunian tetap tersebut, sehingga kehidupan mereka bisa pulih lebih cepat.

“Sisanya (kebutuhan huntap) akan dibangun yang bersumber dari APBN atau lembaga untuk kabupaten/kota lainnya,” jelas M. Nasir. []

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Aceh Besar Umumkan Hasil SKD dan SKB CPNS

Nasional

BNPB Catat Banjir dan Longsor Terjadi di Sejumlah Daerah, Aceh Masih Terdampak Terparah

Parlementarial

Anggota Komisi VI DPRA Apresiasi Launching Rumah Singgah Griya Tuan Tapa

Daerah

YLI Paparkan Hasil Studi Kesuburan Tanah Kopi Gayo, Aceh Tengah Tercatat Rendah

Daerah

Ditpolairud Polda Aceh Gelar Donor Darah dalam Rangka HUT ke-75

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Gelar Rakor Tim Pengendalian Inflasi Daerah

Daerah

Kunjungi Kodim 0116/Nara, Pangdam IM : Prajurit harus dekat dan menjadi solusi bagi Rakyat

Berita

Dirintis 10 Tahun, Inspektorat Aceh Besar Akhirnya Raih Kapabilitas APIP Level 3