Home / Daerah / Tni-Polri

Senin, 29 Desember 2025 - 19:26 WIB

Tim Kesehatan TNI beri Layanan Kesehatan korban Banjir ke pelosok Aceh Tengah 

REDAKSI

Seorang dokter militer dari Tim Kesehatan TNI memberikan pemeriksaan kesehatan kepada warga lansia di posko pengungsian Desa Kekuyang, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Minggu (28/12/2025).

Seorang dokter militer dari Tim Kesehatan TNI memberikan pemeriksaan kesehatan kepada warga lansia di posko pengungsian Desa Kekuyang, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Minggu (28/12/2025).

Aceh Tengah – Pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah, TNI melalui Tim Kesehatan (Timkes) Dokter Militer terus menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah/Posko Aceh Tengah, Takengon, pada Minggu (28/12/2025).

Pelayanan kesehatan dilaksanakan di beberapa titik, antara lain di Posko Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Takengon, serta di posko pengungsian warga yang berada di Desa Burlah dan Desa Kekuyang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.

Kehadiran Tim Kesehatan Dokter Militer ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terpantau serta mencegah terjadinya penyakit pascabencana.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Resmikan Pabrik Karet PT Potensi Bumi Sakti di Aceh Barat

Berdasarkan laporan kegiatan, jumlah total pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan mencapai 215 orang. Rinciannya terdiri dari 155 orang pasien dewasa, 52 orang lanjut usia (lansia), serta 8 orang anak dan balita.

Mayoritas pasien datang dengan keluhan penyakit yang umum terjadi pascabencana akibat cuaca, kondisi lingkungan, serta keterbatasan sarana sanitasi.

Adapun jenis penyakit yang paling banyak ditangani oleh Tim Kesehatan antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 100 kasus, batuk sebanyak 81 kasus, demam sebanyak 15 kasus, dermatitis sebanyak 11 kasus, serta diare sebanyak 8 kasus. Seluruh pasien mendapatkan pemeriksaan medis, pengobatan, serta edukasi kesehatan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku.

Baca Juga :  Pelaku Pembakar Dayah Babul Maghfirah Aceh Besar di Tangkap, Ini Kata Polisi

Dalam pelaksanaan tugasnya, Tim Kesehatan Dokter Militer didukung oleh 10 personel, yang terdiri dari 1 orang dokter dan 9 orang perawat.

Meski dengan keterbatasan personel, pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal berkat dedikasi dan kerja sama yang solid di lapangan.

Selain memberikan pengobatan, Tim Kesehatan juga memberikan imbauan kepada masyarakat pengungsi agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan pola makan, serta segera melapor ke petugas kesehatan apabila mengalami keluhan, guna mencegah timbulnya penyakit yang lebih serius.

Baca Juga :  Siswa SMKN 1 Bireuen Unjuk Karya Nyata Lewat Pelatihan MTU, dari Pot Bunga Beton Hingga Lemari Siap Pakai

Sebagai tindak lanjut, pada Senin, 29 Desember 2025, Tim Kesehatan Dokter Militer direncanakan kembali melaksanakan pelayanan kesehatan lanjutan di Posko FKTP Takengon. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung upaya penanggulangan bencana serta membantu pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak.

Melalui kehadiran Dokter Militer dan Tim Kesehatan di lokasi bencana, diharapkan kondisi kesehatan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga proses pemulihan pascabencana di wilayah Aceh Tengah dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Satgas Yonis 112/DJ Kodam IM Gelar Pengobatan Gratis dan Bagi Sembako di Puncak Jaya

Daerah

Gubernur Aceh Mualem Silaturahmi ke Dayah Istiqamatuddin Ulumul Quran di Aceh Barat

Daerah

Sekda Aceh Bahas Penanganan Banjir Bersama Bupati Aceh Timur

Aceh

Bank Indonesia Aceh Lanjutkan Penyaluran Bantuan Kemanusiaan ke Bireuen

Daerah

Pengabdian Kepada Masyarakat, Satgas Yonif 112/DJ Dampingi Puskesmas Layani Kesehatan

Daerah

Hendak Jual Motor Curian, Pemuda Aceh Besar di Ringkus Polisi

Daerah

Paripurna DPRA Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh

Daerah

Dua Pekerja Asal Sumut Tersengat Listrik Saat Bangun Kubah Masjid di Aceh Timur