Aceh Besar — Polres Aceh Besar menggelar zikir dan doa bersama sebagai bentuk muhasabah serta empati terhadap para korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di lapangan Mapolres Aceh Besar, Senin (19/1/2026).
Zikir dan doa bersama dipimpin oleh Ustadz H. Zul Arafah dan diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Aceh Besar, unsur Forkopimda, tokoh agama, tamu undangan, Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Besar Ny. Iroy Chairul Ikhsan beserta pengurus, anggota Bhayangkari, serta seluruh personel Polres Aceh Besar.
Suasana khusyuk menyelimuti kegiatan tersebut saat seluruh jamaah memanjatkan doa, memohon agar para korban bencana diberikan ketabahan dan keselamatan, serta daerah-daerah terdampak dapat segera pulih dari dampak bencana.
Kapolres Aceh Besar AKBP Chairul Ikhsan, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan zikir dan doa bersama ini merupakan wujud nyata kepedulian dan empati Polres Aceh Besar terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Zikir dan doa bersama ini kami laksanakan sebagai bentuk empati dan kepedulian Polres Aceh Besar bersama seluruh elemen terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Kita memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT dalam menghadapi berbagai cobaan hidup,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan seluruh personel dan masyarakat senantiasa diberikan perlindungan, dijauhkan dari segala musibah, serta diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
Usai pelaksanaan zikir dan doa bersama, Kapolres Aceh Besar turut menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan kepedulian kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Besar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan serta memperkuat solidaritas sosial. (*)









