Home / Aceh Besar

Senin, 26 Januari 2026 - 16:15 WIB

Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Pedagang di Sekitar MPP Lambaro

Redaksi

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA, memasang spanduk imbauan larangan berjualan di fasilitas umum di kawasan MPP Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (26/1/2026).

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA, memasang spanduk imbauan larangan berjualan di fasilitas umum di kawasan MPP Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (26/1/2026).

Aceh Besar — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten Aceh Besar kembali mengingatkan para pedagang agar tidak memanfaatkan fasilitas umum sebagai tempat berjualan, khususnya di kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) Aceh Besar yang berlokasi di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya.

Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir, SSTP, MPA, sebagai bagian dari upaya penegakan peraturan daerah guna menciptakan lingkungan yang tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat, terutama bagi pengguna layanan di MPP Aceh Besar.

“Kami mengimbau para pedagang agar tidak berjualan di badan jalan, trotoar, maupun fasilitas umum lainnya, baik di sekitar MPP Aceh Besar maupun di lokasi-lokasi lain,” ujar Muhajir saat memasangkan spanduk imbauan di kawasan Lambaro, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Kadisparpora Abdullah Dorong Pembinaan Atlet Tinju di Aceh Besar

Menurut Muhajir, penertiban ini mengacu pada Qanun Kabupaten Aceh Besar Nomor 5 Tahun 2009, khususnya Pasal 43, yang secara tegas melarang penggunaan prasarana dan fasilitas umum untuk aktivitas yang tidak sesuai dengan fungsinya, termasuk kegiatan berjualan.

Ia menjelaskan, fasilitas umum yang dimaksud dalam qanun tersebut mencakup badan jalan, trotoar, saluran air dan irigasi, jalur hijau, taman, hutan kota, alun-alun, area bawah jembatan, hingga jembatan dan fasilitas penyeberangan.

Baca Juga :  Menjelang HUT RI Ke 80, Forkopimcam Darul Kamal Ziarah Ke Makam Pahlawan (Raja Darul Kamal)

“Fasilitas umum disediakan untuk kepentingan bersama. Jika digunakan tidak sesuai fungsi, tentu akan menimbulkan dampak seperti kemacetan, kesemrawutan, hingga gangguan ketertiban dan keselamatan masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut, Muhajir mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berujung pada sanksi hukum yang cukup berat. Berdasarkan qanun yang berlaku, pelanggar dapat dikenakan pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda maksimal hingga Rp50 juta.

“Kami berharap masyarakat, khususnya para pedagang, dapat memahami dan mematuhi aturan ini demi kepentingan bersama. Penegakan aturan bukan untuk mempersulit, tetapi untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan publik,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Besar Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Rumah Rusak di Lampasi Engking

Selain memasang spanduk imbauan, Satpol PP dan WH Aceh Besar juga melakukan pengawasan langsung di sejumlah titik rawan pelanggaran, termasuk di depan pintu keluar Pasar Induk Lambaro. Kegiatan tersebut turut melibatkan unsur Forkopimcam Ingin Jaya, sebagai bentuk sinergi dalam menjaga ketertiban umum di wilayah tersebut.

Pengawasan ini dilakukan guna memastikan tidak ada lagi pedagang yang memanfaatkan badan jalan, trotoar, atau fasilitas umum lainnya sebagai lokasi berjualan, sekaligus memberikan edukasi persuasif kepada masyarakat agar mematuhi peraturan yang berlaku.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Sekdisbud Aceh Besar Pantau Makan Siang Gratis di Beberapa Sekolah

Aceh Besar

Plh Sekda Aceh Besar Lepas 393 CJH Kloter 11

Aceh Besar

BPBD Aceh Besar Gerak Cepat Lakukan Penanganan Pohon Tumbang di Kuta Cot Glie

Aceh Besar

Wali Nanggroe Terima Audiensi Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh,Bahas Isu Penegakan Hukum

Aceh Besar

Peringati HUT ke-79 TNI AU, Pemkab Aceh Besar dan Lanud SIM Gelar Bazar Murah untuk Masyarakat

Aceh Besar

Plt Kadisdikbud Aceh Besar Kunjungi SD Negeri 1 Pagar Air

Aceh Besar

Hadapi Kemarau, Plt Dirut PDAM Tirta Mountala Imbau Masyarakat Aceh Besar Bijak Gunakan Air

Aceh Besar

Lomba Desa Digital, Lam Bheu Aceh Besar Masuk Nominasi 10 Besar Nasional