Home / Polri

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:19 WIB

Polda Aceh Tanam 10.000 Mangrove, Dukung Program Green Policing

Redaksi

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah bersama jajaran menanam bibit mangrove di Desa Alue Naga, Banda Aceh, Jumat (30/1/2026), sebagai bagian dari program Green Policing untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah bersama jajaran menanam bibit mangrove di Desa Alue Naga, Banda Aceh, Jumat (30/1/2026), sebagai bagian dari program Green Policing untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Banda Aceh — Polda Aceh melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam 10.000 bibit pohon mangrove di Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Green Policing, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian ekosistem pesisir.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah mengatakan, program Green Policing menjadi wujud nyata komitmen Polda Aceh dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup, khususnya kawasan pesisir yang memiliki peran strategis dalam mitigasi bencana, pencegahan abrasi, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat pantai.

Baca Juga :  Polresta Banda Aceh Tangkap Pemerkosa Anak di Bawah Umur

Menurutnya, penanaman mangrove merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Mangrove berfungsi menjaga stabilitas ekosistem pesisir, menjadi habitat biota laut, sekaligus penyerap karbon dan penghasil oksigen.

“Green Policing Polda Aceh diawali dengan penanaman 10.000 bibit mangrove. Ke depan, saya akan memerintahkan seluruh Kapolres dan Kapolresta jajaran di Aceh untuk melaksanakan kegiatan serupa,” ujar Kapolda.

Kapolda menargetkan program ini dapat diperluas di seluruh wilayah Aceh. Jika setiap satuan menanam minimal 5.000 bibit, ditambah 10.000 bibit dari Polda Aceh, maka total penanaman dapat mencapai sekitar 125.000 pohon mangrove.

Baca Juga :  Kapolda Sebrangi Sungai Tingkeum untuk Tembus ke Aceh Utara, Sempat Temui Warga yang Tertahan di Kutablang

“Tentu kita dapat membayangkan manfaat luar biasa yang akan dihasilkan apabila jumlah pohon yang kita tanam terus bertambah,” katanya.

Selain kawasan pesisir, Polda Aceh juga berencana mengembangkan program penghijauan melalui gerakan “Sejuta Pohon untuk Masyarakat” yang dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah di Aceh.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyinggung inovasi lain dalam mitigasi bencana, salah satunya pemanfaatan tanah lumpur pascabanjir untuk direklamasi menjadi lahan tanam produktif.

Baca Juga :  Polda Aceh Cek Mako dan Aspol Polsek Muara Batu Pascabanjir

“Tanah lumpur yang sebelumnya menjadi sumber permasalahan lingkungan kini dimanfaatkan sebagai media tanam tanaman bernilai ekonomi, sehingga tidak hanya memulihkan lingkungan tetapi juga membuka peluang pendapatan baru bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kapolda Aceh menutup kegiatan dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Dansatbrimob, panitia, serta masyarakat yang turut berpartisipasi.

“Keberhasilan program ini membutuhkan sinergi dan komitmen bersama antara Polri, pemerintah daerah, akademisi, komunitas lingkungan, mahasiswa, dan masyarakat,” pungkasnya.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Polri

Ditreskrimsus Polda Aceh Tingkatkan Status Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Simeulue ke Penyidikan

Hukrim

Operasi Sikat Seulawah 2025 Capai Target: 93 Tersangka Diamankan dari 59 Kasus

Polri

Kapolda Aceh Lepas Tim Ekspedisi Gunung Leuser dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

Peristiwa

Polda Aceh Kerahkan Personel untuk Bantu Korban Banjir, Imbau Warga Tetap Waspada

Polri

Diutus Polresta Banda Aceh, Gampong Rima Jeneu Ikut Lomba Kampung Bebas dari Narkoba Polda Aceh

Daerah

Kapolda Aceh dan Nasir Djamil Tinjau Posko Layanan Kesehatan Gratis Biddokkes di Pidie Jaya

Polri

Kapolda Aceh Pastikan Jembatan Bailey Sawang Rampung Tepat Waktu

Aceh

Kapolri Cicipi Makanan di Dapur Umum, Pastikan Makanan untuk Pengungsi Bergizi