Home / Hukrim / Polri

Selasa, 8 Juli 2025 - 13:52 WIB

Polresta Banda Aceh Tangkap Pemerkosa Anak di Bawah Umur

REDAKSI

Banda Aceh – Personel Unit PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap MS alias Cut Lem (37), warga asal Pidie yang selama ini tinggal di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Kamis, 3 Juli 2025 kemarin.

Cut Lem diduga telah menodai seorang gadis di bawah umur yang masih berusia 14 tahun. Korban tak lain adalah anak dari teman kerja pelaku sendiri.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadilah Aditya Pratama mengatakan, kasus ini terungkap setelah orang tua korban mendengar pengakuan sang anak hingga berlanjut dengan melaporkan Cut Lem ke polisi.

Baca Juga :  Kapolresta Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran

“Usai serangkaian penyelidikan, pelaku kita tangkap di seputaran Mata Ie kemarin,” ujarnya saat konferensi pers di Aula Machdum Sakti Polresta Banda Aceh, Selasa, 8 Juli 2025.

Peristiwa memilukan itu terjadi selama dua tahun sejak 2018 hingga 2020. Di mana, kala itu pelaku dan korban tinggal bersebelahan di ruko kawasan Kecamatan Baiturrahman.

“Tersangka merupakan teman kerja ayah korban. Mereka masing-masing tinggal di dua ruko yang bersebelahan, ruko yang ditempati tersangka juga merupakan tempat kerja ayah korban,” ungkap Fadilah.

Baca Juga :  382 Personel Polda Aceh Peroleh Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2025

Aksi bejat Cut Lem berawal pada tahun 2018, saat korban diketahui masih duduk di kelas dua sekolah dasar. Ia meminta korban membantunya bekerja di ruko itu, yang padahal hanyalah modus untuk menodai korban.

Usai melampiaskan nafsu bejat, Cut Lem meminta korban untuk tak memberitahukan hal itu kepada siapa pun, termasuk orang tuanya, dengan iming-iming uang jajan.

Baca Juga :  BTC Polda Aceh Juara Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2025

“Hal ini terus berlanjut hingga tahun 2020 hingga akhirnya diketahui oleh orang tua korban yang kemudian melapor ke kita,” ucap mantan Kabag Ops Polres Bireuen ini.

Sejauh ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi termasuk para ahli dalam kasus ini dan mengamankan barang bukti hasil visum terhadap korban.

“Kini tersangka masih ditahan dan dijerat dengan Pasal 50 jo Pasal 47 Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Gelar Pasukan Ops Lilin Seulawah 2025, Polda Aceh Siapkan 2.924 Personel Amankan Nataru

Hukrim

Empat Terdakwa Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI Divonis 6 hingga 9 Tahun Penjara

Hukrim

Aksi Pencurian Beruntun Resahkan Warga di Aceh Selatan

Polri

Akademisi Timika Dukung Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan Papua

Polri

Jelang Imlek hingga Idul Fitri 2026, Satgas Saber Dikerahkan Jaga Harga dan Mutu Pangan

Polri

Kunker ke Aceh Tamiang, Kapolda Aceh Tinjau Pembangunan Huntap Polri dan Perkuat Sinergitas  Pelayanan kepada Masyarakat

Polri

Polri Siapkan Sidang Etik Berat Eks Kapolres Bima Kota, Tegas: Zero Toleransi Narkoba

Aceh

Polisi dan PLN Bersinergi Bersihkan Polindes Pasca Banjir Bandang di Aceh Tamiang