Home / Nasional

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:24 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang

Redaksi

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (8/2/2026), yang diikuti ribuan jemaah dari berbagai daerah.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (8/2/2026), yang diikuti ribuan jemaah dari berbagai daerah.

Malang – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turut memeriahkan sekaligus memberikan penghormatan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada Minggu, 8 Februari 2026. Kehadiran Presiden menjadi magnet tersendiri dan disambut antusias oleh ribuan jemaah yang telah memadati stadion sejak pagi hari.

Sejak awal acara, suasana religius terasa begitu kental. Lantunan doa, shalawat, dan dzikir menggema, menyatukan para jemaah dari berbagai daerah dalam satu ikhtiar spiritual untuk bangsa dan negara. Kehadiran Presiden Prabowo di tengah-tengah warga Nahdliyin semakin menambah kekhidmatan sekaligus semangat kebangsaan dalam momentum bersejarah satu abad NU tersebut.

Baca Juga :  Pakar Hukum Apresiasi Putusan MK soal Jabatan ASN bagi Anggota Polri

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut hangat oleh jajaran pengurus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), para kiai, ulama, habaib, serta tokoh masyarakat. Ribuan jemaah yang memenuhi tribun stadion tampak berdiri dan melambaikan tangan, sebagian mengabadikan momen tersebut dengan gawai mereka, menandai kebahagiaan atas kehadiran kepala negara dalam acara keagamaan akbar ini.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro dengan penuh khidmat. Ia tampak larut dalam doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, persatuan umat, serta kemajuan Indonesia ke depan. Kehadiran Presiden dinilai sebagai bentuk nyata penghormatan negara terhadap peran besar NU dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak masa perjuangan hingga saat ini.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Raih Dua Penghargaan di Ajang Indonesia Muslim Travel Index 2025

Mujahadah Kubro Satu Abad NU ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang telah berkontribusi besar dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan kebangsaan. Acara ini tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, persatuan, dan cinta tanah air.

Ribuan jemaah yang hadir berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya. Mereka datang dengan penuh semangat untuk mengikuti doa bersama sekaligus menyaksikan langsung kehadiran Presiden Prabowo. Panitia memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar dengan pengamanan yang terkoordinasi.

Baca Juga :  Gubernur Konkritkan Kunjungan Investasi Para Dubes Timteng ke Aceh

Melalui kehadirannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam merawat harmoni antara negara dan ulama, serta mendukung peran NU sebagai pilar penting dalam menjaga persatuan dan stabilitas nasional. Mujahadah Kubro ini pun menjadi simbol kuat sinergi antara spiritualitas, kebangsaan, dan kepemimpinan nasional di tengah dinamika Indonesia ke depan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolri Tinjau Kawasan Industri Brebes, Harap Masalah Pengangguran Teratasi

Hukum

Beginilah Drama Hukum Berujung: Putusan Final Mahkamah Agung Ternyata Dapat Ditambah

Nasional

Gema Kosgoro Siap Geruduk BGN: Lawan Pejabat yang Menginjak Harga Diri Mahasiswa

Nasional

Longsor Bandung Barat Telan 7 Korban Jiwa, 82 Warga Masih Dicari

Berita

Komitmen Pemulihan dan Pencegahan Keberulangan Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat

Nasional

Banjir Bandang Bawa Batu dan Lumpur Terjang Dusun Pule Tancep Gunungkidul

Nasional

Jelang HUT ke-80 RI,Presiden Prabowo Luncurkan 3 Program Strategis

Nasional

Wagub Aceh Fadhlullah Gelar Silaturahmi dengan Mahasiswa Aceh di Yogyakarta