Home / Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 08:18 WIB

Panen Sawi Lapas Sanana Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

REDAKSI

Kepala Lapas Sanana David Lekatompessy bersama jajaran memimpin kegiatan panen tanaman sawi di lahan pertanian Lapas Sanana, Senin (9/2/2026),

Kepala Lapas Sanana David Lekatompessy bersama jajaran memimpin kegiatan panen tanaman sawi di lahan pertanian Lapas Sanana, Senin (9/2/2026),

Sanana – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen tanaman sawi di lahan pertanian Lapas Sanana, Senin (9/2/2026) pagi.

Kegiatan panen yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 09.30 WIT ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Sanana, David Lekatompessy, didampingi Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) beserta jajaran. Panen sawi tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang secara konsisten mengelola lahan pertanian milik Lapas.

Baca Juga :  Presiden Tegaskan Komitmen Pemerintah Sediakan Makanan Bergizi untuk Anak Indonesia

Kalapas Sanana David Lekatompessy menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar panen hasil pertanian, tetapi menjadi bukti nyata peran Lapas dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya ketahanan pangan nasional.

“Melalui pengelolaan lahan pertanian ini, Lapas Sanana berupaya berkontribusi langsung dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat,” ujar David.

Ia menjelaskan, tanaman sawi yang dipanen merupakan salah satu komoditas hortikultura yang dibudidayakan secara berkelanjutan oleh warga binaan di bawah bimbingan petugas. Selain untuk memenuhi kebutuhan internal, hasil panen juga diharapkan dapat memberi nilai tambah dan mendukung kemandirian Lapas.

Baca Juga :  Prabowo: Berantas Korupsi Tidak Mudah, Kelompok Garong Selalu Melawan

Lebih lanjut, David menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang menekankan pentingnya pembinaan berbasis produktivitas dan pemberdayaan warga binaan.

“Program pertanian ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian, sekaligus mendukung kebijakan kementerian agar Lapas tidak hanya menjadi tempat pembinaan mental dan disiplin, tetapi juga pusat pembentukan keterampilan produktif,” tambahnya.

Kasubsi Giatja Lapas Sanana turut mengapresiasi antusiasme warga binaan yang terlibat aktif dalam kegiatan pertanian tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kerja sama, serta semangat kerja yang positif di lingkungan Lapas.

Baca Juga :  Indonesia Bakal Impor Minyak Mentah dan LPG dari AS, Bukan BBM

Dengan adanya kegiatan panen tanaman sawi ini, Lapas Sanana menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata dalam mendukung program nasional, sekaligus menciptakan pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan.

Kegiatan panen selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan sebagai bentuk akuntabilitas dan pelaksanaan tugas yang sejalan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Kunjungan Prabowo ke Takengon, Harapan Baru Bagi Korban Bencana

Nasional

Lapas Kelas III Labuha Gelar Pembinaan Pertanian untuk Dukung Ketahanan Pangan

Hukum

Penyidik Polda Aceh Hentikan Kasus Pelanggaran Hak Siar Pengusaha Warkop

Nasional

Tokoh Pemuda dan Gereja di Nabire Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi Demo

Hukum

Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Resmi Ditahan Kejagung

Nasional

Mayoritas Mata Uang Asia Melemah, Dolar AS Perkasa di Pasar Global

Nasional

Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Buka Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Dorong UMKM Naik Kelas

Nasional

Lapas Perempuan Ternate Ikut Gotong Royong Bersihkan Pantai Kastela