Home / Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:42 WIB

Mahasiswa STIK WPS Gelar Psikososial untuk Siswa Terdampak Banjir di Pidie Jaya

REDAKSI

Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS bersama jajaran Polres Pidie Jaya memberikan pendampingan psikososial kepada siswa SD Negeri 4 Meureudu, Kamis (12/2/2026), guna membantu pemulihan trauma pascabanjir.

Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS bersama jajaran Polres Pidie Jaya memberikan pendampingan psikososial kepada siswa SD Negeri 4 Meureudu, Kamis (12/2/2026), guna membantu pemulihan trauma pascabanjir.

Meureudu – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83/Widya Pratama Satwika (WPS) menggelar kegiatan psikososial bagi siswa terdampak banjir di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di SD Negeri 4 Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat mahasiswa STIK selama melaksanakan rangkaian kegiatan di Kabupaten Pidie Jaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Paping STIK Kombes Pol Riza Fahmi, Kabag SDM Polres Pidie Jaya AKP Mahyuddin, para mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS, dewan guru, serta siswa-siswi SD Negeri 4 Meureudu.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah dan Ketua TP-PKK Sambut Kedatangan Gubernur Kaltim di Aceh

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa kegiatan psikososial ini merupakan bentuk kepedulian Polri bersama mahasiswa STIK terhadap anak-anak yang terdampak bencana banjir.

“Kegiatan ini bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabencana, menumbuhkan kembali semangat belajar, serta memberikan dukungan moril agar mereka tetap termotivasi,” ujar AKP Mahruzar Hariadi.

Baca Juga :  Ketua DPRA Tegaskan Sekda Aceh Wajib Tindaklanjuti Evaluasi Kemendagri

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa STIK memberikan pendampingan melalui berbagai permainan edukatif, sesi motivasi, dan aktivitas interaktif yang dirancang untuk mengurangi trauma akibat banjir. Suasana penuh keceriaan tampak mewarnai kegiatan tersebut, di mana para siswa terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergitas antara institusi Polri dan lembaga pendidikan dalam memberikan pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat. Selain membantu pemulihan psikologis anak-anak, program tersebut diharapkan dapat memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pidie Jaya.

Baca Juga :  Ketua DPRA Akan Lanjutkan Pansus Tambang 

Melalui kegiatan psikososial ini, diharapkan para siswa yang terdampak banjir dapat kembali ceria, bangkit dari trauma, serta lebih bersemangat dalam melanjutkan proses belajar mereka.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Menerima Audiensi PT. Indolok Bakti Utama

Daerah

Kanwil Kemenkum Aceh Gelar Sosialisasi Indeks Reformasi Hukum

Berita

Bank Indonesia Provinsi Aceh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir Bandang di Tiga Kabupaten

Daerah

BPOM Perkuat Kolaborasi Bersama Pemerintah Daerah

Daerah

Pemkab Aceh Besar Dukung Penguatan Peran MPU dalam Rakor se-Aceh 2026

Daerah

Pembangunan Jembatan Bailey Teupin Reudep yang menghubungkan Bireuen – Aceh Utara Capai 99 %

Daerah

DAHSYAT! Daun Biasa Pulau Weh Disulap Jadi ‘Emas Hijau’ Bernilai Jutaan: Kebangkitan Ekonomi Perempuan Sabang di Tengah Pandemi