Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:59 WIB

Pasar Murah Serentak di 23 Kab/Kota Resmi Dibuka Jelang Ramadhan 1447 H

Redaksi

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Drs. Muhammad Diwarsyah, M.Si, membuka Pasar Murah Serentak 23 Kabupaten/Kota menjelang Ramadhan 1447 H di Aceh Tengah, Sabtu (14/2/2026), yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Drs. Muhammad Diwarsyah, M.Si, membuka Pasar Murah Serentak 23 Kabupaten/Kota menjelang Ramadhan 1447 H di Aceh Tengah, Sabtu (14/2/2026), yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.

Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh resmi membuka kegiatan Pasar Murah Serentak di 23 kabupaten/kota dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Drs. Muhammad Diwarsyah, M.Si, di Aceh Tengah, Sabtu (14/2/2026).

Pembukaan pasar murah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Aceh dalam menjaga stabilitas harga serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Ramadhan. Momentum menjelang bulan suci biasanya diiringi dengan meningkatnya permintaan bahan pokok, yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.

Baca Juga :  Wagub Bersama Pangdam IM dan Kapolda Aceh Kompak Hadiri Sarasehan Kebangsaan 

Dalam sambutannya, Muhammad Diwarsyah menyampaikan bahwa program pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan kebutuhan pokok.

“Melalui pasar murah ini, kita ingin membantu masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran menjelang Ramadhan,” ujarnya.

Pasar murah yang berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Februari 2026, menyediakan sejumlah komoditas penting dengan harga subsidi, di antaranya beras premium Rp10.000 per sak 10 kilogram, minyak goreng Rp33.000 per 2 liter, gula pasir Rp13.500 per kilogram, serta telur ayam Rp38.500 per papan.

Baca Juga :  Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Tegaskan Komitmen Bersih, Transparan, dan Pro-Rakyat 

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar. Selain membantu meringankan beban ekonomi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Disperindag Aceh memastikan pelaksanaan pasar murah dilakukan secara tertib dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah juga mengimbau warga agar berbelanja sesuai kebutuhan, bukan karena keinginan semata, sebagaimana pesan yang tertera dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Diskominsa Aceh akan Launching Satu Data Aceh

Dengan dilaksanakannya Pasar Murah Serentak di seluruh kabupaten/kota di Aceh, diharapkan masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan lebih tenang dan penuh kesiapan, tanpa dibayangi kekhawatiran lonjakan harga bahan pokok.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus memperkuat perlindungan sosial dan menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Pj Gubernur Safrizal Instruksikan Pembenahan Showroom Dekranasda Aceh

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Minta Bantuan Jaminan Hidup Rp 450 Ribu per Jiwa Segera Disalurkan

Nasional

Pemerintah Aceh dan DPRA Sampaikan Usulan Revisi UU Pemerintahan Aceh kepada Badan Legislasi DPR RI

Pemerintah Aceh

Ketua Staf Ahli TP-PKK Aceh Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di SLB

Daerah

Ketua TP-PKK Aceh Tinjau Inovasi Pakan Organik Ikan Tawar di Aceh Tenggara

Pemerintah Aceh

Resiko Penularan Penyakit Paskabencana, Pemerintah Aceh Perkuat Klaster Kesehatan

Nasional

Wakil Gubernur Aceh  Peluncuran Program Akselerasi Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan Tenaga Medis

Daerah

Marlina Muzakir Bersilaturahmi dengan Warga Aceh di Samarinda