Home / Nasional

Senin, 16 Februari 2026 - 07:50 WIB

Prabowo Tegaskan Negosiasi Ekonomi Harus Untungkan Indonesia

REDAKSI

Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan dengan sejumlah menteri bidang ekonomi di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2/2026),

Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan dengan sejumlah menteri bidang ekonomi di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2/2026),

Bogor – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu sore (15/2/2026). Pertemuan tertutup tersebut membahas arah dan strategi Indonesia dalam menghadapi berbagai perundingan ekonomi internasional, khususnya dengan Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap posisi yang diambil Indonesia dalam meja perundingan harus berlandaskan kepentingan nasional yang kuat dan terukur. Ia meminta agar seluruh jajaran kementerian terkait benar-benar menyiapkan strategi matang sehingga hasil negosiasi bukan sekadar kesepakatan formal, melainkan memberikan manfaat konkret bagi perekonomian nasional.

Baca Juga :  Bunda PAUD Provinsi Aceh Raih Penghargaan Nasional “Bunda PAUD Peduli PAUD 2025

Presiden menekankan bahwa Indonesia harus tampil percaya diri dalam setiap forum perundingan ekonomi global. Dengan potensi sumber daya alam, kekuatan demografi, serta pasar domestik yang besar, Indonesia memiliki posisi tawar yang strategis. Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan yang dapat berdampak jangka panjang terhadap kedaulatan ekonomi nasional.

“Setiap kebijakan dan hasil perundingan harus yang terbaik dan paling menguntungkan bagi Indonesia,” tegas Presiden dalam pertemuan tersebut.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menggarisbawahi pentingnya menjadikan setiap kerja sama ekonomi sebagai instrumen untuk meningkatkan produktivitas industri dalam negeri. Ia tidak ingin Indonesia hanya menjadi pasar bagi produk asing, melainkan harus mampu memperkuat sektor manufaktur dan industri strategis nasional.

Baca Juga :  Pakar Hukum Apresiasi Putusan MK soal Jabatan ASN bagi Anggota Polri

Dalam konteks global supply chain atau rantai pasok industri, Presiden menginginkan Indonesia semakin terintegrasi secara kuat dan memiliki peran signifikan. Pemerintah didorong untuk memastikan bahwa kerja sama internasional dapat membuka akses teknologi, memperluas pasar ekspor, serta meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.

Presiden juga meminta agar seluruh kebijakan ekonomi yang dirumuskan memiliki dampak cepat dan nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kecepatan eksekusi dan koordinasi antarkementerian agar manfaat kebijakan dapat segera dirasakan, baik oleh pelaku usaha, industri nasional, maupun tenaga kerja Indonesia.

Baca Juga :  Muzakir Manaf Jadi Inspektur Upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Aceh

Pertemuan di Hambalang tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang penuh tantangan. Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, Indonesia diharapkan tetap mampu menjaga pertumbuhan, memperkuat daya saing, serta memperluas jaringan kerja sama internasional dengan prinsip saling menguntungkan.

Langkah Presiden memimpin langsung pembahasan strategi ekonomi ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Gubernur Aceh Hadiri Retret Kepala Daerah se-Indonesia di Akmil Magelang

Nasional

Terima Kunjungan Presiden Jerman, Prabowo Subianto Dorong Investasi Hijau dan Transisi Energi

Nasional

Skandal Narkoba Guncang Polri, Desakan Reformasi Total Menguat

Hukum

Pemerintah Aceh Harus Tegas! Media Sosial Mulai Menggerus Nilai Syariat dan Moral Generasi Muda

Berita

Wartawan Aceh Tenggara Minta Polda Aceh Ambil Alih Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Nasional

Presiden Prabowo Tegaskan Tak Pandang Bulu Berantas Korupsi, Minta BPKP Teruskan Pemeriksaan Tanpa Kecuali

Nasional

Aceh Raih Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Kearsipan Nasional dalam JIKN 2025

Nasional

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara 4 Jam Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau